| Primate | |
|---|---|
Poster penayangan di bioskop | |
| Sutradara | Johannes Roberts |
| Produser |
|
| Ditulis oleh |
|
| Pemeran |
|
| Penata musik | Adrian Johnston[1] |
| Sinematografer | Stephen Murphy[2] |
| Editor | Peter Gvozdas |
Perusahaan produksi | 18Hz Productions |
| Distributor | Paramount Pictures |
Tanggal rilis |
|
| Durasi | 89 menit[3] |
| Negara | Amerika Serikat |
| Bahasa | Inggris |
| Anggaran | $21โ24 juta[a] |
Pendapatan kotor | $41.3 juta[5][6] |
Primate adalah film horor asal Amerika Serikat tahun 2025 yang disutradarai oleh Johannes Roberts, yang juga menulis naskah bersama Ernest Riera. Film ini dibintangi oleh Johnny Sequoyah, Jessica Alexander, Victoria Wyant, Gia Hunter, Benjamin Cheng, dan Troy Kotsur, dengan alur cerita tentang seekor simpanse yang terjangkit rabies dan menjadi agresif.
Primate ditayangkan perdana pada Fantastic Fest tanggal 18 September 2025, dan dirilis di bioskop pada 9 Januari 2026 oleh Paramount Pictures. Film ini secara umum mendapat ulasan positif dari para kritikus dan berhasil meraih pendapatan sebesar 41 juta dolar AS di seluruh dunia.
Plot
suntingDi sebuah hunian terpencil di sudut Hawaii, Doug Lambert, seorang dokter hewan, melangkah masuk ke dalam kandang di alam terbuka tanpa menyadari ajal telah menantinya. Seekor simpanse yang kalap menerjangnya, mengoyak wajahnya hingga tak bersisa, dan merenggut nyawanya seketika.
Tiga puluh enam jam sebelumnya, Lucy Pinborough, mahasiswi muda, mendarat di bandara Hawaii untuk kembali ke rumah masa kecilnya setelah bertahun-tahun tidak pernah pulang. Ia ditemani Kate, sahabat lamanya. Namun, sukacita Lucy terusik saat menyadari Kate membawa tamu tak diundang bernama Hannah. Di tengah proses keberangkatan, mereka bertemu Drew dan Brad, dua pemuda yang datang ke Hawaii hanya demi satu tujuan: berpesta. Setibanya di sana, mereka disambut Nick, kakak Kate, lalu berkendara menuju kediaman Lucyโsebuah mahakarya arsitektur yang tertanam megah di dinding tebing. Ayah Lucy, Adam, adalah seorang novelis ternama tunarungu yang berkomunikasi menggunakan bahasa isyarat. Sementara itu, Erin, adik Lucy, menyambutnya dengan dingin mengingat betapa lamanya Lucy menghilang dari hidup mereka. Lucy mengaku bahwa dirinya bersalah dan meminta maaf, sehingga suasana mencair dan sikap Erin melunak.
Di rumah itu pula berdiam Ben, simpanse piaraan keluarga yang jenius. Mendiang ibu Lucy, seorang profesor linguistik yang wafat akibat kanker setahun silam, telah melatih Ben untuk bisa berkomunikasi dengan manusia menggunakan papan suara digital pada sebuah tablet. Ben tampak girang bukan main saat Lucy menghadiahi sebuah boneka beruang untuknya. Namun saat malam merayap, gelagat Ben mulai berubah ganjil. Adam menemukan bangkai garangan di dalam kandang Ben. Berencana membawa bangkai tersebut ke laboratorium esok paginya, Adam meminta Lambert untuk memantau kondisi Ben selagi ia pergi menghadiri acara penandatanganan buku. Di sisi lain, para pemuda itu asyik menikmati waktu di kolam renang tanpa batas yang menjorok ke tepi jurang. Saat kegelapan menyelimuti, Lambert tiba dan memasuki kandang. Di sana, Ben yang kini telah terjangkit rabies menyerangnya hingga tewas sebelum akhirnya meloloskan diri ke alam liar. Tengah malam, Kate terbangun dan mendapati Ben menyeret langkahnya dengan tatapan kosong yang mengerikan. Saat ia memperingatkan Lucy, Ben lenyap ke dalam bayang-bayang. Lucy menemukan boneka beruang pemberiannya telah bersimbah darah. Kegaduhan pecah di area kolam. Ben mulai bertindak agresif terhadap Nick dan Hannah. Lucy dan Nick mencoba meringkusnya dengan tali, namun upaya itu justru memicu amarah Ben. Ben memutuskan tali dengan gigitannya, membebaskan diri, lalu menerjang Erin dan menggigit kakinya. Terdesak oleh bahaya yang nyata, mereka semua melompat ke dalam kolam. Ben, yang mengidap hidrofobia dan tak bisa berenang, hanya bisa mengintai dengan beringas dari pinggiran kolam. Ketegangan memuncak saat Ben melompat ke tepian kolam yang menghadap jurang. Nick mencoba mendorongnya jatuh, namun Ben justru membalikkan keadaan; Nick terlempar melampaui tebing dan tewas terhempas di bebatuan yang ada di dasar jurang. Ben terus meneror dengan melukai mereka satu per satu, hingga Lucy berhasil meraih pelampung besar yang memungkinkan mereka bertahan di tengah kolam.
