Pesawat luar angkasa (atau Spaceplane dalam Bahasa Inggris) adalah wahana antariksa yang dapat beroperasi sebagai pesawat di atmosfer Bumi. Kendaraan ini menggabungkan fitur dari pesawat udara dan wahana antariksa. Singkatnya, pesawat luar angkasa mampu bertindak sebagai wahana antariksa di luar angkasa dan menjadi pesawat ketika masuk kembali ke atmosfer. Pesawat luar angkasa dilengkapi dengan sayap untuk menghasilkan gaya angkat saat berada di atmosfer. Untuk mencapai luar angkasa, pesawat luar angkasa biasanya membutuhkan penggerak berbasis roket atau mesin air-breathing. Pesawat luar angkasa kemudian gliding di atmosfer untuk mendarat menggunakan energi yang didapat dari peluncuran, tanpa mesin untuk menambah atau mempertahankan kecepatan.

Hanya lima pesawat luar angkasa yang telah meluncur menuju luar angkasa, gliding, dan mendarat dengan selamat hingga saat ini. Lima pesawat luar angkasa itu adalah X-15, Pesawat Ulang Alik, Buran, SpaceShipOne, dan X-37. Kelimanya adalah glider yang terbang bebas di atmosfer tanpa mesin. Dua dari lima (X-15 dan SpaceShipOne) adalah pesawat luar angkasa bertenaga pesawat yang terbang bersama sebuah pesawat induk hingga ketinggian beberapa puluh ribu kaki sebelum dilepaskan dan meluncur menggunakan mesin independen. Tiga lainnya (Pesawat Ulang Alik, Buran, dan X-37), lepas landas secara vertikal menggunakan bantuan roket peluncur dan mendarat horisontal di landasan pacu (VTHL).

Pesawat luar angkasa sering kali disama artikan dengan wahana antariksa, padahal kedua istilah ini cukup berbeda. Wahana antariksa memiliki arti kendaraan yang dirancang untuk penjelajahan luar angkasa, sementara pesawat luar angkasa adalah wahana antariksa yang dapat bertindak sebagai pesawat udara di atmosfer.

Referensi

sunting

๐Ÿ“š Artikel Terkait di Wikipedia

Spaceplane suborbital

Spaceplane suborbital adalah spaceplane dirancang khusus untuk spaceflight sub-orbital. Beberapa proyek spaceplanes suborbital sipil dan militer pada

Wahana antariksa

Sierra Nevada Corporation Dream Chaser โ€“ wahana atariksa orbital Skylon spaceplane StarChip and Sprites - miniatur wahana antariksa antarbintang System F6

XCOR Lynx

horisontal-lepas landas, pendaratan horisontal (HTHL), roket bertenaga spaceplane suborbital yang sedang dikembangkan oleh perusahaan berbasis di California

Pesawat nirawak

variatif. Dalam bahasa Inggris, pesawat seperti ini disebut unmanned spaceplane. Sebagian wahana antariksa nirawak difungsikan sebagai satelit ruang angkasa

Boeing X-20 Dyna-Soar

X-20 Dyna-Soar ("Dynamic Soarer") adalah program untuk mengembangkan spaceplane Angkatan Udara Amerika Serikat (USAF) yang dapat digunakan untuk berbagai

Kliper (pesawat luar angkasa)

diusulkan dalam dua versi: sebagai desain body lift murni dan sebagai spaceplane dengan sayap kecil. Dalam kedua kasus, pesawat akan mampu meluncur ke

Boeing X-37

menunjukkan teknologi ruang dapat digunakan kembali. X-37 adalah robot spaceplane reusable yang adalah 120% skala turunan dari X-40A. Ini memiliki panjang

HL-20 Personnel Launch System

HL-20 Personnel Launch System adalah konsep spaceplane NASA sekitar 1990 untuk misi orbital berawak dipelajari oleh NASA Langley Research Center di Hampton