Pasukan Stavka.

Stavka (bahasa Rusia: Ставка) adalah komando tinggi angkatan bersenjata di Kekaisaran Rusia dan Uni Soviet. Pada zaman Kekaisaran Rusia, Stavka merujuk kepada staf administratif, dan untuk Markas Besar Umum dalam angkatan bersenjata Kekaisaran Rusia akhir abad ke-19 dan kemudian pada zaman Uni Soviet. Dalam sastra barat, semua huruf dalam kata tersebut terkadang ditulis dengan huruf besar (STAVKA), karena disalahartikan sebagai sebuah akronim. Stavka dapat merujuk kepada para anggotanya, serta lokasi markas besarnya pengaritan aslinya dari kata Rusia lama ставка – Tenda).

Referensi

sunting

📚 Artikel Terkait di Wikipedia

Nikolai II dari Rusia

revolusi, Nikolai terus mengubur dirinya sendiri di Markas Besar Staf (Stavka) 600 kilometer di Mogilev. Pada awal 1917, Rusia berada di ambang kehancuran

Georgy Zhukov

blokade pasukan Jerman pada kota Leningrad. Zhukov juga menjadi koordinator STAVKA pada Pertempuran Kursk, Juli 1943, memainkan peranan penting dalam perencanaan

Komite Revolusioner Militer

badan yang paling terkenal adalah Petrograd Soviet, Moskwa Soviet, dan di Stavka. Komite Revolusioner Militer Petrograd dibuat pada 29 Oktober [K.J.: 16

Josef Stalin

dikejutkan oleh serangan mendadak ini. Ia membentuk Komando Tertinggi Militer (Stavka) dengan Georgy Zhukov sebagai Kepala Staf, serta Komite Pertahanan Negara

Operasi Biru

Voronezh. Karena Stavka termakan pengelabuan Jerman yang meyakinkan mereka serangan selanjutnya di Moscow daripada Selatan. Untuk itu Stavka berencana menyerang

Nikolay Voronov

mengkomandani artileri Soviet pada Pertempuran Stalingrad dan merupakan perwakilan Stavka untuk berbagai front pada Pengepungan Leningrad dan Pertempuran Kursk. Ia

Pertempuran Kiev (1943)

Pasukan Selatan Angkatan Darat Erich von Manstein menuju Sungai Dnieper. Stavka, komando tinggi Soviet, memerintahkan Front Sentral dan Front Voronezh untuk

Angkatan Darat ke-6 (Wehrmacht)

Darat ke-6 tidak bisa menghabisi sisa pasukan Soviet. Pada 19 November Stavka meluncurkan Operasi Uranus, serangan besar-besaran oleh pasukan Soviet pada