Sepsi OSK
Nama lengkapAsociația Club Sportiv Sepsi OSK Sfântu Gheorghe[1]
Julukan
  • Piros-fehérek / Roș-albii (Merah dan Putih)
  • Székelyek / Secuii (Székely)
Nama singkatSepsi
BerdiriJuni 2011; 14 tahun lalu (2011-06)
StadionSepsi Arena, Sfântu Gheorghe, Rumania
(Kapasitas: 8,400)
PemilikRumania László Diószegi
Pelatih kepalaRumania Ovidiu Burcă
LigaLiga II
2024–25Liga I, ke-15 dari 16 (terdegradasi)
Situs webSitus web resmi klub
Kostum kandang
Kostum tandang
Kostum ketiga

Asociația Club Sportiv Sepsi OSK Sfântu Gheorghe, yang umumnya dikenal sebagai Sepsi OSK, Sepsi Sfântu Gheorghe, atau singkatnya Sepsi, adalah klub sepak bola profesional asal Rumania yang berbasis di Sfântu Gheorghe, Provinsi Covasna, dan berkompetisi di Liga II, kasta kedua sepak bola Rumania.

Didirikan pada tahun 2011, klub ini berhasil promosi ke kasta tertinggi hanya dalam waktu enam tahun dengan cepat menapaki jenjang liga sepak bola Rumania. Dengan pencapaian tersebut, Sepsi menjadi tim pertama dari Provinsi Covasna—wilayah dengan mayoritas etnis Székely—yang tampil di Liga I. Sejak promosi, Sepsi telah lolos ke tiga final Piala Rumania, serta berhasil meraih gelar juara pada musim 2021–22 dan 2022–23. Sebagai pemegang piala, Sepsi juga berpartisipasi dalam Piala Super Rumania edisi 2022 dan 2023, dan memenangkan keduanya.

Sejarah

sunting

Pada Juni 2011, seorang pengusaha lokal László Diószegi bersama temannya Dávid Kertész memutuskan untuk mendirikan sebuah klub sepak bola baru.[2] Mereka memilih warna merah dan putih untuk menghormati tradisi sepak bola Kota Sfântu Gheorghe dan menggunakan nama OSK sebagai akronim yang mengingatkan pada klub yang telah bubar, Olt Sport Klub.[2] Mereka juga ingin memasukkan nama kota ke dalam nama klub, sehingga dipilihlah awalan Sepsi dari Sepsiszentgyörgy, nama kota tersebut dalam bahasa Hungaria.[2] Agar dapat mendaftar di Liga V, mereka menandatangani perjanjian kerja sama dengan Clubul Sportiv Școlar dari Sfântu Gheorghe dan membentuk sebuah tim junior.[2]

Pada musim debutnya, mereka menjuarai Liga V wilayah Provinsi Covasna dan meraih promosi ke Liga IV.[2] Pada musim pertama di Liga IV, mereka finis di peringkat kedua, terpaut delapan poin dari klub lokal Viitorul Sfântu Gheorghe. Valentin Suciu, yang kelak membawa klub ini ke Liga I, ditunjuk sebagai pelatih pada tahun 2013.[3] Di akhir musim 2013–14, Sepsi OSK dengan mudah menjuarai Liga IV wilayah Provinsi Covasna dan lolos ke babak play-off promosi Liga III, di mana mereka menghadapi juara Provinsi Vrancea, Selena Jariștea. Setelah bermain imbang 1–1 hingga perpanjangan waktu, Sepsi OSK menang adu penalti 6–5 dan promosi ke divisi ketiga.

Setelah finis di posisi ketiga Liga III musim 2014–15, promosi ke Liga II ditetapkan sebagai target musim berikutnya.[2] Mereka menjuarai Liga III musim 2015–16 dan promosi, sebuah pencapaian yang cukup menonjol bagi klub saat itu.[4] Pada musim panas 2016, Attila Hadnagy bergabung dan ditunjuk sebagai kapten tim. Dengan torehan 28 gol dalam 31 pertandingan, hal tak terduga pun terjadi pada musim berikutnya. Sepsi OSK finis di peringkat kedua Liga II musim 2016–17 dan promosi ke Liga I, kasta tertinggi sepak bola Rumania.[5][6]

Sebagai langkah terakhir menuju profesionalisme penuh pada 2017, klub memulai serangkaian investasi infrastruktur yang mencakup pembangunan lapangan latihan untuk pusat pembinaan usia muda serta stadion berstandar UEFA Kategori 4. Pada tahun-tahun setelah promosi, Sepsi OSK mampu bertahan di Liga I dan untuk pertama kalinya lolos ke babak play-off kejuaraan pada musim 2018–19.

