📑 Table of Contents
Séléka CPSK-CPJP-UFDR
PemimpinMichel Djotodia
Joseph Zoundeiko (sayap militer)
Waktu operasiSeptember 2012-sekarang
Kelompok
LawanAngkatan Bersenjata Afrika Tengah (sebelumnya, September 2012-Maret 2013)
Militer Chad[butuh rujukan]
Antibalaka

Séléka CPSK-CPJP-UFDR adalah aliansi faksi-faksi milisi pemberontak[1] yang menggulingkan pemerintahan Republik Afrika Tengah pada 24 Maret 2013.[2][3][4] Pemimpin Séléka Michel Djotodia menjadi presiden negara ini pada Maret 2013 sampai pengunduran dirinya bulan Januari 2014.[5][6] Hampir semua anggota Séléka adalah Muslim.[7][8][9][10]

Pada Oktober 2021, Konfirmasi dakwaan terhadap mantan anggota milisi Seleka Mahamat Saïd dibuka di hadapan Pengadilan Kriminal Internasional (ICC). Mantan anggota milisi ini diduga melakukan kejahatan terhadap kemanusiaan dan kejahatan perang yang dilakukan pada tahun 2013 dan 2014. Ini adalah pertama kalinya seorang mantan anggota Seleka menghadapi hakim Pengadilan.

Nama

sunting

Kata Seleka berarti "koalisi" dalam bahasa Sango, bahasa nasional lokal dan bahasa resmi RAT (bersama bahasa Prancis).[11][12] Media internasional menyingkat nama lengkap Séléka CPSK-CPJP-UFDR menjadi la Séléka dalam bahasa Prancis atau Seleka dalam bahasa Inggris.

Kata Séléka sudah pernah dipakai sebelumnya di perpolitikan RAT ketika Jean-Jacques Démafouth mendirikan partai politik Aliansi Baru untuk Kemajuan (bahasa Prancis: Nouvelle Alliance pour le Progrès) dengan nama Fini Seleka dalam bahasa Sango.[13]

Catatan kaki

sunting

Referensi

sunting
  • Ibrahim, Alkhali; Abdraman, Hassan (2012-08-20). "RCA: Protocole d'accord militaro-politique contre le régime de Bozizié". CPJP-Centrafrique (Press release). Diakses tanggal 2013-03-31.
  • "Centrafrique : pour qui roule la Seleka?". RFI. RFI. 2012-12-31. Diarsipkan dari asli tanggal 2013-01-22. Diakses tanggal 2013-03-11. ;
  • "RCA : les rebelles de la coalition Séléka suspendent leurs opérations militaires". RFI. RFI. 2012-12-20. Diarsipkan dari asli tanggal 2012-12-30. Diakses tanggal 2013-03-11. ;
  • Pflanz, Mike (2013-03-24). "Britons told to leave Central African Republic after coup". The Telegraph. Diakses tanggal 2013-03-24.
  • Châtelot, Christophe (2013-03-23). "Centrafrique : les rebelles de la Séléka pénètrent dans Bangui". Le Monde.fr. Diakses tanggal 2013-03-24.
  • "Seleka, Central Africa's motley rebel coalition". AFP. Bangui, CAR: AFP. 2013-01-01. Diarsipkan dari asli tanggal 2013-04-11. Diakses tanggal 2013-03-24.
  • "Centrafrique: Michel Djotodia déclare être le nouveau président de la République centrafricaine". RFI. RFI. 2013-03-24. Diarsipkan dari asli tanggal 2013-03-24. Diakses tanggal 2013-03-24. ;
  • Démafouth, Jean-Jacques (2006-07-17). "Nouvelle Alliance pour le Progrès (NAP) - " Fini Seleka". Declaration" (Press release). Diakses tanggal 2013-03-26.
  • Alkassim (2012-09-15). "communiqué de presse de l'alliance CPSK-CPJP". OverBlog. Diakses tanggal 2013-03-26.
  • Bouquiaux, Luc (1978). Dictionnaire sango-français = Bàkàrī sāngō̳-fàránzì. Langues et civilisations à tradition orale ; 29. Paris: Société d'études linguistiques et anthropologiques de France. ISBN 2852970163.
  • Reuters (2013-03-24). "Central African Republic rebels seize capital and force president to flee". The Guardian. ISSN 0261-3077. Diakses tanggal 2013-03-31. ;

📚 Artikel Terkait di Wikipedia

Afrika Tengah

Afrika Tengah sejak tahun 2012. Pada 14 Desember 2015, pemimpin pemberontak Séléka mendeklarasikan kemerdekaan Republik Logone. Afrika Tengah merupakan negara

Benteng Vredеburg

bujur sangkar. Di keempat sudutnya dibuat tempat penjagaan yang disebut seleka atau bastion. Oleh sultan keempat sudut tersebut diberi nama Jayawisesa

Perang Saudara Republik Afrika Tengah (2012–2014)

yang ditandatangani tahun 2007. Pasukan pemberontak yang bernama Koalisi Séléka (Sélékacode: sg is deprecated berarti "aliansi" dalam bahasa Sango) menduduki

AKM

Laurent (17 December 2013). "Centrafrique : le Soudan a-t-il armé les ex-Séléka ?". Jeune Afrique (dalam bahasa Prancis). Diarsipkan dari versi aslinya

Faustin-Archange Touadéra

Setelah kesepakatan damai antara pemerintah Bozizé dan koalisi pemberontak Seleka pada Januari 2013, Bozizé memberhentikan Touadéra pada tanggal 12 Januari

Republik Logone

Afrika Tengah. Negara tersebut dibentuk oleh gerakan pemberontak Muslim Séléka pada 14 Desember 2015. "Central African Republic  : January 2016 Monthly

Michel Djotodia

perginya Presiden François Bozizé. Ia adalah pemimpin koalisi pemberontak Séléka pada pemberontakan Desember 2012; menyusul kesepakatan perdamaian, ia ditunjuk

Anti-balaka

Republik Afrika Tengah oleh koalisi pemberontak Séléka yang kebanyakan anggotanya adalah Muslim. Pemimpin Séléka, Michel Djotodia, kemudian menjadi presiden