Seringai
2019: Edy Khemod, Arian13, Ricky Siahaan dan Sammy Bramantyo (dari kiri)
Informasi latar belakang
AsalJakarta, Indonesia
Genre
Tahun aktif2002 - sekarang
Label
Artis terkaitPuppen
Stepforward
Danilla
Situs webseringai.com
Anggota
Mantan anggota

Seringai merupakan grup musik heavy metal asal Indonesia yang dibentuk pada tahun 2002 terdiri dari Arian 13, Ricky Siahaan, Sammy Bramantyo, dan Edy Khemod. Sepanjang kariernya, Seringai telah merilis sebanyak empat album yakni satu album mini dan tiga album studio.[1]

Sejarah

sunting

Awal mula terbentuknya Seringai

sunting

Awal mula terbentuknya Seringai berawal dari Arian selaku vokalis yang kala itu baru saja bubar dari grup terdahulunya Puppen.[2] Kemudian ia memiliki ide untuk membentuk sebuah grup baru yang konsep musiknya berbeda dengan apa yang pernah mereka buat sebelumnya, ia mengajak Ricky Siahaan dari Step Forward untuk membentuk sebuah grup musik. Bersama gitaris Adhitya Ardinugraha dari Pure Saturday, bassis Regina Citra Arini dari Traxap dan drummer Edy Khemod, mereka membentuk Derai yang musiknya terinspirasi oleh At the Drive-In, Texas is the Reason dan Kiss It Goodbye.[3]

Umur Derai tidak panjang, karena Arian dan Ricky merasa bahwa musik yang mereka ingin buat tidak sesuai dengan kemampuan mereka. Lalu ketika memainkan lagu-lagu Black Sabbath dan Black Flag untuk bersenang-senang, barulah mereka menemukan konsep band yang cocok.[3]

Kemudian Arian mengajak temannya Khemod untuk mengisi posisi drum dan Ricky Siahaan pada Gitar serta Toan mengisi posisi pemain Bass. Namun karena kesibukan pekerjaannya masing-masing akhirnya Toan pun mengundurkan diri dan digantikan oleh Sammy Bramantyo untuk mengisi posisi bass.[4]

Karier musik

sunting

Seringai mengawali kariernya dengan merilis album mini, yang berjudul High Octane Rock dirilis pada tahun 2004.[5] Seringai kembali merilis album pertama, yang berjudul Serigala Militia dirilis pada tahun 2007.[5] Pada tahun 2010, Seringai merilis film dokumenter, yang berjudul Generasi Menolak Tua berisikan perjalanan karier Seringai disutradarai oleh Sammy Bramantyo dalam bentuk DVD Box.[6]

Seringai kembali merilis album kedua, yang berjudul Taring dirilis pada tahun 2012.[7] Pada tahun 2013, Seringai menjadi band pembuka dalam konser Metallica di Jakarta.[8] Di tahun yang sama, Seringai kembali merilis maxi singel, yang berjudul Tragedi/Sang Lelaki dirilis pada tahun 2013 dalam bentuk piringan hitam.[9] Seringai kembali merilis album ketiga, yang berjudul Seperti Api dirlis pada 29 Juli 2018.[10]

Karya rekaman terakhir Seringai bersama sang gitaris Ricardo Bisuk Juara Siahaan (Ricky Siahaan) adalah lagu "Pulang," yang dirilis pada November 2024. Lagu ini memiliki nuansa kelam dan bercerita tentang kelelahan hidup, tetapi tetap membawa pesan harapan untuk bertahan. Dalam lagu tersebut, Ricky menghadirkan permainan gitar yang penuh raungan energi, memperkuat atmosfer emosional lagu tersebut.

Menurut Manajer Seringai Wendi Putranto, "Pulang" merupakan rilisan terbaru Seringai setelah hampir tujuh tahun vakum dari perilisan album.[11]

Pada tanggal 15 April 2026, Seringai resmi merilis album ke 4 mereka, IV: Anastasis.[12]

Gaya musik

sunting

Musik-musik yang dimainkan oleh Seringai sudah begitu dikenal para penggemarnya sebagai musik keras yang identik dengan musik luar arus utama atau underground. Namun, Seringai nyatanya punya fase di mana mereka merasa tidak selalu ingin menjadi band metal.[13]

Dalam menurut pengakuan dari Arian13 dalam sebuah podcast, yang berjudul "High Octane Podcast" Ia mengatakan:. "Dulu kita arah musiknya maunya cobain (kayak) At The Drive-In, post-hardcore."[13] Selain itu, para personel Seringai mengakui perkataan dari Arian sempat terpikirkan untuk mengusung musik selain metal. Seringai disebutkan pernah berpikir untuk membawakan musik bernuansa post-hardcore.[13]

Anggota

sunting

Band

sunting

Mantan anggota

sunting
  • Toan Sirait โ€” bassis (2002โ€“2004)
  • Ricky Siahaan โ€” gitaris (2002โ€“2025; meninggal dunia)

