Dalam bidang ekonomi, stimulus (serapan dari bahasa Latin: stimulus) adalah kebijakan ekonomi dalam hal keuangan yang diberlakukan oleh pemerintah untuk mengatasi krisis ekonomi atau mempercepat pembangunan ekonomi.[1] Kebijakan ini dapat dilakukan jika pemerintah memiliki keuangan yang cukup untuk meningkatkan keluaran ekonomi dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat.[2] Umumnya, stimulus mengacu pada keynesianisme yaitu peningkatan pengeluaran pemerintah atau pemotongan pajak untuk meningkatkan permintaan konsumsi rumah tangga.[3] Stimulus juga dapat dilakukan dalam bentuk pelonggaran kebijakan moneter dengan pengurangan suku bunga dan pembelian sekuritas.[4]

Referensi

sunting
  1. ^ Wardhana dan Hartono 2012, hlm.ย 107.
  2. ^ Wardhana dan Hartono 2012, hlm.ย 107-108.
  3. ^ Surjaningsih, N., Utari. G.A.D., dan Trisnanto, B. (April 2012). "Dampak Kebijakan Fiskal terhadap Output dan Inflasi". Buletin Ekonomi Moneter dan Perbankan. 14 (4): 393. doi:10.21098/bemp.v14i4.365. Pemeliharaan CS1: Banyak nama: authors list (link)
  4. ^ Simorangkir, I., dan Adamanti, J. (Oktober 2010). "Peran Stimulus Fiskal dan Pelonggaran Moneter pada Perekonomian Indonesia Selama Krisis FInansial Global: Dengan Pendekatan Financial Computable General Equilibrum". Buletin Ekonomi Moneter dan Perbankan. 13 (2): 170. doi:10.21098/bemp.v13i2.259. Pemeliharaan CS1: Banyak nama: authors list (link)

Daftar pustaka

sunting

๐Ÿ“š Artikel Terkait di Wikipedia

Belajar

latihan yang diperkuat. Belajar merupakan akibat adanya interaksi antara stimulus dan respons. Seseorang dianggap telah belajar sesuatu jika dia dapat menunjukkan

Stimulus

Stimulus menurut KBBI. Lihat entri stimulus di kamus bebas Wikikamus. Stimulus dapat mengacu pada beberapa hal berikut: Stimulus (ekonomi) Stimulus (fisiologi)

Stimulus Fiskal 2009

Stimulus Fiskal 2009 adalah kebijakan Pemerintah Indonesia dalam bentuk stimulus ekonomi yang ditetapkan pada tahun 2009 di bawah kepemimpinan Presiden

Purbaya Yudhi Sadewa

Bidang Perekonomian. Ia menjadi Staf Khusus Bidang Ekonomi Menteri Koordinator Bidang Perekonomian, Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian dalam kurun

Sri Mulyani

sebagai seorang pengamat ekonomi di Indonesia. Ia menjabat sebagai Kepala Lembaga Penyelidikan Ekonomi dan Masyarakat Fakultas Ekonomi Universitas Indonesia

Sejarah ekonomi Indonesia

menjadi salah satu kebijakan ekonomi yang paling muram dalam sejarah kebijakan ekonomi di Indonesia. Pada tahun 1960-an, perekonomian Indonesia memburuk secara

Pembelajaran

Pengkondisian klasik adalah jenis pengkondisian di mana individu merespon beberapa stimulus yang tidak biasa dan menghasilkan respons baru. Teori ini tumbuh berdasarkan

Jerman

Pada bulan Januari 2009 Pemerintah Jerman setuju untuk memberikan stimulus ekonomi sebesar 50 miliar Euro untuk melindungi beberapa sektor dan mengurangi