Soedomo Mergonoto atau Go Tek Hwie (Hanzi: ๅดๅพท่พ‰;[1] lahir 3 Mei 1950) adalah seorang pengusaha Tionghoa-Indonesia kelahiran Surabaya. Ia merupakan CEO PT Kapal Api Global yang memproduksi produk minuman Kopi Kapal Api. Ia lahir dari pasangan Go Soe Loet dan Poo Guan Can. Ia merintis bisnis kopi sejak 1927.[2] Ia memiliki istri bernama Mimihetty Layani dan memiliki empat anak bernama Christeven Mergonoto, Vincent Christopher Mergonoto, Kevin Christopher Mergonoto, dan Angelica Carolyne Mergonoto.[3]

Referensi

sunting
  1. ^ "Cheng Yu Pilihan Owner Kapal Api Soedomo Mergonoto: Shuo Zhe Wu Xin, Ting Zhe You Yi". Harian Disway.
  2. ^ "Profil Bos Kopi Kapal Api, Soedomo Mergonoto Sempat Jualan Kopi di Pelabuhan dan Kernet Bemo". Tempo.co.
  3. ^ "Anak dan Istrinya Difitnah, Bos Kopi Kapal Api: Mereka Ciptakan Kebohongan Brutal". Berita Satu.


๐Ÿ“š Artikel Terkait di Wikipedia

Santos Jaya Abadi

Wie (Soedomo Mergonoto) kemudian yang nampak serius menekuni bisnis kopi Kapal Api, dengan menjajakannya dengan sepeda ontel. Maka kemudian Soedomo menjadi

Sudomo

Laksamana TNI (Purn.) Muhammad Sudomo (20 September 1926ย โ€“ย 18 April 2012) adalah seorang petinggi militer yang terkenal di masanya karena jabatannya sebagai

Politeknik Ilmu Pelayaran Semarang

nasional yang menjadi alumni dari sekolah ini antara lainย : Mas Pardi, Soedomo, Ali Sadikin, RE Martadinata, Yos Sudarso, Agoes Soebekti, R. Soehadi,

Sembilan Naga

(Kawan Lama Group) Tatang Budiono (Tong Tji) Sosrodjojo (Sinar Sosro) Soedomo Mergonoto (Kapal Api Group) Jaya Suprana (Djamu Djago) Fanny Kurniati (Bintang

R. Iskak

menyanyi dan juga olahraga. Mantan Wapres Try Sutrisno dan mantan Menkopolkam Soedomo pernah menjadi muridnya. Film-film yang pernah menjadi karyanya antara

Persema Malang

Sekretaris 1 R. Abdoel Rachman; Sekretaris 2 R. Soewarno; Bendahara R. Soedomo dan komisioner R. Koesno, Takim dan Soekaswati., membentuk kepengurusan

KRI Irian (201)

untuk menyelamatkan kapal penjelajah ini. Sehingga pada masa Laksamana Soedomo menjabat sebagai KSAL, maka KRI Irian dibesituakan (scrap) di Taiwan pada

Emmy Saelan

lengkap dengan taman berisi permainan anak. Pada tahun 1985, Menko Polkam Soedomo meresmikan monumen ini. Bentuk monumen tersebut runcing di bagian atasnya