📑 Table of Contents

Susu
Sosso
Laki-laki susu dengan alat musik tradisional pada tahun 1935
Jumlah populasi
ca 2.98 juta
Daerah dengan populasi signifikan
 Guinea2,730,114 (21.2%)[1]
 Sierra Leone203,779 (2.9%) [2]
 Guinea Bissau5,318 (0.36%) [3]
Bahasa
Susu, Prancis, Inggris, Krio
Agama
Islam Sunni
Kelompok etnik terkait
Suku-suku penutur bahasa Mande

Suku susu adalah kelompok etnis berbahasa Mande. Suku ini umumnya tinggal di Guinea dan Barat Laut Sierra Leone, khusunya di Distrik Kambia.[4][5] Selain itu juga terdapat komunitas kecil orang susu di negara sekitarnya, yaitu Guinea-Bissau dan Senegal.

Suku Susu adalah masyarakat Patrilineal, mayoritas Muslim, serta menyukai pernikahan silang sepupu secara endogami dengan rumah tangga poligini.[4] Suku ini juga memiliki sistem kasta seperti kebanyakan kelompok etnis berbahasa mande di Afrika Barat. Perajin dari suku Susu seperti pandai besi, tukag kayu, musisi, penghias, dan perajin kulit adalah kasta yang terpisah dan diyakini berasal dari era perbudakan pada abad pertengahan.[4][6]

Demografi dan bahasa

sunting

Bahasa mereka, yang disebut sebagai Sosoxui oleh penutur aslinya, berfungsi sebagai bahasa perdagangan utama di sepanjang pantai Guinea, terutama di sebelah barat dan ibu kota Conakry. Bahasa ini termasuk dalam Rumpun bahasa Mande, yang merupakan subcabang dari rumpun bahasa Niger–Kongo.[7]

Etnonim

sunting

arti dari nama "Soso atau Susu" berasal dari kata "Susuwi", yang berarti "kuda" atau "penunggang kuda" dalam bahasa Susu. Istilah lain yaitu "Sawsaws," "Souses," dan "Sussias" merupakan istilah yang tercipta dari pengucapan yang salah dalam bahasa Inggris dari "Susu," varian yang lebih jarang dari nama mereka juga ditemui seperti Souzo, Sossé, Suzées, Socé, Caxi, Saxi, Saxe, serta Sexi.[8][9][10]

Referensi

sunting
  1. ^ "Guinea - The World Factbook". www.cia.gov. Diakses tanggal 18 Juni 2021.
  2. ^ "Sierra Leone 2015 Population and Housing Census National Analytical Report" (PDF). Statistics Sierra Leone. Diakses tanggal 28 Maret 2020.
  3. ^ "Recenseamento Geral da População e Habitação 2009 Características Socioculturais" (PDF). Instituto Nacional de Estatística Guiné-Bissau. Diarsipkan dari asli (PDF) tanggal 5 November 2017. Diakses tanggal 28 March 2020.
  4. ^ a b c Susu people, Encyclopædia Britannica
  5. ^ Bankole Kamara Taylor (2014). Sierra Leone: The Land, Its People and History. New Africa Pres. hlm. 147. ISBN 978-9987-16-038-9.
  6. ^ Tal Tamari (1991). "The Development of Caste Systems in West Africa". The Journal of African History. 32 (2). Cambridge University Press: 221–250. doi:10.1017/s0021853700025718. JSTOR 182616. S2CID 162509491.
  7. ^ Susu: A language of Guinea, Ethnologue
  8. ^ George Brooks (2019). Landlords And Strangers: Ecology, Society, And Trade In Western Africa, 1000-1630. Routledge. ISBN 978-0-4297-1923-3.
  9. ^ Sean Kelley (2016). The Voyage of the Slave Ship Hare: A Journey into Captivity from Sierra Leone to South Carolina. University of North Carolina Press. hlm. 82. ISBN 978-1-4696-2769-4.
  10. ^ David Henige (1994). History in Africa, Volume 21. African Studies Association. hlm. 21.

📚 Artikel Terkait di Wikipedia

Daftar Warisan Budaya Takbenda UNESCO

UNESCO Culture Sector. Diakses tanggal 2009-09-07. "The Cultural Space of Sosso-Bala". UNESCO Culture Sector. Diakses tanggal 2009-09-07. "Kutiyattam, Sanskrit

Kekaisaran Mali

kerajaan Sosso di Kaniaga, bekas vazal (negara yang berdaulat di bawah negara) Wagadou, mulai menaklukkan wilayah penguasa lamanya. Pada tahun 1180, Sosso bahkan

Sierra Leone

pengecualian Distrik Kono). Kelompok besar lainnya termasuk Limba, Kuranko, Sosso, Yalunka, dan Loko di utara; Kono dan Kissi di timur; dan Sherbro di barat

Pertempuran Kirina

Pertempuran Kirina (1235) adalah konfrontasi antara raja Sosso, Sumanguru Kanté melawan pangeran Mandinka, Sundiata Keita. Pasukan Sundiata Keita dapat

Dua Belas Pintu Mali

oleh Sundiata Keita dalam kampanye militernya membebaskan Mandinka dari Sosso. Bambougou Wilayah sungai Bozo Djedeba Do Jalo Kaniaga Kri Oualata Sibi

The Marcellini Millions

Film tersebut dibintangi oleh George Beban, Helen Jerome Eddy, Pietro Sosso, Henry Woodward, Fred Huntley dan Mae Gaston. Film tersebut dirilis pada

Lost in Transit (film 1917)

Williams. Film tersebut menampilkan George Beban, Helen Jerome Eddy, Pietro Sosso, Vera Lewis, Henry A. Barrows, dan Frank Bennett. Film tersebut dirilis

Kesultanan Soppeng

toponimi kedua menyatakan bahwa nama Soppeng berasal dari dua kata yaitu Sosso(turun) dan Lappeng(nama sebuah tempat). Menurut Sureq La Galigo, Orang-orang