Isotop utama serium
Iso­top Peluruhan
kelim­pahan waktu paruh (t1/2) mode pro­duk
134Ce sintetis 3,16 hri ε 134La
136Ce 0,186% stabil
138Ce 0,251% stabil
139Ce sintetis 137,640 hri ε 139La
140Ce 88,449% stabil
141Ce sintetis 32,501 hri β 141Pr
142Ce 11,114% stabil
143Ce sintetis 33,039 jam β 143Pr
144Ce sintetis 284,893 hri β 144Pr
Berat atom standar Ar°(Ce)
  • 140,116±0,001
  • 140,12±0,01 (diringkas)[1]

Serium (58Ce) yang terbentuk secara alami terdiri dari empat isotop stabil: 136Ce, 138Ce, 140Ce, dan 142Ce, dengan 140Ce sebagai yang paling melimpah (kelimpahan alami 88,48%) dan satu-satunya yang stabil secara teoretis; 136Ce, 138Ce, dan 142Ce diprediksi mengalami peluruhan beta ganda tetapi proses ini tidak pernah teramati. Ada 35 radioisotop yang telah dikarakterisasi, dengan yang paling stabil adalah 144Ce, dengan waktu paruh 284,893 hari; 139Ce, dengan waktu paruh 137,640 hari; dan 141Ce, dengan waktu paruh 32,501 hari. Semua isotop radioaktif yang tersisa memiliki waktu paruh kurang dari 4 hari dan sebagian besar memiliki waktu paruh kurang dari 10 menit. Unsur ini juga memiliki 10 keadaan meta.

Isotop serium memiliki berat atom berkisar dari 119 u (119Ce) hingga 157 u (157Ce).

Daftar isotop

sunting
Nuklida
[n 1]
Z N Massa isotop (Da)
[n 2][n 3]
Waktu paruh
[n 4]
Mode
peluruhan

[n 5]
Isotop
anak

[n 6]
Spin dan
paritas
[n 7][n 4]
Kelimpahan alami (fraksi mol)
Energi eksitasi Proporsi normal Rentang variasi
119Ce 58 61 118,95276(64)# 200# mdtk β+ 119La 5/2+#
120Ce 58 62 119,94664(75)# 250# mdtk β+ 120La 0+
121Ce 58 63 120,94342(54)# 1,1(1) dtk β+ 121La (5/2)(+#)
122Ce 58 64 121,93791(43)# 2# dtk β+ 122La 0+
β+, p 121Ba
123Ce 58 65 122,93540(32)# 3,8(2) dtk β+ 123La (5/2)(+#)
β+, p 122Ba
124Ce 58 66 123,93041(32)# 9,1(12) dtk β+ 124La 0+
125Ce 58 67 124,92844(21)# 9,3(3) dtk β+ 125La (7/2−)
β+, p 124Ba
126Ce 58 68 125,92397(3) 51,0(3) dtk β+ 126La 0+
127Ce 58 69 126,92273(6) 29(2) dtk β+ 127La 5/2+#
128Ce 58 70 127,91891(3) 3,93(2) mnt β+ 128La 0+
129Ce 58 71 128,91810(3) 3,5(3) mnt β+ 129La (5/2+)
130Ce 58 72 129,91474(3) 22,9(5) mnt β+ 130La 0+
130mCe 2453,6(3) keV 100(8) ndtk (7−)
131Ce 58 73 130,91442(4) 10,2(3) mnt β+ 131La (7/2+)
131mCe 61,8(1) keV 5,0(10) mnt β+ 131La (1/2+)
132Ce 58 74 131,911460(22) 3,51(11) jam β+ 132La 0+
132mCe 2340,8(5) keV 9,4(3) ms IT 132Ce (8−)
133Ce 58 75 132,911515(18) 97(4) mnt β+ 133La 1/2+
133mCe 37,1(8) keV 4,9(4) hri β+ 133La 9/2−
134Ce 58 76 133,908925(22) 3,16(4) hri EC 134La 0+
135Ce 58 77 134,909151(12) 17,7(3) jam β+ 135La 1/2(+)
135mCe 445,8(2) keV 20(1) dtk IT 135Ce (11/2−)
136Ce 58 78 135,907172(14) Stabil Secara Pengamatan[n 8] 0+ 0,00185(2) 0,00185–0,00186
136mCe 3095,5(4) keV 2,2(2) µdtk 10+
137Ce 58 79 136,907806(14) 9,0(3) jam β+ 137La 3/2+
137mCe 254,29(5) keV 34,4(3) jam IT (99,22%) 137Ce 11/2−
β+ (0,779%) 137La
138Ce 58 80 137,905991(11) Stabil Secara Pengamatan[n 9] 0+ 0,00251(2) 0,00251–0,00254
138mCe 2129,17(12) keV 8,65(20) mdtk IT 138Ce 7-
139Ce 58 81 138,906653(8) 137,641(20) hri EC 139La 3/2+
139mCe 754,24(8) keV 56,54(13) dtk IT 139Ce 11/2−
140Ce[n 10] 58 82 139,9054387(26) Stabil[n 11] 0+ 0,88450(51) 0,88446–0,88449
140mCe 2107,85(3) keV 7,3(15) µdtk 6+
141Ce[n 10] 58 83 140,9082763(26) 32,508(13) hri β 141Pr 7/2−
142Ce[n 10] 58 84 141,909244(3) Stabil Secara Pengamatan[n 12][2][3] 0+ 0,11114(51) 0,11114–0,11114
143Ce[n 10] 58 85 142,912386(3) 33,039(6) jam β 143Pr 3/2−
144Ce[n 10] 58 86 143,913647(4) 284,91(5) hri β 144mPr 0+
145Ce 58 87 144,91723(4) 3,01(6) mnt β 145Pr (3/2−)
146Ce 58 88 145,91876(7) 13,52(13) mnt β 146Pr 0+
147Ce 58 89 146,92267(3) 56,4(10) dtk β 147Pr (5/2−)
148Ce 58 90 147,92443(3) 56(1) dtk β 148Pr 0+
149Ce 58 91 148,9284(1) 5,3(2) dtk β 149Pr (3/2−)#
150Ce 58 92 149,93041(5) 4,0(6) dtk β 150Pr 0+
151Ce 58 93 150,93398(11) 1,02(6) dtk β 151Pr 3/2−#
152Ce 58 94 151,93654(21)# 1,4(2) dtk β 152Pr 0+
153Ce 58 95 152,94058(43)# 500# mdtk [>300 ndtk] β 153Pr 3/2−#
154Ce 58 96 153.94342(54)# 300# mdtk [>300 ndtk] β 154Pr 0+
155Ce 58 97 154,94804(64)# 200# mdtk [>300 ndtk] β 155Pr 5/2−#
156Ce 58 98 155,95126(64)# 150# mdtk β 156Pr 0+
157Ce 58 99 156,95634(75)# 50# mdtk β 157Pr 7/2+#
Header & footer tabel ini:  view 
  1. ^ mCe – Isomer nuklir tereksitasi.
  2. ^ ( ) – Ketidakpastian (1σ) diberikan dalam bentuk ringkas dalam tanda kurung setelah digit terakhir yang sesuai.
  3. ^ # – Massa atom bertanda #: nilai dan ketidakpastian yang diperoleh bukan dari data eksperimen murni, tetapi setidaknya sebagian dari tren dari Permukaan Massa (trends from the Mass Surface, TMS).
  4. ^ a b # – Nilai yang ditandai # tidak murni berasal dari data eksperimen, tetapi setidaknya sebagian dari tren nuklida tetangga (trends of neighboring nuclides, TNN).
  5. ^ Mode peluruhan:
    EC: Penangkapan elektron
    IT: Transisi isomerik