Pada musim panas 2020, Sepsi mencapai final Piala Rumania untuk pertama kalinya, tetapi kalah 0–1 dari FCSB di Stadion Ilie Oană, Ploiești. Dalam perjalanan menuju final, Sepsi menyingkirkan Ripensia Timișoara, Astra Giurgiu, Petrolul Ploiești, dan Politehnica Iași. Dalam semua pertandingan kecuali satu, tim berjuluk Székely ini mencetak setidaknya tiga gol.

Pada musim 2020–21, Sepsi untuk kedua kalinya dalam sejarah klub lolos ke babak play-off kejuaraan. Mereka finis di peringkat keempat dan kemudian mengalahkan Viitorul Constanța 1–0 di babak play-off Eropa, yang memastikan partisipasi pertama mereka di kompetisi Eropa. Sepsi diundi menghadapi klub Slovakia Spartak Trnava pada putaran kedua Liga Konferensi Eropa UEFA, tetapi tersingkir setelah kalah adu penalti 3–4 usai dua pertandingan berakhir imbang.

Klub kembali mengamankan tiket ke kompetisi Eropa pada akhir musim 2021–22 dengan menjuarai final Piala Rumania. Gelandang kiri Marius Ștefănescu mencetak dua gol untuk membawa Sepsi menang 2–1 atas Voluntari di Stadionul Rapid-Giulești, Bukares.[7] Klub kemudian menjuarai Piala Super Rumania 2022 dengan skor yang sama atas juara liga CFR Cluj.

Pada 24 Mei 2023, Sepsi meraih gelar piala domestik kedua mereka secara beruntun setelah mengalahkan Universitatea Cluj melalui adu penalti 5–4 di Stadionul Municipal, Sibiu, dengan penjaga gawang Roland Niczuly menggagalkan tiga tendangan penalti lawan.[8] Klub ini juga mengulangi prestasinya di Piala Super Rumania dengan menjuarai edisi 2023 setelah menang 1–0 atas Farul Constanța.

Kepemilikan

sunting

Salah satu pendiri sekaligus pemilik klub saat ini, László Diószegi, adalah seorang pengusaha yang menjalankan jaringan toko roti Diószegi. Berawal dari sebuah toko roti yang dibuka keluarganya di Sfântu Gheorghe bersama seorang rekan pada tahun 1990-an, bisnis tersebut berkembang hingga memasarkan produk roti melalui sejumlah gerai di Rumania dan Inggris.[9]

Dibandingkan dengan klub-klub Liga I lainnya pada akhir 2019, Sepsi OSK menonjol karena memiliki pendapatan tertinggi dari kesepakatan sponsor korporasi serta tingkat utang yang paling rendah.[10] Sejumlah perusahaan yang pernah atau masih menjalin kerja sama sponsor dengan Sepsi OSK antara lain perusahaan asal Hungaria seperti Gyermelyi, OTP Bank, dan MOL.

Antara tahun 2017 dan 2018, Sepsi OSK menerima total dana sebesar 2 miliar forint Hungaria dari pemerintah Hungaria untuk pengembangan infrastruktur klub. Dana tersebut setara dengan sekitar 6 juta euro dan digunakan untuk pembangunan pusat pembinaan usia muda serta stadion baru.[11]

Stadion

sunting

Stadion Municipal

sunting

Sepsi OSK menggelar pertandingan kandangnya di Stadion Municipal di Sfântu Gheorghe. Stadion ini terletak di kawasan Simeria dan memiliki kapasitas 5.200 tempat duduk. Setelah promosi Sepsi OSK ke Liga I, Stadion Municipal belum memenuhi persyaratan lisensi Liga I. Akibatnya, Sepsi OSK harus memainkan seluruh pertandingan kandang pada paruh musim gugur 2017 di Stadion Silviu Ploeșteanu, Brașov,[12] serta dua pertandingan kandang pertama tahun 2018 di Stadion Ilie Oană, Ploiești.[13]

Sementara itu, pada tahun 2017 struktur tribun diperkuat untuk menopang kabin televisi dan radio. Pada tahun yang sama, kapasitas tempat duduk juga ditambah sebanyak 1.500 kursi yang disumbangkan kepada Sepsi OSK dari Stadion Ferenc Puskás yang dibongkar.[14] Sistem lampu sorot lama milik DAC juga disumbangkan kepada Sepsi OSK dan dipasang di stadion pada tahun 2018.[15] Hasilnya, Sepsi OSK dapat memainkan pertandingan Liga I pertamanya di Sfântu Gheorghe pada 19 Maret 2018.[16] Kepemilikan stadion kemudian dialihkan dari Kementerian Pemuda dan Olahraga Rumania kepada Dewan Kota Sfântu Gheorghe pada tahun 2019.[17]

