Ruby Alamsyah
Lahir23 November 1974 (umur 51)
Padang, Sumatera Barat, Indonesia
AlmamaterUniversitas Gunadarma
Universitas Indonesia
PekerjaanFounder, CEO & Chief Digital Forensic PT Digital Forensic Indonesia (DFI)
Dikenal atasAhli digital forensik
Suami/istriDesy Asih Madirini
Anak2

Ruby Zukri Alamsyah (lahir 23 November 1974) adalah seorang ahli digital forensik Indonesia.[1] Ia sering menjadi saksi ahli di persidangan dan juga sebagai pelatih keamanan informasi. Saat ini Ruby salah satu orang Indonesia yang bersertifikasi forensik digital internasional dan merupakan satu-satunya orang Indonesia sekaligus orang Indonesia pertama yang menjadi anggota High Technology Crime Investigation Association (HTCIA).[2]

Pendidikan

sunting

Ruby menempuh pendidikan menengahnya di SMA Negeri 4 Jakarta, lalu meneruskan pendidikan tinggi di Universitas Gunadarma, Jakarta untuk mendapatkan gelar S-1 Teknologi Informasi. Sedangkan gelar S-2 dia raih di Teknologi Informasi Universitas Indonesia.

Kasus yang ditangani

sunting

Kontroversi dengan Roy Suryo

sunting

Dalam sidang kasus Marcella Zalianty dan Ananda Mikola pada 16 April 2009, Roy Suryo dihadirkan sebagai saksi ahli oleh jaksa penuntut umum (JPU). Kesaksian Roy Suryo kemudian dibantah oleh Ruby Z Alamsyah, seorang digital forensic analyst (analis forensik digital), yang diajukan sebagai saksi ahli oleh O.C. Kaligis, kuasa hukum Ananda Mikola, dalam sidang tanggal 20 April 2009. Menurut Ruby, Roy Suryo tidak punya standar operasional sebagai seorang ahli telematika, merujuk ke standar internasional, hasil analisis Roy tidak valid dan tak berkualitas sebagai barang bukti.[3]

Pada bulan Januari 2010, Ruby muncul lagi memperagakan modus pencurian ATM di sebuah stasiun televisi. Tindakannya itu mengundang keresahan Roy Suryo, karena dianggapnya melanggar etika.[4]

Lihat pula

sunting

Referensi

sunting
  1. ^ Ruby Alamsyah, "Detektif" Forensik Digital Indonesia Tekno, Kompas, 22 Juli 2013. Diakses 30 November 2013.
  2. ^ Ruby Alamsyah, Master Dunia Cyber Diarsipkan 2013-12-03 di Wayback Machine. INTELIJEN.co.id, 12 Agustus 2011. Diakses 30 November 2013.
  3. ^ Roy Suryo Dihantam Saksi Ahli Ananda Mikola Diarsipkan 2009-04-23 di Wayback Machine., Kompas Entertaintment, 20 April 2009. Diakses 30 November 2013.
  4. ^ "Kriminolog: Tak Gampang Tiru Aksi Ruby". detiknews. Diakses tanggal 2025-09-22.

Pranala luar

sunting


📚 Artikel Terkait di Wikipedia

96 Jam

Ekaputri sebagai Karin Firmawan Teuku Rifnu Wikana sebagai Ramos Donny Alamsyah sebagai Hartono Arya Mohan sebagai Bintang Gunawan Farandika Zacht sebagai

Roy Suryo

jaksa penuntut umum (JPU). Kesaksian Roy Suryo kemudian dibantah oleh Ruby Alamsyah, digital forensic analyst (analis forensik digital), yang diajukan sebagai

Universitas Gunadarma

Komedian dan Pembawa Acara Ferri Yuniardo, Rapper dan Penulis Lagu Ruby Alamsyah, Praktisi Forensik digital Gerald Yo, Pemeran Coki Pardede, Komedian

Daftar tokoh teknologi informasi Indonesia

Richardus Eko Indrajit Ridwan Sanjaya Romi Satrio Wahono Rorian Pratyaksa Ruby Alamsyah Rudiantara, Menteri Komunikasi dan Informatika Indonesia Tifatul Sembiring

Daftar anggota Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia 2024–2029

ANTARA News Sumatera Utara". Antara News. Diakses tanggal 2024-10-24. Alamsyah, Syahdan (20 Maret 2024). "Para Politisi Kawakan yang Raih Kursi DPR RI

Unjuk rasa dan kerusuhan Indonesia Agustus–September 2025

Hospitalized at Pelni Hospital]. Kompas. Diakses tanggal 29 August 2025. Alamsyah, Syahdan (29 August 2025). "Ojol Umar Amarudin Korban Demo Ricuh Masih

Daftar tokoh Minangkabau

informatika ITB Riri Fitri Sari, ahli teknologi informasi, pengajar Ruby Alamsyah, ahli digital forensik Sonita Lontoh, ahli energi dan teknologi ramah

Kerja Sama Partai Politik Pengusung Ganjar Pranowo

M.M. Drs. Siswadi Tarigan Muhammad Ridho Ficardo, S.Pi., M.Si. Ramdan Alamsyah, S.H., M.H. Roni Usman Kusmana Brigjen TNI (Purn) Samuel Petrus Hehakaya