Itik serati
Entog jantan
Klasifikasi ilmiah Sunting klasifikasi ini
Kerajaan: Animalia
Filum: Chordata
Kelas: Aves
Ordo: Anseriformes
Famili: Anatidae
Genus: Cairina
Fleming, 1822
Spesies:
C. moschata
Nama binomial
Cairina moschata
Linnaeus, 1758
Subspesies
  • C. moschata sylvestris (Stephens 1824)
  • C. moschata domestica Donkin, 1989[2]
Peta persebaran
Sinonim

Anas moschata Linnaeus, 1758

Itik serati, itik surati, itik manila, entog, entok atau mentok (Cairina moschata) adalah sejenis burung atau unggas yang termasuk famili bebek yang dipelihara untuk diambil daging dan telurnya.[3] Istilah mentok berasal dari bahasa Jawa; di tempat lain ia mungkin disebut dengan salah satu atau beberapa nama berikut: entok, enthok atau entog (Sd.), (dalam bahasa Jawa Dialek Banyumas disebut: entog, sedangkan entog jantan disebut basur), itik manila, atau bebek manila (Ind.). Dalam bahasa Inggris disebut Muscovy Duck atau Barbary Duck.

Di Indonesia unggas ini adalah sepenuhnya hewan peliharaan, yang diternakkan terutama untuk dagingnya. Asal-usul mentok peliharaan adalah dari Meksiko, Amerika Tengah dan Amerika Selatan, di mana populasi burung ini hidup alami dan liar di rawa-rawa berhutan dan wilayah berpaya di sekitar danau dan sungai; termasuk di hilir lembah Sungai Rio Grande di Texas. Populasi lepasan yang meliar (feral) juga dijumpai di Florida bagian selatan.

Hewan persilangan antara bebek dan mentok biasa disebut tiktok, yakni akronim dari itik dan entok, sedangkan persilangan antara entok dan bebek disebut tongki.

Pemerian

sunting

Burung yang berukuran sedang sampai agak besar. Mentok jantan liar dapat mencapai 86 cm, dari ujung paruh hingga ke ujung ekor. Dan beratnya bisa sampai 3 kg. Mentok betina lebih kecil, sampai sekitar 64 cm dan 1,3 kg. Mentok peliharaan biasanya lebih gemuk, di mana jantan bisa mencapai 7 kg dan betina mencapai 5 kg.[butuh rujukan]

Berwarna dominan hitam dan putih, mentok memiliki kulit atau tonjolan kulit berwarna merah dan hitam di sekitar mata dan wajah. Paruh gemuk pendek khas bebek, putih kemerahan; kaki gemuk pendek berselaput renang, abu-abu kehitaman. Ekor memipih datar agak lebar.[butuh rujukan]

Kebiasaan

sunting

Meskipun pandai terbang, mentok peliharaan hampir tak pernah terbang jauh. Unggas ini sering terlihat berjalan bersama kelompoknya, perlahan-lahan dan tak pernah tergesa-gesa, dengan ekor bergoyang ke kanan dan ke kiri untuk mengimbangi tubuh (Jw., megal-megol) sehingga berkesan lucu.[butuh rujukan]

Mentok jantan alias basur

Mentok liar di alamnya tidur di atas cabang-cabang pohon. Akan tetapi mentok peliharaan biasanya tidur di atas tanah. Di pedesaan di Jawa, mentok jarang dikandangkan. Dibiarkan bebas berkeliaran mencari makanannya sendiri, terutama di sekitar saluran air, sungai dan sawah. Mentok memakan aneka siput, cacing, serangga air, yuyu kecil dan pucuk-pucuk tumbuhan. Oleh pemiliknya, mentok kerap diberi makan dedak bercampur air dan sisa-sisa makanan.[butuh rujukan]

Unggas ini tidak berisik, tidak seperti itik pelari. Mentok betina mengeluarkan desisan dan desahan sambil berjalan. Mentok jantan kadang-kadang mengeluarkan desis keras sambil menggerakkan kepala maju mundur (Jw., nyosor), untuk memperingatkan atau mengusir pengganggu.[butuh rujukan]