Stadion Sepsi OSK

sunting

Pembangunan stadion baru berstandar UEFA Kategori 4 dengan kapasitas 8.450 tempat duduk dimulai pada musim panas 2018 di sebuah lahan dekat Sepsi Arena.[18] Stadion baru Sepsi OSK tersebut resmi dibuka pada tahun 2021 melalui pertandingan liga melawan FC Voluntari.[19]

Tata kelola

sunting

Manajemen

sunting
Posisi Nama
Pemilik dan Presiden Rumania László Diószegi
Wakil Presiden Rumania Dávid Kertész
Direktur Umum Rumania Attila Hadnagy
Direktur Teknik Rumania Gyula Berecz
Kepala Pengembangan Akademi Rumania Lóránt Veress
Event Organizer Rumania Attila Czine
Kepala Pencari Bakat Rumania Endre Mátyás
Kepala Keamanan dan Keselamatan Rumania Pál Huszti
Petugas Pers Rumania Edit Kiss
Sekretaris Rumania Elvira Török

Staf kepelatihan

sunting
Posisi Nama
Pelatih kepala Rumania Ovidiu Burcă
Asisten pelatih Rumania László Kulcsár
Rumania Sorin Colceag
Pelatih penjaga gawang Rumania Mihai Barbu
Analis video Rumania Ákos Kertész
Pelatih fisik Rumania Tamás Sánta
Doktor klub Rumania Gheorghe Popa
Fisioterapis Rumania Gabriel Cojocaru
Masseur Rumania Cătălin Gheța
Rumania Leonard Silișteanu
Staf gudang Rumania Attila Nistor

Pendukung

sunting

Sebagai tim pertama dari Provinsi Covasna—wilayah dengan mayoritas etnis Székely atau Hungaria—yang berhasil promosi ke kasta tertinggi sepak bola Rumania, Sepsi OSK mendapatkan dukungan luas dari komunitas Hungaria di seluruh Rumania. Pada musim 2018–19, jumlah penonton pertandingan kandang berkisar antara 2.000 hingga 3.500 orang, dengan rata-rata 2.682 penonton per pertandingan.

Satu-satunya kelompok pendukung terorganisasi yang diketahui dari klub ini bernama Székely Légió, yang dalam bahasa Hungaria berarti “Legiun Székely”. Kelompok ini menelusuri asal-usulnya dari para pendukung klub Olt Sport Klub yang telah bubar pada era 1970-an.[20] Anggota kelompok ini dikenal selalu menunjukkan dukungan mereka kepada Sepsi OSK melalui nyanyian sebelum, selama, dan setelah pertandingan, tanpa memandang hasil akhir laga.[20]

Pemain

sunting

Tim utama

sunting
Per 16 September 2025.[21]

Catatan: Bendera menunjukkan tim nasional sesuai dengan peraturan kelayakan FIFA. Pemain bisa saja memiliki lebih dari satu kewarganegaraan non-FIFA.

No. Pos. Negara Pemain
1 GK Rumania ROU Mátyás Bartha
2 DF Rumania ROU Raul Cantacuz
4 DF Rumania ROU Denis Haruț
5 DF Estonia EST Joonas Tamm
6 MF Rumania ROU Nicolae Păun
7 MF Rumania ROU Robert Silaghi
8 MF Kroasia CRO Dino Skorup
9 FW Montenegro MNE Boris Cmiljanić
10 MF Rumania ROU Cosmin Matei (kapten)
11 FW Swiss  SUI Dimitri Oberlin
13 DF Portugal POR Fábio Vianna
14 DF Rumania ROU Daniel Vereguț
17 DF Rumania ROU Darius Oroian
18 MF Hungaria HUN Dávid Sigér
19 MF Rumania ROU Giovani Ghimfuș
20 FW Spanyol ESP Nacho Heras
21 DF Rumania ROU Alin Dobrosavlevici
22 FW Republik Kongo CGO Mavis Tchibota
23 MF Rumania ROU Hunor Batzula
24 FW Rumania ROU Cristian Gyulai
25 DF Rumania ROU Bogdan Oteliță
No. Pos. Negara Pemain
26 DF Rumania ROU Gabriel Mihoreanu
27 MF Rumania ROU Raul Cîmpean
30 MF Rumania ROU Ákos Nistor
31 GK Rumania ROU Szilárd Gyenge
34 MF Spanyol ESP Dani Iglesias
59 DF Rumania ROU Alin Techereș (dipinjam dari Universitatea Cluj)
70 MF Kroasia CRO Adnan Aganović
77 FW Serbia SRB Mihajlo Nešković
82 DF Rumania ROU Daniel Vîrtej
95 GK Rumania ROU Béla Fejér
98 GK Rumania ROU Hunor Gedő
99 GK Rumania ROU Bogdan Ungureanu (dipinjam dari Rapid București)
GK Rumania ROU Roland Niczuly
MF Rumania ROU Marian Drăghiceanu

Dipinjamkan

sunting

Catatan: Bendera menunjukkan tim nasional sesuai dengan peraturan kelayakan FIFA. Pemain bisa saja memiliki lebih dari satu kewarganegaraan non-FIFA.

No. Pos. Negara Pemain
FW Rumania ROU Marius Coman (ke UTA Arad hingga 30 Juni 2026)
No. Pos. Negara Pemain
FW Rumania ROU Iustin Grigore (ke Olimpic Zărnești hingga 30 Juni 2026)

Prestasi

sunting

Domestik

sunting

Liga

sunting
  • Liga II
    • Runner-up (1): 2016–17
  • Liga III
    • Juara (1): 2015–16
  • Liga IV – Wilayah Covasna
    • Juara (1): 2013–14
    • Runner-up (1): 2012–13
  • Liga V – Wilayah Covasna
    • Juara (1): 2011–12

Piala

sunting
  • Piala Rumania
    • Juara (2): 2021–22, 2022–23
    • Runner-up (1): 2019–20
  • Piala Super Rumania
    • Juara (2): 2022, 2023

Referensi

sunting
  1. ^ "ACS Sepsi OSK Sfântu Gheorghe" (dalam bahasa Rumania). Federația Română de Fotbal. Diakses tanggal 4 Agustus 2021.
  2. ^ a b c d e f "Sepsi OSK – Istorie scrisă în șase ani" (dalam bahasa Rumania). 20 Maret 2018. Diakses tanggal 2 Januari 2021.
  3. ^ Măcicășan, Vlad (21 Juli 2017). "Nici Mourinho n-a reușit așa ceva. Cazul unic al antrenorului lui Sepsi care a promovat echipa din Liga a 4-a în Liga 1. Valentin Suciu povestește cum visele devin realitate" (dalam bahasa Rumania). ProSport. Diakses tanggal 2 Desember 2020.
  4. ^ Anghel, Marius (15 Mei 2016). "Sepsi OSK Sfântu Gheorghe, a doua echipă promovată matematic în Liga 2. Județul Covasna are din nou club în eșalonul secund după o pauză de 12 ani" (dalam bahasa Rumania). ProSport. Diakses tanggal 15 Mei 2016.
  5. ^ Anghel, Marius; Măcicășan, Vlad (13 Mei 2017). "Sepsi, surpriza ligii secunde, visează la prima ligă. Cum ar putea beneficia de investițiile guvernului maghiar echipa din Sfântu Gheorghe. „Am putea face față"" (dalam bahasa Rumania). ProSport. Diakses tanggal 13 Mei 2017.
  6. ^ "Sepsi Sf. Gheorghe, a doua promovată în Liga 1! Încă o premieră pe prima scenă" (dalam bahasa Rumania). Digi Sport. 28 Mei 2017. Diakses tanggal 28 Mei 2017.
  7. ^ "Finala Cupei României: Sepsi – FC Voluntari 2–1! Ștefănescu aduce Cupa la Sfântu Gheorghe!" (dalam bahasa Rumania). Federaţia Română de Fotbal. 19 Mei 2022. Diakses tanggal 21 Mei 2022.
  8. ^ Jitea, Adrian (25 Mei 2023). "Niczuly, eroul finalei, a dezvăluit secretul loviturilor de departajare: „Două ore, în ziua meciului!" + „E un moment istoric pentru noi"" (dalam bahasa Rumania). Gazeta Sporturilor. Diakses tanggal 25 Mei 2023.
  9. ^ Găină, Ramona (27 August 2015). "Pâinea secuiască de 7 milioane de euro, apreciată şi de prinţul Charles. "Secretul afacerii este să faci lucrurile cu inima"" (dalam bahasa Rumania). Adevărul. Diakses tanggal 1 Maret 2019.
  10. ^ Crăiţoiu, Andrei; Udrea, Dan (23 April 2020). "ANALIZĂ FINANCIARĂ. Sepsi şochează Liga 1: venituri uluitoare cu care surclasează toate celelalte cluburi" (dalam bahasa Rumania). Gazeta Sporturilor. Diakses tanggal 1 Mei 2020.
  11. ^ Sipos, Zoltán (12 Desember 2018). "Will the Hungarian government bring Sekler football to success?". Átlátszó Erdély. Diakses tanggal 1 Januari 2020.