Garis waktu

sunting

Diskografi

sunting

Album mini

sunting

Album studio

sunting

Penghargaan dan nominasi

sunting
Tahun Penghargaan Kategori Karya yang dinominasikan Hasil Rujukan
2013 Anugerah Musik Indonesia Album Rock Terbaik "Taring" Nominasi [14]
2017 Hammersonic Awards Best Metal Performance Seringai Nominasi [15]
2018 Anugerah Musik Indonesia Karya Produksi Metal/Hardcore Terbaik "Selamanya" Menang [16]

Referensi

sunting
  1. ^ "Seringai: Profil". KapanLagi.com. Diakses tanggal 13 Desember 2021.
  2. ^ Yanuar, Elang Riki (15 April 2017). "Mencecar Arian 13". Medcom.id. Diakses tanggal 13 Desember 2021.
  3. ^ a b Behind That Scene: Ricky Siahaan (Seringai, Stepforward). Agordiclub. 5 Januari 2018. Diakses tanggal 2 Juli 2020.
  4. ^ "Langkah Arian 13 Menolak Tua". Superlive.id. 1 Agustus 2019. Diakses tanggal 13 Desember 2021.
  5. ^ a b "Biography Seringai". lorongmusik.com. 2016-03-04. Diarsipkan dari asli tanggal 2016-03-04. Diakses tanggal 2022-03-12.
  6. ^ "Generasi Menolak Tua: Persepsi Awet Muda ala Serigala - Jakartabeat". jakartabeat.net. 2014-11-24. Diarsipkan dari asli tanggal 2014-11-24. Diakses tanggal 2022-03-12.
  7. ^ "Seringai Akan Kembali dengan 'Taring'". rollingstone.co.id. 2013-03-26. Diarsipkan dari asli tanggal 2013-03-26. Diakses tanggal 2022-03-12.
  8. ^ "Seringai Resmi Jadi Pembuka Konser Metallica di Jakarta". rollingstone.co.id. 2013-08-27. Diarsipkan dari versi asli pada 2013-08-27. Diakses tanggal 2022-03-12.
  9. ^ "Cetakan Pertama Ludes, Piringan Hitam Tujuh Inci Seringai Siap Dicetak Ulang". rollingstone.co.id. 2013-07-15. Diarsipkan dari asli tanggal 2013-07-15. Diakses tanggal 2022-03-12.
  10. ^ "Seringai Tentang Album Seperti Api". Berita Musik - Mata Mata Musik (dalam bahasa Inggris). 2018-12-28. Diakses tanggal 2022-03-12.[pranala nonaktif permanen]
  11. ^ "Ricky Siahaan Pergi, Seringai Kehilangan Sosok 'Arsitek' Musik". Validnews.id.
  12. ^ Dimedjo, Eno (2026-04-15). "Album IV: Anastasis Dirilis, Seringai Bakal Tampil Berlima di M Bloc". Reallist Media. Diakses tanggal 2026-04-16.
  13. ^ a b c "Perjalanan Kreatif Seringai, Matang dengan Metal". supermusic.id. 26 Desember 2021. Diakses tanggal 13 Desember 2021.[pranala nonaktif permanen]
  14. ^ "16th AMI AWARDS (2013)". AMI Awards (dalam bahasa American English). Diakses tanggal 2022-03-23.
  15. ^ Setiawan, Tri Susanto (7 Mei 2017). Kistyarini (ed.). "Ini Pemenang Hammersonic Awards 2017". Kompas.com. Diakses tanggal 19 Agustus 2023.
  16. ^ "Daftar Lengkap Nominasi 21st AMI Awards". AMI Awards (dalam bahasa American English). Diakses tanggal 2021-08-10.

Pranala luar

sunting

๐Ÿ“š Artikel Terkait di Wikipedia

Arian13

lahirlah Seringai, dengan tetap melibatkan Edy Khemod pada drum, ditambah Toan Sirait pada bas yang kemudian digantikan oleh Sammy Bramantyo. Seringai pun

Ricky Siahaan

lahirlah Seringai, dengan tetap melibatkan Edy Khemod pada drum, ditambah Toan Sirait pada bas yang kemudian digantikan oleh Sammy Bramantyo. Seringai pun

Deadsquad

dibentuk pada tahun 2006 oleh Stevie Item (Step Forward), Ricky Siahaan (Seringai), Bonny (Tengkorak) dan Andyan Gorust (Siksakubur) sebagai Project Band

Sammy Bramantyo

penyiar radio berkebangsaan Indonesia. Ia juga dikenal sebagai bassis Seringai dan pengisi suara untuk iklan produk di televisi Indonesia. Mengawali kariernya

Seringai (ekspresi wajah)

Seringai adalah senyuman yang membangkitkan sikap kurang ajar, cemoohan, atau sikap sombong yang menyinggung, termasuk dalam kategori yang digambarkan

Jรคgermeister

Sidney Frank dengan bantuan beberapa band heavy metal seperti Metallica Seringai dan Slayer. Beberapa jenis cocktail dapat dibuat dari Jรคgermeister "Jรคger

Taring (album)

Taring adalah album studio kedua Seringai yang dirilis pada tahun 2012 dengan label Demajors. "Seringai Sebar Detail Album Baru Mereka - Semua Halaman

High Octane Rock

High Octane Rock adalah album mini perdana dari grup musik Seringai yang dirilis pada tahun 2004 dengan label Parau/Resswara. Album High Octane Rock ditempatkan