Suji hijau
Klasifikasi ilmiah Sunting klasifikasi ini
Kerajaan: Plantae
Klad: Tracheophyta
Klad: Angiospermae
Klad: Monokotil
Ordo: Asparagales
Famili: Asparagaceae
Subfamili: Nolinoideae
Genus: Dracaena
Spesies:
D.ย angustifolia
Nama binomial
Dracaena angustifolia
Sinonim
Daftar

Suji,[1] suji hijau atau Pleomele angustifolia[2][3] (Dracaena angustifolia) adalah tumbuhan perdu tahunan yang daunnya dapat dimanfaatkan sebagai pewarna hijau alami untuk makanan. Daun suji memberi warna hijau yang lebih pekat daripada daun pandan wangi, yang juga merupakan sumber warna hijau, tetapi aromanya kurang kuat.[4] Salah satu makan yang menggunakan daun suji sebagai pewarnanya ialah kelepon.

Selain dimanfaatkan sebagai pewarna, tumbuhannya biasa ditanam di pekarangan karena bentuknya yang indah dan bunganya yang menyebarkan aroma wangi, terutama pada sore hari. Bunga majemuk tersusun dalam karangan dengan mahkota bunga berwarna putih kekuningan, kadang-kadang dengan semburat ungu. Kultivar hias telah dikembangkan dengan daun variegata (loreng hijau kuning). Daun suji (Dracaena angustifolia) tidak hanya digunakan sebagai pewarna alami makanan, tetapi juga mengandung beberapa senyawa bioaktif seperti klorofil, flavonoid, alkaloid, tanin, saponin, dan polifenol yang berperan sebagai antioksidan. Senyawa-senyawa tersebut menunjukkan aktivitas antimikroba, antiinflamasi, dan kemampuan membantu melawan radikal bebas. Selain itu, kandungan vitamin C pada daun suji juga berkontribusi terhadap fungsi tubuh yang sehat.[5]

Pengobatan tradisional Asia Timur mengenal rimpang dan akar suji sebagai sumber tonikum dan diduga berkhasiat mengobati leukemia.[6]

Dadar gulung, warna hijau kulitnya biasa menggunakan perasan daun suji.

Lihat pula

sunting

Referensi

sunting
  1. ^ "Arti kata suji". Badan Pengembangan dan Pembinaan Bahasa, Kemendikbud. KBBI Daring. Diakses tanggal 21 Oktober 2020.
  2. ^ "Basis data di GRIN-USDA". Diarsipkan dari asli tanggal 2015-09-24. Diakses tanggal 2008-07-28.
  3. ^ Basis data Univ. Melbourne dengan nama lokal
  4. ^ Praja, Denny Indra (2015-09-01). Zat Aditif Makanan: Manfaat dan Bahayanya. Garudhawaca. ISBNย 978-602-7949-55-3.
  5. ^ "4 Manfaat Daun Suji Pewarna Alami yang Menyimpan Khasiat Kesehatan".
  6. ^ Tran L.Q., Tran K.Q., Kadota S. 2004. J. Chem. 42:122-124 Diarsipkan 2016-03-04 di Wayback Machine. (pdf)



๐Ÿ“š Artikel Terkait di Wikipedia

Pisang ijo

tepung, air, dan pewarna hijau yang terbuat dari campuran air dengan daun suji atau pandan. Di Makassar, pisang ijo akan sering ditemui ketika bulan ramadan

Hijau suji

Hijau suji (bahasa Inggris: Spring greencode: en is deprecated ) adalah suatu corak warna hijau yang menyerupai pewarna hijau makanan yang dihasilkan

Bolu kojo

tahlilan bagi arwah yang sudah wafat. Bolu kojo memiliki warna hijau dari campuran air daun suji atau daun pandan, yang juga memberikan aroma pandan yang harum

Sasirangan

berbagai macam penyakit. Kain sasirangan yang berwarna kuning dengan pingiran hijau dan bermotif ketupat merah menjadi penyembuh yang utama. Warna kuning merupakan

Dadar gulung

ini disebut unti. Kulit dadar gulung identik dengan warna hijau karena diberi pewarna daun suji. Kulit dadar gulung yang berbentuk seperti telur dadar menjadi

Hijau tirus

terjangkau termasuk hijau zamrud dan krom. ย :โ€Š276โ€“77โ€Š Hijau-tirus adalah warna hijau suji yang cerah, yang menempatkan warna antara hijau dan teal pada roda

Bandros (makanan)

Kue tradisional ini terbuat dari campuran tepung beras, kelapa parut, daun suji dan santan. Kue ini biasanya dihidangkan dengan taburan gula pasir ,keju

Kue jojorong

daun suji. Kue Jojorong terdiri dari tiga lapisan yaitu, yang pertama lapisan hijau terbuat dari tepung beras, tepung sagu, santan, dan daun suji. Selanjutnya