Saat fajar menyingsing, Ben menghilang. Kate dan Lucy memberanikan diri masuk ke dalam rumah untuk mengambil ponsel, namun maut menjemput Kate; Ben meremukkan kepalanya dengan sebongkah batu. Di tempat lain, Adam menerima kabar dari lab bahwa musang tersebut positif rabiesโsebuah fakta yang awalnya ia sangkal karena Hawaii dikenal sebagai wilayah bebas rabies. Merasakan ada yang tidak beres karena Lucy tak membalas pesannya, Adam membatalkan kontrak film besar demi bergegas pulang. Drew dan Brad tiba di rumah itu tanpa menyadari maut sedang mengintai. Ben menyudutkan Drew di kamar Lucy dan merobek rahangnya hingga tewas. Brad, yang berada luar dan melihat Lucy, Erin dan Hannah yang berada di kolam, disergap dan dipukuli hingga mati menggunakan sekop. Hannah berhasil menyelinap, meraih ponsel dan kunci mobil, lalu berlari dengan kalap masuk ke dalam mobil. Namun, dalam kepanikan, ia masuk ke mobil yang salah. Saat ia memohon bantuan operator 911, Ben menggunakan keyfob yang tepat untuk membuka pintu mobil dan mencabik-cabiknya di dalam.
Adam tiba di saat genting. Bersama Lucy dan Erin, ia melawan amukan Ben dan berhasil menghujamkan pecahan botol anggur ke tubuh simpanse itu. Mengira ancaman telah berakhir, mereka saling berpelukan, namun Ben yang sekarat meluncurkan serangan terakhir ke arah Lucy, membuat keduanya terjatuh dari balkon. Adam berhasil menarik tangan Lucy tepat waktu, sementara Ben jatuh terhempas dan tewas tertusuk kaki kursi yang patah. Polisi dan tim medis tiba setelah melacak panggilan Hannah. Di halaman depan, Terdengar suara "Lucy jahat" dari papan suara yang biasanya digunakan oleh Ben. Saat Lucy menoleh, dia melihat seorang polisi secara tak sengaja menyentuh papan suara Ben yang menjadi barang bukti.
Pemeran
sunting- Johnny Sequoyah[7] sebagai Lucy Pinborough, salah satu pemilik Ben, putri Adam dan kakak perempuan Erin.
- Jessica Alexander[8] sebagai Hannah, teman Kate dan teman yang tidak disukai Lucy.
- Troy Kotsur[9] sebagai Adam Pinborough, seorang penulis tunarungu terkenal dan pemilik Ben. Dia adalah ayah dari Lucy dan Erin yang telah menjadi duda.
- Victoria Wyant[8] sebagai Kate, sahabat karib Lucy.
- Gia Hunter[8] sebagai Erin Pinborough, salah satu pemilik Ben, putri Adam dan adik perempuan Lucy.
- Benjamin Cheng[8] sebagai Nick, teman sekaligus gebetan Lucy, dan saudara laki-laki Kate.
