Satrap adalah nama yang diberikan untuk gubernur provinsi Media kuno dan kekaisaran Persia, termasuk kekaisaran Achaemenid, kekaisaran Sassanid dan kekaisaran Hellenistic. Satrap berasal dari Persia Kuno xšaθrapāvā ("pelindung provinsi"), dari xšaθra ("provinsi") dan pāvā ("pelindung").

Kedua kata tersebut dari akar kata yang sama dengan kata bahasa Sanskerta kṣatra ("wilayah, provinsi") pavan ("penjaga, pelindung").

Melalui bahasa Jawa Kuno, kedua kata tersebut diserap ke bahasa Indonesia menjadi kata setra dan pawang.

Referensi

sunting
  • A. T. Olmstead, History of the Persian Empire, 1948
  • Pauly-Wissowa (comprehensive encyclopaedia on Antiquity; in German)
  • Robert Dick Wilson. The Book of Daniel: A Discussion of the Historical Questions, 1917. Available on home.earthlink.net
  • Rüdiger Schmitt, "Der Titel 'Satrap'", in Studies Palmer ed. Meid (1976), 373–390.
  • Public Domain Artikel ini menyertakan teks dari suatu terbitan yang sekarang berada pada ranah publikChisholm, Hugh, ed. (1911). "perlu nama artikel ". Encyclopædia Britannica (Edisi 11). Cambridge University Press. ;


📚 Artikel Terkait di Wikipedia

Kekaisaran Partia

Seleukos. Kala itu, Partawa adalah salah satu daerah kesatrapan yang dibawahi wangsa Seleukos, dan satrapnya bernama Andragoras. Mihrdat I memperluas wilayah

Periode Helenistik

dari wilayah-wilayah, yang memiliki dasar otonom sebagaimana yang disebut satrap. Tanpa adanya pengganti yang dipilih, perselisihan timbul di antara jenderalnya

Seleukos I Nikator

atau Seleukidai. Setelah kematian Aleksander, Seleukos diangkat sebagai satrap (gubernur) Babil pada tahun 320 SM. Antigonos memaksa Seleukos untuk pergi

Andragoras (satrap Seleukia)

Jangan disamakan dengan Andragoras, seorang satrap Alexander dari 331 SM, juga di wilayah Parthia. Andragoras (bahasa Yunani: Ανδραγόραςcode: el is deprecated

Aleksander Agung

kesatrapan di Asia Tengah. Setelah itu Aleksander mengalihkan perhatiannya ke anak benua India. Ia mengundang semua kepala suku dari bekas kesatrapan

Koresh Agung

bentuk sistem kesatrapan, yakni sebuah unit administratif, biasanya diatur berdasarkan geografis, dan dipimpin seorang satrap. Seorang satrap memiliki peran

Darius I dari Persia

kekaisarannya dengan membaginya menjadi provinsi-provinsi dan menempatkan satrap sebagai penguasa. Ia memperkenalkan sistem keuangan seragam, dan menjadikan

Ahasyweros I dari Persia

484 SM, dan mengangkat saudara kandungnya Haxamanisy (Akhaemenes) sebagai satrap (gubernur) Mesir, menggantikan Farnadata (Pherendates) yang dilaporkan tewas