Pemilihan Umum Malawi 2019
Sebelum
2014
Sebelum
2020
21 May 2019
Pemilih terdaftar6,859,570
Kehadiran pemilih74.44%
Kandidat
ย 
Calon Peter Mutharika Lazarus Chakwera Saulos Chilima
Partai Democratic Progressive Party (Malawi) Malawi Congress Party UTM
Wakil Everton Chimulirenji Sidik Mia Michael Usi
Suaraย Popular 1,940,709 1,781,740 1,018,369
Persentase 38.57% 35.41% 20.24%
Presiden petahana
Peter Mutharika

Democratic Progressive Party (Malawi)

Presiden terpilih

Hasil dibatalkan
Pemilu baru diperintahkan

Pemilihan Umum (Pemilu) Malawi diselenggarakan pada tanggal 21 Mei 2019. Pemilu ini dilakukan untuk memilih Presiden, Majelis Nasional, dan anggota dewan pemerintah daerah.[1] Pada Pemilu Malawi 2019 itu, Presiden Petahana, Peter Mutharika dari Partai Progresif Demokrat terpilih kembali dan partainya mendapat kursi mayoritas di Majelis Nasional. Namun, pada bulan Februari 2020, Mahkamah Konstitusi Malawi membatalkan hasil pemilu karena terjadi penyimpangan yang meluas. Mahkamah Konstitusi Malawi akhirnya memerintahkan untuk mengadakan pemilihan ulang.[2]

Kandidat presiden

sunting

Sebanyak sepuluh kandidat terdaftar untuk mengikuti pemilu. Presiden Petahana, Peter Mutharika dari Partai Progresif Demokrat (DPP) mencalonkan diri untuk masa jabatan kedua. Wakil Presiden Saulos Chilima juga menentang pemilihan sebagai kandidat United Transformation Movement (UTM), setelah meninggalkan DPP pada 2018.[3] Kandidat lain termasuk Lazarus Chakwera (Partai Kongres Malawi) dan Atupele Muluzi (Front Demokratik Bersatu).

Awalnya, mantan Presiden Joyce Banda (Partai Rakyat) berencana untuk mencalonkan diri sebagai presiden, tetapi ia membatalkan pencalonannya dua bulan sebelum pemilihan. Ia kemudian mendukung kandidat oposisi Lazarus Chakwera. Ras Chikomeni Chirwa didiskualifikasi karena kekurangan dana dan gagal mengumpulkan tanda tangan yang cukup.[4]

Hasil awal

sunting
Kandidat Partai Suara %
Peter Mutharika Partai Progresif Demokrat 1,940,709 38.57%
Lazarus Chakwera Partai Kongres Malawi 1,781,740 35.41%
Saulos Chilima Gerakan Transformasi Bersatu 1,018,369 20.24%
Atupele Muluzi Front Bersatu Demokrat 235,164 4.67%
Peter Kuwani Gerakan Mbakuwaku untuk Pembangunan 20,369 0.40%
John Eugenes Chisi Partai Persartuan 19,187 0.38%
Hadwick Kaliya Independen 15,726 0.31%
Suara tidak valid 74,719 โ€“
Total 5,105,983 100
Pemilih terdaftar 6,859,570 74.44
Source: MEC, NPL

Referensi

sunting
  1. ^ MEC announces Malawi tripartite election date: May 21 2019 Nyasa Times, 21 February 2018
  2. ^ Dionne, Kim Yi; Dulani, Boniface (2020-02-04). "A Malawi court just ordered a do-over presidential election. Here's what you need to know". The Washington Post. Diakses tanggal 2024-01-13.
  3. ^ Malawi Vice President Saulos Chilima turns opposition candidate in race for polls in May Diarsipkan 2019-05-28 di Wayback Machine. Gulf Times, 14 January 2019
  4. ^ Ras Chikomeni pursuing case to be on ballot: Judge refuses injunction ex-parte Nyasa Times, 9 February 2019

๐Ÿ“š Artikel Terkait di Wikipedia

Daftar aktor dan aktris sulih suara Indonesia

KAORI Nusantara. Kusumanto, Dody (8 Agustus 2017). "Kamal Nasuti, Adith Sidik Permana, & Jessy Milianty Menjadi Seiyuu di Noragami". KAORI Nusantara.

Kabinet Malawi

Nyalonje Menteri Pertahanan Harry Mkandawire Menteri Air dan Sanitasi Abida Sidik Mia Menteri Energi Ibrahim Matola Menteri Pertanahan Deus Gumba Menteri Informasi

Siapa Takut Orang Ketiga

Imelda Threrinne sebagai Mia Darius Sinathrya sebagai James Dina Lorenza sebagai Indri Windy Wulandari sebagai Sonya Dian Sidik sebagai Rick Sambora Aylena

Sunarso (bankir)

yang Kini Pimpin Pegadaian". Liputan6.com. Diakses tanggal 2018-08-10. Sidik, Syahrizal. "Ini Rekam Jejak Sunarso, Dirut Baru Bank BRI". CNBC Indonesia

Yowis Ben Finale

sebagai Cak Jon / Sujono Anya Geraldine sebagai Asih Anggika Bรถlsterli sebagai Mia Devina Aureel sebagai Stevia Clairine Clay sebagai Alisa Putri Ayudya sebagai

Utusan dari Surga

Hans Christian Hosman Ichal Muhammad Darti Manulang Choky Adriano Muhammad Sidik Edward Robby Tremonti Iqbal Pakula Billy Boedjanger Femmy Permatasari Guntur

Abdurrahman Baswedan

kebangsaan yang lebih luas dengan masuk ke dalam Majelis Islam ala Indonesia (MIAI) pada 1937. Pada masa pendudukan Jepang, A.R. Baswedan diangkat sebagai anggota

Banyak Jalan Menuju Rhoma

Mia pun mendukung. Dengan penuh sabar, Pak Haji Rhoma Irama menasihati puterinya untuk dapat menjalankan keduanya secara bersamaan. Hingga Mama Mia dan