📑 Table of Contents

Kapitalisme negara biasanya dideskripsikan sebagai sistem ekonomi di mana aktivitas ekonomi komersial (terutama untuk meraih untung) dipegang oleh negara, sementara alat produksi diorganisir dan diurus oleh perusahaan milik negara (termasuk proses akumulasi kapital, buruh upah, dan manajemen tersentralisasi), atau berupa dominasi badan pemerintahan yang terkorporisasi (badan-badan yang diorganisir sejalan dengan praktik-praktik manajemen bisnis) atau perusahaan publlik dengan saham negara.[1] Sastra Marxis mendefinisikan kapitalisme negara sebagai sistem sosial yang mengombinasikan kapitalisme dengan kepemilikan atau kendali oleh negara; dengan definisi ini, sebuah negara yang menganut paham kapitalis negara adalah sebuah negara dengan pemerintahan yang mengendalikan ekonomi dan pada dasarnya bertindak seperti sebuah perusahaan besar dan mengambil nilai surplus dari tenaga kerja untuk menginvestasikannya dalam produksi tambahan.[2]

Catatan

sunting
  1. ^ Williams, Raymond (1983). "Capitalism". Keywords: A vocabulary of culture and society, revised edition. Oxford University Press. hlm.ย 52. ISBNย 0195204697.
  2. ^ [1] Diarsipkan October 12, 2009, di Wayback Machine.

Daftar pustaka

sunting
  • Guy Ankerl, Beyond Monopoly Capitalism and Monopoly Socialism. Cambridge MA, Schenkman, 1978, ISBN 0-87073-938-7
  • Nikolai Bukharin, Imperialism and World Economy.
  • Gerd Hardach, Dieter Karras and Ben Fine, A short history of socialist economic thought., pp.ย 63โ€“68.
  • Bob Jessop, The capitalist state.
  • Charlene Gannage, "E. S. Varga and the Theory of State Monopoly Capitalism", in Review of Radical Political Economics 12(3), Fall 1980, pages 36โ€“49.
  • Johnn Fairley, French Developments in the Theory of State Monopoly Capitalism, in: Science and Society; 44(3), Fall 1980, pages 305-25.
  • Ernest Mandel, Late Capitalism, pp.ย 515โ€“522.
  • Ernest Mandel, Historical Materialism and the Capitalist State.
  • Paul Boccara et al., Le Capitalisme Monopoliste d'Etat. Paris: Editions Sociales, 1971 (2 vols).
  • G. N. Sorvina et al., "The Role of the State in the System of State Monopoly Capitalism", in: The Teaching of Political Economy: A Critique of Non Marxian Theories. Moscow: Progress, 1984, pages 171-179.
  • Ben Fine & Laurence Harris, Re-reading Capital.
  • Jacques Valier, Le Parti Communiste Francais Et Le Capitalisme Monopoliste D'Etat, 1976

Pranala luar

sunting

๐Ÿ“š Artikel Terkait di Wikipedia

Oei Tiong Ham

tanggal 30 July 2017. Wahid, Abdul (2013). From Revenue Farming to State Monopoly: The Political Economy of Taxation in Colonial Indonesia, Java c. 1816-1942

Kapitalisme monopoli negara

pp.ย 63โ€“68. Bob Jessop, The capitalist state. Charlene Gannage, "E. S. Varga and the Theory of State Monopoly Capitalism", in Review of Radical Political

Sejarah teori ekonomi

activity. Akhir 19th dan awal 20th capitalism juga disebutkan segagai era "monopoly capitalism," ditandai oleh pergerakan dari laissez-faire phase of capitalism

OpenStreetMap

2009, Hasbro, perusahaan permainan yang memproduksi permainan Monopoly, meluncurkan Monopoly City Streets, sebuah permainan daring multipemain masif yang

Boron

IลŸฤฑl Selen Denemeรง (September 2013). "Are certain minerals still under state monopoly?" (PDF). Mining Turkey. Diarsipkan dari asli (PDF) tanggal 3 Maret 2016

Sosialisme

Century. New Press. 1998. ISBN 1-56584-486-6. Guy Ankerl, Beyond Monopoly Capitalism and Monopoly Socialism, Cambridge, MA: Schenkman, 1978. Beckett, Francis

Standard Oil

Standard Oil was not a coercive monopoly. The Truth About the "Robber Barons"โ€”arguing that Stand Oil was not a monopoly. Google Books: Dynastic America

Kekayaan intelektual

menyeimbangkan minat publik dan pribadi) disebut sebagai intellectual monopoly privilege (IMP, hak istimewa monopoli intelektual) juga didukung akademikus