Cukil kayu dari dua adegan dari fabel tersebut dalam Ysopu hystoriado, Sevilla 1521

Singa dan Tikus adalah salah satu Fabel Aesop, bernomor 150 dalam Perry Index. Terdapat juga varian-varian Timur dari cerita tersebut, semuanya mendemonstrasikan ketergantungan saling menguntungkan tanpa memandang ukuran atau status. Pada zaman Renaisans, fabel tersebut dimajukan untuk menentang ambisi sosial.

Referensi

sunting

Pranala luar

sunting

📚 Artikel Terkait di Wikipedia

Singa

Singa (Panthera leo) adalah kucing besar dari genus Panthera, yang kini persebarannya hanya terbatas di Afrika Sub-Sahara dan India. Hewan ini memiliki

Barongsai

yang menyerupai singa. Berdasarkan kepercayaan masyarakat Tionghoa, singa dianggap sebagai simbol keberanian, kekuatan, kebijakan dan keunggulan. Barongsai

Hewan pengerat

atas dan bawah yang tumbuh terus-menerus. Hewan pengerat yang terkenal meliputi mencit, tikus, bajing, anjing padang rumput, landak, biwara, tikus belanda

Aesop Fable

Indonesia. Semut dan Belalang Rubah Tak Berekor Angin Utara dan Matahari Singa dan Tikus Kelinci dan Kura-Kura Rusa dan Singa Burung Gagak dan Kawanan Burung

Kucing

telah dijinakkan, tetapi bisa juga merujuk kepada "kucing besar" seperti singa dan harimau yang juga termasuk jenis kucing. Kucing telah membaur dengan manusia

Wahana

mitologi, dan kangkala hewan campuran. Kendaraan Agni, Kama, dan Durga masing-masing adalah domba jantan, burung kakatua, dan macan atau singa. Garuda,

Shiva (seri televisi)

Kera Tinku Kera Don Kera Simpanse Kera Anak Simpanse Kera Monyet Harimau Singa Beruang Hitam Beruang Kutub Beruang Besar Anak Beruang Pinguin Pinguin Islandia

Mickey Mouse Works

Miki Tikus dan teman-temannya. Ini adalah kartun Mickey's Mouse Tracks yang dibuah. Miki Tikus, Mini Tikus, Donal Bebek, Desi Bebek, Gufi, Pluto dan Profesor