"Rose des Sables" (Mawar Pasir), suatu formasi kristal gips.

Dalam mineralogi dan kristalografi, struktur kristal adalah suatu susunan khas atom-atom dalam suatu kristal. Suatu struktur kristal dibangun oleh sel unit, sekumpulan atom yang tersusun secara khusus, yang secara periodik berulang dalam tiga dimensi dalam suatu kisi. Spasi antar sel unit dalam segala arah disebut parameter kisi. Sifat simetri kristalnya terwadahi dalam gugus spasinya. Struktur dan simetri suatu emmainkan peran penting dalam menentukan sifat-sifatnya, seperti sifat pembelahan, struktur pita listrik, dan optiknya.

Sel unit

sunting

Satu sel unit adalah susunan spatial atom-atom yang mengekor secara tiga dimensi untuk menggambarkan kristalnya. Posisi atom dalam sel unit digambarkan sebagai unit asimetri atau basis, sekumpulan posisi atom yang diukur dari suatu titik kisi.

Setiap struktur kristal memiliki sel unit konvensional yang biasanya dipilih agar kisi yang dihasilkan sesimetris mungkin. Meski begitu, sel unit konvensional tidak selalu pilihan terkecil yang mungkin. Suatu sel unit primitif dari suatu struktur kristal merupakan sel unit terkecil yang mungkin yang dapat dibangun, sehingga, ketika disusun, akan mengisi spasi/ruang secara sempurna. Sel Wigner-Seitz adalah suatu sel primitif khas yang memiliki simetri yang sama dengan kisinya.

Sistem kristal

sunting

Ada 7 sistem kristal unik, yaitu menurut penurunan simetri:

  1. kubus atau kubik
  2. heksagonal
  3. tetragonal
  4. rhombohedral (trigonal)
  5. ortorombik
  6. monoklinik
  7. triklinik

Sistem yang paling sederhana dan paling simetrik adalah sistem kristal kubik yang mempunyai simetri sebuah kubus. Sejumlah ahli kristalografi ("kristalografer") menganggap sistem kristal heksagonal bukan sistem tersendiri melainkan termasuk ke dalam bagian sistem kristal trigonal.

Klasifikasi kisi

sunting

Kisi atom raksasa

sunting

Suatu kisi kristal yang terdiri dari atom yang saling berikatan dengan ikatan kovalen, misalnya, intan. Zat dengan kisi atomik raksasa sangat kuat serta mempunyai titik leleh dan didih yang sangat tinggi.

Kisi ion raksasa

sunting

Suatu kisi kristal yang terdiri dari ion yang terikat satu sama lain dengan ikatan ion, misalnya, natrium klorida. Ikatan ion sangat kuat, ini berarti zat akan mempunyai titik leleh dan titik didih yang tinggi.

Kisi logam raksasa

sunting

Suatu kisi kristal yang terdiri dari atom logam yang saling berikatan dengan ikatan logam, misalnya, zink. Elektron terdelokalisasi bebas bergerak, menjadikan logam penghantar listrik dan panas yang baik. Lapisan logam dapat saling melipat di atas yang lain, membuat logam dapat ditempa dan dapat ditarik.

Kisi molekular

sunting

Suatu kisi kristal yang terdiri dari molekul yang saling berikatan dengan gaya-gaya antarmolekul, misalnya, iodin. Gaya ini lemah, sehingga kristal mempunyai titik leleh dan didih yang rendah bila dibandingkan dengan senyawa ion dan dapat dengan mudah diputuskan. Ikatan kovalen di dalam molekulnya lebih kuat dan tidak terlalu mudah untuk diputuskan.[1]

Lihat pula

sunting

Untuk embaran lebih rinci mengenai penerapan teknologi yang spesifik, lihat rekayasa bahan, ilmu bahan, keramik, metalurgi, atau fisika bahan.

Referensi

sunting
  1. ^ Wertheim, Jane; Oxlade, Chris; Stockley, Corinne. Kamus Kimia Bergambar. Diterjemahkan oleh Dra. Agusniar Trisnamiati, M.Si. Jakarta: Erlangga, 2004. ISBN 9796884895 Diarsipkan 2012-01-20 di Wayback Machine.

Pranala luar

sunting

๐Ÿ“š Artikel Terkait di Wikipedia

Kristal

dalam padatannya "terpasang" pada kisi atau struktur kristal yang sama. Sementara, secara umum, kebanyakan kristal terbentuk secara simultan sehingga menghasilkan

Kimia kristal

hubungan struktur dan sifat dalam padatan. Prinsip-prinsip yang mengatur penyusunan struktur kristal, dijelaskan, model dari banyak struktur kristal yang

Sistem kristal

sistem kristal, keluarga kristal dan sistem kisi masing-masing mengacu pada salah satu dari beberapa kelas grup ruang, kisi, grup titik atau kristal. Secara

Kuarsa

mineral yang umum ditemukan di kerak kontinen bumi. Mineral ini memiliki struktur kristal heksagonal yang terbuat dari silika trigonal terkristalisasi (silikon

Aturan Pauling

oleh Linus Pauling pada tahun 1929 untuk memperkirakan rasionalisasi struktur kristal senyawa ionik. Untuk padatan ionik biasa, kation lebih kecil daripada

Air kristal

molekul air dalam struktur kristalnya. Air kristal umumnya dapat dihilangkan dengan pemanasan sampel, tetapi sering kali sifat kristalnya juga menghilang

Sistem kristal kubik

Dalam kristalografi, sistem kristal kubik (atau isometrik) adalah sistem kristal di mana sel satuan berada dalam sebuah bentuk kubus. Sistem ini merupakan

Teknik material

Dalam kristal tunggal, efek susunan kristal atom sering mudah dilihat secara makroskopis, karena bentuk alami kristal mencerminkan struktur atom. Lebih