Artikel ini perlu diterjemahkan ke bahasa Indonesia. |

Batu serpih (juga dikenal sebagai syale,[1][2] atau serpih, ditulis pula sebagai batuserpih tanpa spasi dalam jargon geologi, bahasa Inggris: shale) adalah batuan sedimen klastik berbutir halus yang terdiri dari lumpur yang merupakan campuran dari serpihan mineral - mineral lempung dan fragmen - fragmen kecil (partikel - partikel berukuran lanau) dari mineral lainnya, terutama kuarsa dan kalsit. Rasio antara lempung dengan mineral - mineral lainnya bervariasi.[3] Syale dicirikan dengan sela di sepanjang lamina tipis atau perlapisan paralel yang memiliki ketebalan kurang dari satu sentimeter, yang biasa disebut disebut fissility.[3]
Tekstur
suntingSyale biasanya menunjukkan fissility yang bermacam - macam pada lapisan - lapisannya, sering terpecah - pecah namun umumnya sejajar atau bahkan bisa juga berbentuk bidang perlapisan yang tak bisa dibedakan karena orientasinya sejajar mineral lempungnya menyerpih.[3] Batuan non-fisil (tak menyerpih) dengari komposisi yang sama tetapi terbuat dari partikel-partikel yang lebih kecil dari 0,06ย mm digambarkan sebagai batu lumpur (1/3 hingga 2/3 partikel lanau) atau batulempung (kurang dari 1/3 nya lanau). Batuan dengan ukuran partikel yang sama tetapi dengan sedikit lempung (lebih dari 2/3nya lanau ) disebut batu lanau.[3] Syale adalah batuan sedimen yang paling umum.[4]

Referensi
sunting- ^ "Arti kata syale". Kamus Besar Bahasa Indonesia. Badan Pengembangan dan Pembinaan Bahasa, Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah Republik Indonesia.
- ^ "shale". PASTI โ Padanan Istilah. Badan Pengembangan dan Pembinaan Bahasa, Kemendikbudristek. Diakses tanggal 2 Agustus 2025.
Padanan bahasa Indonesia untuk "shale"
- ^ a b c d Blatt, Harvey and Robert J. Tracy (1996) Petrology: Igneous, Sedimentary and Metamorphic, 2nd ed., Freeman, pp. 281โ292 ISBN 0-7167-2438-3
- ^ "Rocks: Materials of the Lithosphere โ Summary". Diakses tanggal 2007-07-31.