    p: Emisi proton
  6. ^ Simbol tebal sebagai anak – Produk anak stabil.
  7. ^ ( ) nilai spin – Menunjukkan spin dengan argumen penempatan yang lemah.
  8. ^ Diteorikan mengalami peluruhan β+β+ menjadi 136Ba dengan waktu paruh lebih dari 38×1015 tahun
  9. ^ Diteorikan mengalami peluruhan β+β+ menjadi 138Ba dengan waktu paruh lebih dari 150×1012 tahun
  10. ^ a b c d e Produk fisi
  11. ^ Secara teoritis mampu mengalami fisi spontan
  12. ^ Diteorikan mengalami peluruhan ββ menjadi 142Nd atau α menjadi 138Ba dengan waktu paruh lebih dari 2,9×1018 tahun

Referensi

sunting
  1. ^ Meija, J.; Coplen, T. B. (2016). "Atomic weights of the elements 2013 (IUPAC Technical Report)". Pure Appl. Chem. 88 (3): 265–91. doi:10.1515/pac-2015-0305.
  2. ^ Kondev, F.G.; Wang, M.; Huang, W.J.; Naimi, S.; Audi, G. (2021). "The NUBASE2020 evaluation of nuclear properties" (PDF). Chinese Physics C. 45 (3): 98. doi:10.1088/1674-1137/abddae.
  3. ^ Belli, P.; Bernabei, R.; Danevich, F. A.; Incicchitti, A.; Tretyak, V. I. (2019). "Experimental searches for rare alpha and beta decays". European Physical Journal A. 55 (140): 4–6. doi:10.1140/epja/i2019-12823-2.


📚 Artikel Terkait di Wikipedia

Tabel periodik

Bill (2004), A Short History of Nearly Everything, Black Swan, hlm. 141–142, ISBN 978-0-552-15174-0, diarsipkan dari asli tanggal 2016-01-09, diakses

Nuklida stabil

Barium-137 Barium-138 Lantanum-139 Serium-136 (2E)* Serium-138 (2E)* Serium-140 Serium-142 (A, 2B)* Praseodimium-141 Neodimium-142 Neodimium-143 (A) Neodimium-145

Tabel periodik perluasan

alami. Aktivitas ini juga diduga disebabkan oleh transmutasi nuklir dalam serium alami, meningkatkan ambiguitas lebih lanjut atas pengamatan yang diklaim

Isotop praseodimium

peluruhan beta. Produk peluruhan utama sebelum 141Pr adalah isotop unsur 58 (serium) dan produk utama sesudahnya adalah isotop unsur 60 (neodimium). mPr – Isomer

Neodimium

Empat dari lima isotop stabilnya diprediksi akan meluruh menjadi isotop serium atau samarium dan hanya stabil secara pengamatan. Selain itu, beberapa isotop

Lutesium

dilarutkan dalam asam nitrat yang mengecualikan salah satu komponen utama, serium, yang oksidanya tidak larut dalam HNO3. Beberapa logam tanah jarang, termasuk

Praseodimium

residu yang ia sebut "lantana", yang pada gilirannya dipisahkan dari garam serium. Pada tahun 1885, ahli kimia Austria Baron Carl Auer von Welsbach memisahkan

Prometium

saat dipanaskan hingga 890 °C. Prometium berada dalam lantanida golongan serium dan secara kimiawi sangat mirip dengan unsur-unsur tetangganya. Karena ketidakstabilannya