Slice Indonesia adalah perusahaan perangkat lunak sebagai layanan asal Indonesia yang bergerak di bidang pemasaran influencer. Slice Group didirikan pada awal tahun 2022 oleh Jesse Bouman dan Nesha Hanzdima.[1] Produk utama mereka adalah platform pembayaran influencer, yang dirancang untuk membantu merek dan agensi mendistribusikan pembayaran ke banyak influencer sekaligus, dan memastikan influencer mendapatkan bayaran di waktu yang tepat.[2]

Slice Indonesia
Logo Slice Group
Jenis situs
Pemasaran
Tersedia dalamIndonesia, Inggris
Kantor pusat
PemilikPT Sarana Kreator Teknologi
Tokoh kunciJesse Bouman (Founder dan CEO, Slice Group)
Nesha Hanzdima (Co-founder dan COO, Slice Group)
URLslice.id
Bersifat komersial?Ya
Diluncurkan2022
StatusAktif

Sejarah

sunting

Setelah bertahun - tahun bekerja di industri kreatif, Jesse Bouman, mantan kepala inovasi dan teknologi di Mindshare Worldwide, dan Nesha Hanzdima, pendiri rumah produksi Violad Creative Studio, berinisiasi membangun sebuah platform yang dapat menyederhanakan operasional pemasaran influencer serta skema pembayarannya untuk membantu konten kreator, agensi, maupun merek agar dapat bekerja dengan lebih efisien. Pada awal tahun 2022, Slice Group pun secara resmi didirikan.[3]

Perangkat Lunak

sunting

Perangkat lunak yang didirikan oleh Slice Group adalah sebuah platform yang dirancang untuk menyederhanakan alur pembayaran kegiatan pemasaran influencer, mulai dari penandatanganan kontrak, perhitungan pajak, hingga pembayaran.[4]

Selain itu, platform ini juga menawarkan beragam fitur lain yang dirancang untuk memenuhi kebutuhan merek, dan agensi yang memungkinkan merek untuk untuk dapat bekerja sama dengan banyak influencer sekaligus dalam satu kampanye.[5]

Platform Slice juga menyediakan fitur yang dapat membantu konten kreator mendapatkan peluang kolaborasi, yang diantaranya adalah media kit atau sejenis portofolio konten kreator yang dapat menampilkan performa media sosial secara otomatis untuk ditampilkan kepada merek ataupun agensi.[6]

Fitur Keuangan

sunting

Di akhir tahun 2023, Slice Group berencana untuk menambahkan fitur keuangan di dalam platformnya, yang diantaranya adalah invoice pembayaran dan dompet elektronik untuk merek, agensi, dan konten kreator.[7] Invoice pembayaran diharapkan dapat membantu merek dan agensi untuk mengelola arus kas, sedangkan dompet elektronik untuk memfasilitasi pembayaran serta melacak riwayat transaksi.[8]

Pendanaan

sunting

Di bulan Juni 2023 Slice Group mengumumkan perolehan investasi sebesar US$645.000 (sekitar 9,6 miliar rupiah) pada pendanaan modal benih.[9]

Penghargaan

sunting

Di bulan Juni 2023, Slice Group masuk ke dalam 50 perusahaan rintisan naik daun di Asia Tenggara versi Tech in Asia.[10]

Referensi

sunting
  1. ^ Sainul. "Intudo Ventures, Arise back Indonesian influencer marketing startup Slice Group". e27 (dalam bahasa Inggris). Diakses tanggal 2023-08-03.
  2. ^ "Intudo Ventures, Arise led $645k Seed funding raised by Slice". Incubees (dalam bahasa American English). Diakses tanggal 2023-08-03.
  3. ^ Staff, TechNode Global (2023-06-21). "Indonesia's Slice closes $645,000 seed round led by Intudo Ventures and Arise". TechNode Global (dalam bahasa American English). Diakses tanggal 2023-08-03.
  4. ^ Liputan6.com (2024-04-05). "Inovasi Fitur Pembayaran dan E-Kontrak Influencer". liputan6.com. Diakses tanggal 2024-04-05. Pemeliharaan CS1: Nama numerik: authors list (link)
  5. ^ Liputan6.com (2023-06-22). "Slice Group Raih Pendanaan Rp 9,6 Miliar: Ingin Bantu Brand Terhubung dengan Konten Kreator di Indonesia". liputan6.com. Diakses tanggal 2023-08-03. Pemeliharaan CS1: Nama numerik: authors list (link)
  6. ^ "Indonesia's Slice Group carves its name with a $645K seed". www.backscoop.com. Diakses tanggal 2023-08-03.
  7. ^ "ID Digest: Moladin buys multi-finance firm Pro Car; Slice Group raises seed funding". DealStreetAsia (dalam bahasa Inggris). Diakses tanggal 2023-08-03.
  8. ^ "Tech in Asia Indonesia - Menghubungkan Ekosistem Startup Indonesia". id.techinasia.com (dalam bahasa American English). Diakses tanggal 2023-08-03.
  9. ^ DivyaDubey (2023-06-21). "Slice Group Mendapatkan Seed Funding $645K untuk Meningkatkan Influencer Marketing di Indonesia". Marketing In Asia. Diakses tanggal 2023-08-03.
  10. ^ "Tech in Asia - Connecting Asia's startup ecosystem". www.techinasia.com (dalam bahasa American English). Diakses tanggal 2023-08-03.

๐Ÿ“š Artikel Terkait di Wikipedia

Penggalan kehidupan

Penggalan kehidupan (bahasa Inggris: slice of lifecode: en is deprecated ) menggambarkan penampilan pengalaman sehari-hari dalam seni dan hiburan. Dalam

Virgin Interactive

asli tanggal 2018-02-27. Diakses tanggal 2020-08-30. "Blockbuster Buys Slice Of Virgin Video Game Division". Billboard: 5. January 29, 1994. "Blockbuster

Lippo Mall Nusantara

sejumlah tenant-tenant yang cukup ternama, seperti department store Centro, A Slice of New York, restoran La Porchetta, Schwabing, Giant (diganti Foodmart)

Wong Coco

Wong Coco adalah group perusahaan dan juga menjadi merek produk makanan dan minuman dari perusahaan PT Keong Nusantara Abadi yang didirikan pada tahun

Teem

menurun pada 1980-an, sehingga dihentikan di tahun 1984. Penerusnya adalah Slice rasa lemon-jeruk nipis, Sierra Mist dan Starry. Belakangan produk ini juga

Danau Baikal

Diakses tanggal 9 August 2009. S. Hudgins (2003). The Other Side of Russia: A Slice of Life in Siberia and the Russian Far East. Texas A&M University Press

Doritos

(2006). Encyclopedia of Junk Food and Fast Food. Greenwood Publishing Group. ISBNย 978-0-313-33527-3. Stalk, George; Lachenauer, Rob; Butman, John (2004)

Merlin Network

Katie Allen (22 Januari 2007). "Indie music labels join together to grab a slice of online revenues" (dalam bahasa Inggris). The Guardian. Diakses tanggal