📑 Table of Contents
Slenthem
Slenthem slendro
Alat musik perkusi
Nama lainGendèr panembung
Klasifikasi Idiofon
Hornbostel–Sachs111.222
(Metalofon pelat)
PenciptaEtnis Jawa
Alat musik terkait
Gendèr

Slenthem (bahasa Jawa: ꦱ꧀ꦭꦼꦟ꧀ꦛꦼꦩ꧀) adalah salah satu instrumen gamelan yang terdiri dari lembaran lebar logam tipis yang diuntai dengan tali dan direntangkan di atas tabung-tabung dan menghasilkan dengungan rendah atau gema yang mengikuti nada saron (balungan) bila ditabuh.[1][2] Karena termasuk keluarga gendèr, alat musik ini terkadang disebut gendèr panembung.[3] Seperti halnya pada instrumen lain dalam satu set gamelan, slenthem memiliki versi slendro dan versi pelog.[4]

Cara memainkan

sunting

Cara menabuh slenthem mengikuti tabuhan balungan saron. Tangan kanan mengayunkan pemukulnya dan tangan kiri melakukan pathet, yaitu menahan getaran yang terjadi pada lembaran logam.[5] Hal ini dilakukan agar tidak menyebabkan dengungan yang tidak perlu saat menabuh gamelan. Artinya jika telah memukul nada 1 (ji) dan akan memukul nada 2 (ro), maka nada 1 di-pathet.[6][1]

Untuk tempo penabuhan, cara yang digunakan sama seperti halnya bila menggunakan saron. Namun untuk keadaan tertentu misalnya demung imbal, maka slenthem dimainkan untuk mengisi kekosongan antara nada balungan yang ditabuh lambat dengan menabuh dua kali lipat ketukan balungan.[7] Atau bisa juga pada kondisi slenthem harus menabuh setengah kali ada balungan karena balungan sedang ditabuh cepat, misalnya ketika gendhing Gangsaran pada adegan perangan.[8][1]

Referensi

sunting
  1. ^ a b c "Alat Musik Gamelan dan Fungsinya". Kompas. Diakses tanggal 2026-01-28.
  2. ^ Sugiarto, R. Toto (2016-01-01). Ensiklopedi Seni Dan Budaya 2: Alat Musik Tradisional. Media Makalangan. hlm. 42. Pemeliharaan CS1: Status URL (link)
  3. ^ Setianto 2022, hlm. 4.
  4. ^ Khuluq, Akhmalul (2016-06-18). Alat Musik Tradisional Nusantara. JPBOOKS. hlm. 43. ISBN 978-602-206-480-0. Pemeliharaan CS1: Status URL (link)
  5. ^ r.search.yahoo.com https://r.search.yahoo.com/_ylt=Awrx_1oBo4RpDgIAXu7LQwx.;_ylu=Y29sbwNzZzMEcG9zAzIEdnRpZAMEc2VjA3Ny/RV=2/RE=1771509762/RO=10/RU=https://perpusteknik.com/cara-memainkan-alat-musik-slenthem//RK=2/RS=QJjDu6T5.C.z0wTPf3AIRxcYxy8-. Diakses tanggal 2026-02-05.
  6. ^ Karahinan 1991, hlm. 24.
  7. ^ Setianto 2022, hlm. 6.
  8. ^ Setianto 2022, hlm. 14.

Daftar pustaka

sunting

📚 Artikel Terkait di Wikipedia

Gamelan

Penerus 2 Set Kenong 2 Set Kethuk 1 Buah Kempyang 1 Buah Kemong 2 Buah Slenthem (Gender Panembung) 2 Buah Slentho 2 Buah Cluring 3 Buah Gender Barung (Gender)

Gamelan Jawa

Kendang Bonang Bonang Penerus Demung Saron Peking (Gamelan) Kenong & Kethuk Slenthem Gender Gong Gambang Rebab Siter Suling Kempul Kendhang berfungsi untuk

Gendèr

fungsinya terbagi menjadi tiga yaitu gendèr barung, gendèr panerus, dan slenthem. Gendèr masih berkerabat dengan alat musik gamelan Bali, gangsa. Gendèr

Slentho

memiliki keratabasa yang berbunyi slenthem sing mlentho, karena alat musik ini memiliki suara yang mirip slenthem tetapi untuk menghasilkan bunyinya

Gamelan Keraton Yogyakarta

dari kendang, bonang, panerus, gender, gambang, suling, siter, clempung, slenthem, demung dan saron. Selain itu ada gong, kenong, kethuk, japan, kempyang

Notasi gamelan

pengembangan permainan alat musik lain dalam gamelan. Instrumen seperti saron dan slenthem biasanya memainkan balungan secara langsung, sementara instrumen lain seperti

Balungan

dikenal sebagai "ricikan balungan", yang meliputi saron barung, demung, dan slenthem. Ketiga instrumen ini memainkan melodi balungan secara serempak. Meskipun

Santiswara Larasmadya

komposisi tersebut kadang dilengkapi dengan instrumen tambahan seperti slenthem, gender, dan gong. Penambahan instrumen ini bertujuan untuk menciptakan