Galur dapat mengacu pada beberapa hal berikut:

Biologi

sunting
  • Dalam biologi, galur (Ing.: strain) adalah satu generasi keturunan (zuriat) dari suatu individu. Galur dapat dibentuk dari perkawinan sekerabat dalam berbagai tingkat: perkawinan sendiri, perkawinan antarkerabat dekat, atau perkawinan terbuka. Melalui proses tertentu, dapat terbentuk galur murni serta galur inbrida, yang dapat dimanfaatkan dalam pembuatan kultivar tanaman.
  • Dalam mikrobiologi, galur (Ing.: strain) adalah koloni mikrobia (atau hasil biakannya) dengan sifat-sifat fisiologi yang sama sebagai hasil proses isolasi atau rekayasa lainnya untuk memurnikan sifat itu. Galur juga dipakai dalam virologi, tetapi istilah strain atau tipe lebih sering dipergunakan, umpamanya virus flu strain H1N1.

Nama tempat

sunting

📚 Artikel Terkait di Wikipedia

Virus hanta

Virus El Moro Canyon Virus Fox Creek Virus Fusong Virus Gōu hantavirus sp. strain Tamarin/BRA/SM22/2014 Virus HoJo Virus Iamonia Virus Isla Vista Virus Jemez

Strain 121

Strain 121 (berarti "Galur 121") adalah mikrob bersel satu dari domain Archaea yang tercatat sebagai organisme yang paling mampu berfungsi biologis secara

Ketegangan otot

Strain adalah cedera jaringan lunak akut atau kronis yang terjadi pada otot, tendon, atau keduanya. Cedera yang setara pada ligamen adalah terkilir. Umumnya

Kamboja

Smits, Johann (6 October 2009). "Khmer brew: exploring the parviflora tea strain". Phnom Penh Post (dalam bahasa Inggris). Diarsipkan dari versi aslinya

Antibiotik

penggunaan agen antibiotik, munculnya strain bakteri yang resisten terhadap antibiotik, dan penyebaran strain tersebut ke bakteri lain. Selain itu, adanya

Cannabis

menghasilkan serat yang melimpah. Untuk memenuhi Konvensi Narkotika PBB, beberapa strain ganja telah dibiakkan untuk menghasilkan tingkat minimal tetrahydrocannabinol

Tempe

Amerika Serikat. Indonesia juga sekarang berusaha mengembangkan galur (strain) unggul Rhizopus untuk menghasilkan tempe yang lebih cepat, berkualitas

Seks oral

Chlamydia, human papillomavirus (HPV), gonorrhea, herpes, hepatitis (beberapa strain), dan infeksi menular seksual (IMS / PMS) termasuk HIV—dapat ditularkan