📑 Table of Contents
Sinabar
Sinabar
Umum
KategoriMineral
Rumus kimiaMerkuri(II) sulfida, HgS
Klasifikasi Strunz2.CD.15a
Identifikasi
Skala Mohs (kekerasan)2.0-2.5


Sinabar (/ˈsɪnəbɑːr/) dan cinnabarite (/sɪnəˈbɑːrt/), yang tampaknya berasal dari kata bahasa Yunani Kuno: κιννάβαρι[6] (kinnabari), merujuk kepada bebatuan bata berwarna bata merah berunsur merkuri(II) sulfida, berumur HgS, yang merupakan sumber bijih paling umum untuk mendapatkan unsur merkuri.

Sinabar digunakan sebagai pewarna sejak zaman kuno di Timur Dekat.

Pada zaman kuno, sinabar digunakan sebagai pengobatan sejak 2000 tahun terakhir. Beberapa rujukan tersedia dalam teks-teks Sanskerta.

Referensi

sunting
  1. ^ Myers, R.J. (1986). "The new low value for the second dissociation constant of H2S. Its history, its best value, and its impact on teaching sulfide equilibria". J. Chem. Ed. 63: 689, 687–690.
  2. ^ Mineralienatlas
  3. ^ "Cinnabar (Hgs)" (PDF). Rruff.geo.arizona.edu. Diakses tanggal 2015-07-24.
  4. ^ "Cinnabar: Cinnabar mineral information and data". Mindat.org. Diakses tanggal 2015-07-24.
  5. ^ "Cinnabar Mineral Data". Webmineral.com. Diakses tanggal 2015-07-24.
  6. ^  Chisholm, Hugh, ed. (1911). "Cinnabar" . Encyclopædia Britannica. Vol. 6 (Edisi 11). Cambridge University Press. hlm. 376.

Bacaan tambahan

sunting
  • Susan Stewart, 2014, "'Gleaming and deadly white': Toxic cosmetics in the Roman world," pp. 84f, 79-88, in History of Toxicology and Environmental Health: Toxicology in Antiquity II (Philip Wexler, Ed.), New York, NY, USA:Academic Press, ISBN 0-12-801634-5

Barone G., Di Bella M., Mastelloni M.A., Mazzoleni P., Quartieri S., Raneri S., Sabatino G., Vailati C.,Pottery production of the pittore di lipari: chemical and mineralogical analysis of the pigments, in 2 end European Mineralogical Conference, emc2016 “Minerals, fluids and rocks: alphabet and words of planet earth”, Rimini, 11-15 sett. 2016, p. 716

Pranala luar

sunting

Templat:Ores

📚 Artikel Terkait di Wikipedia

Raksa

seluruh dunia sebagian besar sebagai sinabar (merkurisulfida). Pigmen merah vermilion diperoleh dengan menggiling sinabar alami atau merkurisulfida sintetis

Kalomel

produk dalam deposit raksa. Ia terbentuk dengan raksa alami, amalgam, sinabar, tetrahedrit merkuri, eglestonit, terlinguait, montroydit, kleinit, moscelit

Kerajaan Kadiri

pernis, seladon dan perlengkapan porselen putih, dan bahan kimia seperti sinabar, tawas, dan arsen sulfida yang digunakan dalam produksi pencelupan dan

Merah merona

merah menyala yang awalnya merupakan pewarna yang terbuat dari batuan sinabar. Warna ini banyak digunakan dalam seni dan dekorasi era Romawi Kuno, naskah

Sindur (bubuk)

berakhirnya pernikahan. Bahan tradisional utama dari sindur berasal dari sinabar, kunyit dan kapur. Sebagian produk sindur komersial mengandung bahan sintesis

Museum Geologi Tiongkok

manusia Gua Atas di Zhoukoudian, Beijing, kristal sinabar 237 gram yang dijuluki sebagai "Raja Sinabar" dan lebih dari 60 produk mineral baru yang ditemukan

Abu vulkanik

pada pengolahan emas. Sumber utama merkuri di alam berasal dari mineral sinabar (cinnabar) dan dikenal berbahaya karena bersifat racun dan karsinogenik

Punggok minahasa

boobook atau cinnabar hawk-owl, mengacu pada warnanya yang mengingatkan pada sinabar, yakni batuan berkandungan raksa-sulfida berwarna merah terang. Burung