- Charlie Mann[8] sebagai Drew
- Tienne Simon[8] sebagai Brad
- Miguel Torres Umba[8] sebagai Ben, seekor simpanse yang dimiliki oleh Adam, Lucy, dan Erin. Setelah digigit oleh musang yang mengidap rabies, ia tertular rabies dan menjadi liar.
- Kae Alexander[8] sebagai Yoko
- Amina Abdi[8] sebagai Susan
- Albert Magashi[8] sebagai Matt
- Rob Delaney[10] (tidak dikreditkan) sebagai Dr. Doug Lambert, seorang dokter hewan yang merawat Ben.
Produksi
suntingPada Juli 2024, Paramount Pictures memberikan lampu hijau untuk produksi Primate, yang disutradarai oleh Johannes Roberts. Roberts juga menulis naskah bersama Ernest Riera, dengan Walter Hamada bertindak sebagai produser melalui perjanjian first-look dengan Paramount, serta Troy Kotsur sebagai pemeran utama.[9] Sebulan kemudian, Johnny Sequoyah bergabung dalam jajaran pemain, yang kemudian lengkap pada Oktober tahun itu.[7][8]
Pada 16 September 2024, Roberts mengumumkan melalui akun Instagram miliknya bahwa proses pengambilan gambar utama telah dimulai.[11] Pada 4 November 2024, ia menyatakan bahwa proses syuting telah selesai.[12]
Catatan
sunting- ^ Anggaran yang dilaporkan untuk "Primate" bervariasi. "Variety" melaporkan bahwa anggaran untuk film tersebut adalah $21 juta,[4] while on The Numbers, the budget for the film is listed as $24 million.[5]
Referensi
sunting- ^ "Adrian Johnston Scoring Johannes Roberts' 'Primate'". Film Music Reporter. October 16, 2025. Diakses tanggal October 20, 2025.
- ^ Roberts, Johannes [@johannes_roberts_47] (4 November 2024). "47 M Primate". Diakses tanggal 11 April 2025 โ via Instagram. Pemeliharaan CS1: Nama numerik: authors list (link)
- ^ "Primate (2026)". Irish Film Classification Office. October 8, 2025. Diakses tanggal October 8, 2025.
- ^ Lang, Brent (January 8, 2026). "Box Office Preview: 'Avatar: Fire & Ash' Will Easily Top 'Greenland 2' and 'Primate'". Variety (dalam bahasa American English). Diakses tanggal January 8, 2026.
- ^ a b "Primate - Box Office and Financial Information". The Numbers. Diakses tanggal February 4, 2026.
- ^ "Primate". Box Office Mojo. Diakses tanggal February 8, 2026.
- ^ a b Cordero, Rosy (1 August 2024). "John Sequoyah To Star Opposite Troy Kotsur In Paramount Pictures' Horror Feature 'Primate'". Deadline Hollywood. Diakses tanggal 19 January 2025.
- ^ a b c d e f g h i j k Cordero, Rosy (3 October 2024). "Jessica Alexander Among 10 Rounding Out Cast Of Paramount Horror Pic 'Primate'". Deadline Hollywood. Diakses tanggal 19 January 2025.
- ^ a b Cordero, Rosy (10 July 2024). "Troy Kotsur To Lead Cast Of Johannes Roberts Horror Feature 'Primate' From Walter Hamada". Deadline Hollywood. Diakses tanggal 19 January 2025.
- ^ "'Primate' Is A Big, Dumb Chimpanzee Slasher". Inverse (dalam bahasa Inggris). 2026-01-08. Diakses tanggal 2026-01-11.
- ^ Roberts, Johannes [@johannes_roberts_47] (16 September 2024). "Day one in the can. #Primate". Diakses tanggal 11 April 2025 โ via Instagram. Pemeliharaan CS1: Nama numerik: authors list (link)
- ^ Roberts, Johannes [@johannes_roberts_47] (4 November 2024). "And that's a wrap! #primate". Diakses tanggal 11 April 2025 โ via Instagram. Pemeliharaan CS1: Nama numerik: authors list (link)
Pranala luar
sunting- Official website
- Primate di IMDb (dalam bahasa Inggris)