  12. ^ Miu, Sever Ioan (11 Mei 2017). "Dacă promovează în Liga I, Sepsi OSK va juca meciurile de acasă la Brașov" (dalam bahasa Rumania). Covasna Media. Diakses tanggal 11 Juni 2017.
  13. ^ "Sepsi OSK nu va putea juca nici la Sfântu Gheorghe, nici la Braşov. Unde au loc primele două etape "acasă" din 2018" (dalam bahasa Rumania). We Radio. 23 Januari 2018. Diakses tanggal 12 Maret 2018.
  14. ^ Miu, Sever Ioan (27 November 2016). "VIDEO: 1.500 de scaune pentru stadionul din Sfântu Gheorghe" (dalam bahasa Rumania). Covasna Media. Diakses tanggal 4 April 2017.
  15. ^ Nagy, Zsolt (1 Agustus 2018). "Sepsi: példaértékű segítség a Dunaszerdahelytől" (dalam bahasa Hungaria). Nemzeti Sport. Diakses tanggal 4 September 2018.
  16. ^ "Sepsi inaugurează stadionul cu 3 penalty-uri și două puncte pierdute la ultima fază" (dalam bahasa Rumania). Gazeta Sporturilor. 19 Maret 2018. Diakses tanggal 20 Maret 2018.
  17. ^ Pantazi, Cristian (17 Januari 2019). "După zece ani de cereri, Guvernul transferă Primăriei Sfântu Gheorghe stadionul pe care joacă Sepsi OSK" (dalam bahasa Rumania). G4 Media. Diakses tanggal 19 Februari 2019.
  18. ^ Kovács, Zsolt (18 June 2018). "Itt épül az új sepsiszentgyörgyi futballstadion" (dalam bahasa Hungaria). Maszol. Diakses tanggal 1 Januari 2021.
  19. ^ "Încă un stadion nou în Liga 1. EXCLUSIV | Când va fi inaugurat şi ce echipă va beneficia de el: "O să avem o arenă deosebită"" (dalam bahasa Rumania). Orange Sport. 25 November 2020. Diakses tanggal 2 Januari 2021.
  20. ^ a b Kovács, Zsolt (14 November 2017). "Akik magyarul szurkolnak a román stadionokban – ismerjük meg a Székely Légiót" (dalam bahasa Hungaria). Maszol. Diakses tanggal 12 November 2019.
  21. ^ "Jucători" (dalam bahasa Rumania). Sepsi OSK. Diakses tanggal 15 Juli 2025.

Pranala luar

sunting

📚 Artikel Terkait di Wikipedia

Persepsi

Daya cerap atau persepsi (dari bahasa Latin perceptio, percipio) adalah tindakan menyusun, mengenali, dan menafsirkan informasi sensoris guna memberikan

Jasa

interaksi manusia (karyawan dan konsumen) dengan segala perbedaan harapan dan persepsi yang menyertai interaksi tersebut. Tidak dapat dipisahkan Jasa umumnya

Indonesia

menempatkan Indonesia sebagai peringkat ke-143 dari 180 negara dalam Indeks Persepsi Korupsi, yang dikeluarkannya pada tahun 2007. Transportasi di Indonesia

Mata angin

dan menghadap lurus terhadap kutub utara bumi. Maksud ini juga mengubah persepsi terhadap arah timur dan barat yang awalnya diagonal menjadi sejajar dengan

Pembiusan

anestesi (berasal dari bahasa Yunani an-, "tidak, tanpa" dan aesthētos, "persepsi atau kemampuan untuk merasa") secara umum berarti suatu tindakan menghilangkan

Kecamatan

yaitu: a. Kecamatan bukan lagi wilayah administrasi pemerintahan dan dipersepsikan merupakan wilayah kekuasaan camat. Dengan paradigma baru, Kecamatan

Konflik horizontal

sebagai akibat dari kurangnya komunikasi dua pihak yang setara, benturan persepsi yang ada di antara dua pihak yang setara yang dapat berupa benturan pendapat

Kota Pekanbaru

pelayanan kepada masyarakatnya. Namun pada tahun 2010 berdasarkan survei persepsi kota-kota di seluruh Indonesia oleh Transparency International Indonesia