Sengkulun
Sengkulun
Nama lainSengkolon, Jando Beraes, Sangkolun
Tempat asalIndonesia
DaerahBerbagai daerah Indonesia, seperti Betawi,Jepara, Malang, Bangka, Palembang, Demak, dan lainnya
Sunting kotak info
Sunting kotak infoย โ€ข Lย โ€ข B
Info templat
Bantuan penggunaan templat ini

Sengkulun atau sering juga disebut Sengkolon (Jepara), Kue Jando Beraes (Palembang), atau Sangkolun (Bangka) adalah kue mirip kue keranjang dengan permukaan berbintil kasar, tekstur lunak, kenyal, dan lembut. Kue ini dibuat dengan bahan baku utama tepung ketan. Penggunaan gula merah membuatnya berwarna coklat, walaupun ada juga variasi pewarna lain di berbagai daerah. Santan kental menambahkan rasa gurih.

Kue ini diakui berbagai daerah, misalnya Betawi,[1] Jepara,[2] Demak,[3] dengan pengaruh budaya Cina. Namun daerah lainnya juga memiliki resep sengkulun dengan berbagai variasi bahan.

Kue ini dibuat dengan cara dikukus dalam waktu sekitar 2 jam, dan dimakan dengan kelapa parut.

Referensi

sunting
  1. ^ Sengkulun Khas Betawi, diakses dari situs Ghiboo.com
  2. ^ "Sengkulun, diakses dari situs Humas Propinsi Jawa Tengah". Diarsipkan dari asli tanggal 2013-03-20. Diakses tanggal 2013-02-04.
  3. ^ "Kabupaten Demak, diakses dari situs Kabupaten Demak". Diarsipkan dari asli tanggal 2014-07-01. Diakses tanggal 2013-02-04.

๐Ÿ“š Artikel Terkait di Wikipedia

Suku Betawi

cucur, kue rangi, kue talam, kue kelen, kue kembang goyang, kerak telor, sengkulun, putu mayang, andepite, kue ape, kue cente manis, kue pepe, kue dongkal

Meniran (makanan)

pernikahan adat Jawa, selain wajik, mendut, carabikang, nagasari, dodol, sengkulun dlsb.[butuh rujukan] mรชniran (nomina) makanan yang dibuat dari adonan

Hidangan Betawi

pancong kelapa Kue pepe Kue pisang aduk / Nagasari Kue rangi Kue satu Kue sengkulun Kue talam Kue unti Kue wajik kertas Putu mayang Roti buaya Roti gambang

Daftar Warisan Budaya Takbenda Indonesia

Bubur Ase 201900913 Laksa Betawi 201900914 Kue Akar Kelape 201900915 Kue Sengkulun 201900916 Selendang Mayang 201900917 Wak-Wak Gung Tradisi dan ekspresi