Mentok bertelur hingga kurang-lebih 10 butir, yang dierami oleh betinanya selama sekitar 5 minggu.[butuh rujukan]

Kerabat Terdekat

sunting

Jenis mentok liar yang terdapat di Indonesia adalah mentok rimba (Cairina scutulata). Unggas ini menyebar luas secara alami mulai dari India, Asia Tenggara hingga Sumatra dan Jawa. Populasi mentok rimba kini terancam kepunahan, karena perburuan dan terutama karena perubahan habitat yang drastis. Di Jawa, hewan ini sekarang diduga sudah punah.[butuh rujukan]

Masakan

sunting

Daging mentok disukai orang, terutama di pedesaan. Rasanya yang kuat dan tidak begitu berbau, tak seperti daging itik petelur, menjadikan daging unggas ini sebagai salah satu favorit di samping daging ayam.[butuh rujukan]

Ada berbagai macam masakan daging mentok. Yang paling sederhana tetapi enak ialah mentok bakar, dengan bumbu sedikit garam dan bawang putih dilengkapi dengan sambal tomat hijau atau sambal jeruk nipis (cara Dompu).[butuh rujukan]

Dari Kudus dikenal masakan sweeke enthok, dari Indramayu dikenal masakan pedesan entog [1] Diarsipkan 2007-09-29 di Wayback Machine.. Dari Tambak, Banyumas terkenal masakan sate dan gule bebek; yang sebetulnya adalah sate dan gule mentok. Demikian pula, kebanyakan bebek goreng atau pecel bebek pada gerai pecel lele Lamongan di tepi jalan di banyak kota sebetulnya adalah mentok goreng. Sementara dari Tegal juga dikenal kupat blengong, ketupat dengan masakan daging blengong atau brati, yakni hasil persilangan mentok dengan itik petelur.[butuh rujukan]

Referensi

sunting
  1. ^ BirdLife International (2018). "Cairina moschata". 2018: e.T22680061A131911211. doi:10.2305/IUCN.UK.2018-2.RLTS.T22680061A131911211.en. ;
  2. ^ Donkin 1988.
  3. ^ (Indonesia)Pusat Bahasa Departemen Pendidikan Republik Indonesia"Kamus Besar Bahasa Indonesia dalam jaringan". Diarsipkan dari asli tanggal 2014-05-27. Diakses tanggal 2013-08-16.

Pranala luar

sunting

📚 Artikel Terkait di Wikipedia

Serat optik

Serat optik adalah saluran transmisi atau sejenis kabel yang terbuat dari kaca atau plastik yang sangat halus dan lebih kecil dari sehelai rambut, dan

Serat Centhini

Serat Centhini (dalam aksara Jawa: ꦱꦼꦫꦠ꧀ꦕꦼꦟ꧀ꦛꦶꦤꦶ), atau juga disebut Suluk Tambanglaras atau Suluk Tambangraras-Amongraga, merupakan contoh karya sastra

Aksara Jawa

dengan kertas biasa dari warna cokelatnya yang khas dan tampilannya yang berserat-serat. Daluang yang dibuat dengan telaten akan memiliki permukaan yang mulus

Wali Sanga

yang menginduk pada Babad Tanah Jawa seperti Babad Kartasura, Serat Ronggowarsito, Serat Centhini, Babad Bandawasa, Babad Pathi, Babad Ajisoko, Babad Brawijaya

Indosat HiFi

dari dua varian, yaitu HiFi Fiber yang merupakan internet rumah berbasis serat optik, serta HiFi Air yang berbasis jaringan 4G LTE dengan skema kuota prabayar

Kertas

jeluang adalah bahan tipis yang dihasilkan dari kompresi serat yang berasal dari pulp. Serat yang digunakan biasanya berbahan alami dan mengandung selulosa

Kayu lapis

tipis (biasa disebut veneer atau venir) direkatkan bersama dengan arah serat atau urat kayu (grain) yang diatur sedemikian rupa untuk menciptakan hasil

Serati-laut

Serati-laut adalah bebek laut kekar dalam genus Melanitta. Pejantan sebagian besar berwarna hitam dan paruhnya cembung, sedangkan betina berwarna coklat