Wilayah Slowakia yang dihuni oleh etnik Hungaria. Etnik Hungaria merupakan etnik minoritas terbesar di Slowakia, berjumlah 455.028 penduduk atau 7,75% dari total populasi (sensus 2021)[1]
ย ย 50โ€“100%
ย ย 10โ€“50%
ย ย 0โ€“10%

Slowakisasi adalah proses asimilasi budaya secara paksa terhadap orang-orang yang bukan berasal dari kelompok etnis Slowakia dengan tujuan agar mereka meninggalkan bahasa dan budaya mereka dan menggantinya dengan bahasa dan budaya Slowakia. Proses ini dilakukan oleh pemerintah Cekoslowakia khususnya setelah Perang Dunia II di wilayah Slowakia. Penggunaan istilah ini biasanya berkaitan dengan upaya untuk mengasimilasi kelompok etnik Hungaria yang merupakan kelompok mayoritas di wilayah selatan Slowakia, tetapi juga berdampak terhadap orang Jerman, Polandia, Ukraina, Rusyn (Rutenia), dan Yahudi.

Bacaan lebih lanjut

sunting
  • Van Duin, Pieter; Polรก, Zuzana (2000). DEMOCRATIC RENEWAL AND THE HUNGARIAN MINORITY QUESTION IN SLOVAKIA. European Societies. Vol.ย 2, Issue 3. hlm.ย 335โ€“360. doi:10.1080/146166900750036303.
  • Fisher, Sharon (2006). Political Change in Post-Communist Slovakia and Croatia: From Nationalist to Europeanist. Palgrave Macmillan. ISBNย 978-1-4039-7286-6.

Referensi

sunting
  1. ^ "Slovak census 2021, 2011, 2001". Portal.statistics.sk. Diakses tanggal 17 March 2022.



๐Ÿ“š Artikel Terkait di Wikipedia

Westernisasi

(kategorisasi rasial) Rasisme Latinisasi Rumanianisasi Rusifikasi Sinifikasi Slowakisasi Interpretasi ras sosial Sinkretisme Turkifikasi Ukrainisasi Budaya Barat

Bratislava

menjadi kota multietnis, tetapi dengan tren demografi yang berbeda. Karena Slowakisasi, proporsi orang Slowakia dan Ceko meningkat di kota, sedangkan proporsi

Orang Hungaria di Slowakia

melakukan pertukaran penduduk. Selain itu, pada tahun 1945, kebijakan Slowakisasi dimulai dengan tujuan untuk mengasimilasi orang-orang Hungaria. "Census: