Jerapah retikulasi (Giraffa reticulata[1] atau Giraffa camelopardalis reticulata[2]) adalah spesies/subspesies jerapah yang berasal dari Tanduk Afrika. Jerapah ini dibedakan dari jenis jerapah lainnya berdasarkan bulunya, yang terdiri dari bintik-bintik besar, poligonal (atau persegi), seperti balok, yang memanjang ke kaki bagian bawah, ekor, dan wajah. Bintik-bintik merah hati yang menonjol ini juga menunjukkan lebih sedikit warna putih di antara bintik-bintik tersebut, jika dibandingkan dengan spesies jerapah lainnya.[3] Dengan tinggi hingga 6 meter, jerapah retikulasi adalah subspesies jerapah terbesar dan hewan darat tertinggi secara umum.[2][4] Meskipun jerapah retikulasi mungkin masih dapat ditemukan di beberapa bagian wilayah jelajahnya, seperti wilayah Somalia dan Etiopia, populasi utamanya berada di Kenya.[5][6] Ada sekitar 8.500 individu yang hidup di alam liar. Baik di penangkaran maupun di alam liar, pada tahun 2024 ada 15.785 individu di seluruh dunia.[butuh rujukan]

Jerapah retikulasi di Kebun Binatang San Francisco, San Francisco, California, Amerika Serikat

Jerapah retikulasi dapat kawin silang dengan spesies jerapah lain di penangkaran, atau jika mereka bersentuhan dengan spesies jerapah lain di alam liar, seperti jerapah Masai (G. camelopardalis tippelskirchii).

Bersama dengan jerapah Masai yang disebutkan di atas, serta jerapah Baringo atau Rothschild (G. c. rothschildi), jerapah retikulasi termasuk spesies jerapah yang paling sering terlihat di taman hewan dan kebun binatang.[7]

Referensi

sunting
  1. ^ Groves, Colin; Grubb, Peter (2011). Ungulate Taxonomy (dalam bahasa Inggris). JHU Press. hlm.ย 68โ€“70. ISBNย 9781421400938.
  2. ^ a b "Netzgiraffe - Tierpark Hellabrunn". www.hellabrunn.de. Diakses tanggal 2024-07-29.
  3. ^ "Giraffe | National Geographic". 2011-03-10. Diarsipkan dari asli tanggal October 12, 2016. Diakses tanggal 2018-03-20.
  4. ^ "Tierart (Detailansicht)". www.wilhelma.de (dalam bahasa Jerman). Diakses tanggal 2024-07-29.
  5. ^ "Rare white giraffes spotted in Kenya conservation area".
  6. ^ "Observations - iNaturalist". iNaturalist. Diakses tanggal 3 February 2024.
  7. ^ ISIS (2010).
  • Bercovitch FB, Berry PSM. 2009. Reproductive life history of Thornicroft's giraffe in Zambia. African Journal of Ecology. 48(2):535-538. http://dx.doi.org/10.1111/j.1365-2028.2009.01145.x
  • Bercovitch FB, Berry PSM. 2012. Herd composition, kinship and fission-fusion social dynamics among wild giraffe. African Journal of Ecology. 51(2):206-216. http://dx.doi.org/10.1111/aje.12024
  • Bercovitch FB, Deacon F. 2015. Gazing at a giraffe gyroscope: Where are we going? African Journal of Ecology. 53(2):135-146. http://dx.doi.org/10.1111/aje.12222
  • Dagg AI. 2014. Giraffe: biology, behaviour and conservation. Cambridge, UK: Cambridge University Press.
  • Fennessy J. 2009. Home range and seasonal movements of Giraffa camelopardalis angolensis in the northern Namib Desert. African Journal of Ecology. 47(3):318.
  • Pellew RA (1984b) The feeding ecology of a selective browser, the giraffe (Giraffa camelopardalis tippelskirchi). Journal of Zoology 202: 57โ€“ 81.
  • Langman VA. 1977. Cow-calf relationships in giraffe (Giraffa camelopardalis giraffa). Ethology. 43(3):264-286. http://dx.doi.org/10.1111/j.1439-0310.1977.tb00074.x
  • Wilson DE, Mittermeier RA, editors. Handbook of the mammals of the world, volume 2. Barcelona (Spain): Lynx Edicions; c2011. Family Giraffidae, Hoofed Mammals; p.ย 788-802.

Pranala luar

sunting

๐Ÿ“š Artikel Terkait di Wikipedia

Perang Jayakarta (1619)

Cambridge University Press. Ota, A. (2006). Change of regime and social dynamics in West Java: society, state and the outer world of Banten 1750-1830

Sajarah Banten

979-461-650-8, 9789794616505. ลŒta, Atsushi (2006). Changes of Regime And Social Dynamics in West Java: Society, State And the Outer World of Banten, 1750-1830

Lembaga Dakwah Kampus

REFORMASI 1998. Jurnal Puitika. Schneider, Nadja-Christina (2011). Social Dynamics 2.0: Researching Change in Times of Media Convergence: Case Studies

Pengetahuan Holokaus di Jerman Nazi dan wilayah pendudukan Jerman di Eropa

Nazi-Occupied Belarus". The Holocaust and European Societies: Social Processes and Social Dynamics (dalam bahasa Inggris). Palgrave Macmillan UK. hlm.ย 89โ€“103

Mahmud Badaruddin I

Routledge, ISBNย 0-203-42666-5 ลŒta, Atsushi (2006), Changes of Regime And Social Dynamics in West Java: Society, State And the Outer World of Banten, 1750-1830

Harem (zoologi)

Hoffman, Christy L.; and Radtke, Jennifer M. "One-Male Harems and Female Social Dynamics in Guinea Baboons Diarsipkan 2018-08-23 di Wayback Machine.." Folia

Daftar karya tentang Perusahaan Hindia Timur Belanda

Uitgeverij Balans, 2005) [in Dutch] Ota, Atsushi: Changes of Regime and Social Dynamics in Jawa Barat: Society, State and the Outer World of Banten, 1740โ€“1830

The Number (buku)

The Number and prison life writing in postโ€apartheid South Africa". Social Dynamics. 35 (2): 231โ€“243. doi:10.1080/02533950903076154. ISSNย 0253-3952. Jefferson