📑 Table of Contents

Martha Wollstein lahir pada 21 November 1868, merupakan seorang dokter asal Amerika Serikat. Ia lahir di New York dalam keluarga keturunan Yahudi Jerman.[1]

Biografi

sunting

Wollstein menempuh pendidikan di Woman's Medical College of the New York Infirmary yang kemudian bergabung dengan Cornell University Medical School pada 1909.[2] Di sana, ia belajar di bawah bimbingan Mary Corinna Putnam Jacobi dan menerbitkan makalah pertamanya bersama Jacobi pada 1902 mengenai myosarcoma pada rahim. Setelah lulus pada 1890, ia bergabung dengan Babies Hospital di New York dan menjadi ahli patologi pada 1892.[3] Penelitiannya di rumah sakit tersebut mencakup penyakit diare pada bayi, malaria, tuberkulosis, dan demam tifoid. Pada 1904, Simon Flexner mengundangnya bergabung sebagai asisten peneliti di Rockefeller Institute for Medical Research. Meski begitu, Wollstein tetap aktif di Babies Hospital. Di Rockefeller Institute, ia melakukan riset eksperimental tentang polio, meneliti pneumonia, dan berperan dalam pengembangan serum antimeningitis.

Melalui penelitian yang dipublikasikan di Journal of the American Medical Association pada 1918, Wollstein memberikan kontribusi penting dalam studi penyakit gondongan dengan menunjukkan bahwa penyakit tersebut mungkin disebabkan oleh virus. Hal ini ia buktikan lewat penularan penyakit menggunakan ekstrak filtrasi dari pasien gondongan ke kucing, lalu dari kucing ke kucing lain. Namun, Wollstein tidak mengklaim temuannya secara khusus sehingga peneliti lain mendapat pengakuan pada 1930-an atas keberhasilan mengidentifikasi virus tersebut dan menularkannya dari manusia ke monyet.

Sejak 1921 hingga pensiun pada 1935, Wollstein terus meneliti berbagai penyakit anak di Babies Hospital, termasuk tuberkulosis dan leukemia. Pada 1930, ia terpilih menjadi anggota American Pediatric Society dan menjadi perempuan pertama yang mendapat kehormatan tersebut. Sepanjang kariernya, ia menerbitkan delapan puluh makalah ilmiah.

Wollstein dikenal sebagai sosok pendiam, bahkan dinilai pemalu dan sulit diajak bekerja sama, tetapi ia tercatat sering berkolaborasi dengan berbagai peneliti baik laki-laki maupun perempuan.

Setelah pensiun, ia pindah ke Grand Rapids, Michigan. Ketika sakit, ia kembali ke New York dan meninggal di Mount Sinai Hospital pada 30 September 1939.

Publikasi

sunting
  • "A Biological Study of the Cerebro-Spinal Fluid in Anterior Poliomyletis." Journal of Experimental Medicine 10 (1908), pp.ย 476โ€“83
  • "The History of Women in Medicine." The Woman's Medical Journal 18 (1908), pp.ย 65โ€“69
  • "An Immunological Study Bacillus Influenzae." Journal of Experimental Medicine 22 (1915), pp.ย 445โ€“56
  • "An Experimental Study of Parotitis (Mumps)." Journal of the American Medical Association 71 (1918), pp.ย 639โ€“44
  • "Studies on the Phenomenon of D'Herelle with Bacillus Dysenteria." Journal of Experimental Medicine 34 (1921), pp.ย 467โ€“76
  • "A Study of Tuberculosis in Infants and Young Children." American Journal of Diseases of Children 21 (1921), pp.ย 48โ€“56

Daftar Referensi

sunting
  1. ^ Harvey, Joy Dorothy; Marilyn Bailey Ogilvie (2000). "Wollstein, Martha (1868โ€“1939)". The Biographical Dictionary of Women in Science. Taylor & Francis. ISBNย 9780415920407. Diakses tanggal 2009-09-04.
  2. ^ Tebbe-Grossman, Jennifer (2009). "Martha Wollstein 1868 โ€“ 1939". Jewish Women: A Comprehensive Historical Encyclopedia. Jewish Women's Archive. Diakses tanggal 2009-09-04.
  3. ^ "Martha Wollstein, American physician". Britannica Online Encyclopedia. Britannica. Diakses tanggal 2009-09-04.

๐Ÿ“š Artikel Terkait di Wikipedia

Penyakit Alzheimer

tau181P sebagai konsentrasi protein Mencari protein-protein ini menggunakan spinal tap dapat memprediksi awal Alzheimer dengan tingkat sensitivitas dan spesifisitas

Anestesi epidural

Matthew G; Bright, Matthew R (10 October 2019). "Combined spinal-epidural versus spinal anesthesia for caesarean section". Cochrane Database of Systematic

Diklofenak

PMIDย 10773497. Sandri A (August 2014). "Diclofenac: update on tolerableness and spinal anti-inflammatory action". Minerva Medica. 105 (4): 313โ€“318. PMIDย 25078485

Xenon

nikotinik ฮฑ4ฮฒ2 yang berkontribusi pada analgesia yang dimediasi secara spinal. Xenon adalah sebuah penghambat membran plasma ATPase Ca2+ yang efektif

Buang air kecil

and peptidergic innervation of Onuf's nucleus of normal and transected spinal cords of baboons (Papio papio)". J. Comp. Neurol. 318 (1): 1โ€“17. doi:10

ADCY10

substitutions associated with the absorptive hypercalciuria phenotype and low spinal bone density". J. Clin. Endocrinol. Metab. 87 (4): 1476โ€“85. doi:10.1210/jc

Nitrazepam

carbolines, limit high frequency repetitive firing of action potentials of spinal cord neurons in cell culture". J Pharmacol Exp Ther. 244 (2): 789โ€“95. February

Meningitis

meningitis adalah analisis likuor serebrospinalis melalui punksi lumbal (LP, spinal tap). Namun, punksi lumbal tidak dianjurkan bila terdapat massa di dalam