Salah satu jalanan di Sittwe

Sittwe (dahulu dikenal sebagai Akyab) ialah sebuah kota pelabuhan yang besar, terletak di sebuah mulut sungai dekat pesisir tempat pertemuan Sungai Kaladan, Myu dan Lemyo, di barat Myanmar. Kota ini berpenduduk 181.000 jiwa. Sittwe adalah tempat pelabuhan ekspor beras. Pada masa penjajahan Britania Raya, kota ini menjadi pelabuhan kapal perang.

Mayoritas penduduk kota ini beragama Buddha namun ada pula komunitas Muslim dan sering terjadi ketegangan antara kedua komunitas ini di Sittwe.[1]

Referensi

sunting

๐Ÿ“š Artikel Terkait di Wikipedia

Pelabuhan Sittwe

Pelabuhan Sittwe adalah sebuah pelabuhan yang terletak di Sittwe, Rakhine, Myanmar. Pembangunan Pelabuhan Sittwe sepenuhnya ditanggung oleh Pemerintah

Masjid Jama Sittwe

Masjid Jama Sittwe atau Masjid Jama Akyab adalah sebuah masjid yang berada di kota Sittwe, Myanmar. Masjid berumur 160 tahun ini ditutup pada tahun 2012

Bandar Udara Sittwe

Bandar Udara Sittwe (IATA: AKY,ย ICAO: VYSW) adalah bandar udara yang berada di Sittwe, Negara Bagian Rakhine, Burma. Informasi bandar udara World Aero

Koridor Siliguri

karena adanya rute transportasi baru yaitu Pelabuhan Sittwe yang menghubungkan Kolkata dengan Sittwe di Rakhine, Myanmar. Koridor Siliguri terletak di Benggala

Negara Bagian Rakhine

seluas 36.762 kilometer persegi (14.194ย sqย mi) dan ibu kotanya bertempat di Sittwe. Di negara bagian ini, juga tinggal etnis Rohingya, sebagai kelompok minoritas

Daftar Ibu Kota Myanmar

Mawlamyaing/Moulmein was the capital of the Tenesserim Division while Sittwe/Akyab was that of the Arakan Division of British India. The start date is

Bahasa Rakhine

untuk wilayah Rakhine. Bahasa Arakan dapat dibagi menjadi tiga dialek: Sittweโ€“Marma (sekitar dua pertiga pembicara), Ramree, dan Thandwe. Rakhine ("Arakanese")

Kyaw Hla Aung

mantan tahanan politik. Ayahnya bertugas sebagai pegawai pengadilan di Sittwe, ibu kota Rakhine. Kyaw Hla Aung mengatakan bahwa keluarganya tidak memiliki