Berbagai macam seruling.
Orang Nubian Mesir sedang bermain seruling

Seruling atau suling adalah alat musik dari keluarga alat musik tiup kayu atau terbuat dari bambu.[1] Suara seruling berciri lembut dan dapat dipadukan dengan alat musik lainnya dengan baik.[2]

Seruling modern untuk para ahli umumnya terbuat dari perak, emas, atau campuran keduanya, sedangkan seruling untuk pelajar umumnya terbuat dari nikel-perak, atau logam yang dilapisi perak.

Seruling konser standar ditalakan di C dan mempunyai jangkauan nada 3 oktaf dimulai dari middle C. Akan tetapi, pada beberapa seruling untuk para ahli ada kunci tambahan untuk mencapai nada B di bawah middle C. Ini berarti seruling merupakan salah satu alat musik orkes yang tinggi, hanya piccolo yang lebih tinggi lagi dari seruling. Piccolo adalah seruling kecil yang ditalakan satu oktaf lebih tinggi dari seruling konser standar. Piccolo juga umumnya digunakan dalam orkes.

Seruling konser modern memiliki banyak pilihan. Thumb key B-flat (diciptakan dan dirintis oleh Briccialdi) standar. B foot joint. Akan tetapi, adalah pilihan ekstra untuk model menengah ke atas dan profesional.

Seruling open-holed, juga biasa disebut French Flute (di mana beberapa kunci memiliki lubang di tengahnya sehingga pemain harus menutupnya dengan jarinya) umum pada pemain tingkat konser.[3] Namun, beberapa pemain seruling (terutama para pelajar, dan bahkan beberapa para ahli) memilih closed-hole plateau key. Para pelajar umumnya menggunakan penutup sementara untuk menutup lubang tersebut sampai mereka berhasil menguasai penempatan jari yang sangat tepat.

Beberapa orang memercayai bahwa kunci open-hole mampu menghasilkan suara yang lebih keras dan lebih jelas pada nada-nada rendah.

Seruling konser pada sebelum Era Klasik (1750) memakai Seruling Blok (seperti gambar atas), sedangkan pada sebelum Era Romantis (Era Klasik 1750โ€”1820) memakai Seruling Albert (kayu hitam berlubang dan dilengkapi klep), dan sejak Era Romantis (1820) memakai seruling Boehm (kayu hitam atau metal dilengkapi klep semua yang disebut juga seruling Boehm, sistem Carl Boehm), atau seruling saja.

Khusus musik keroncong di Indonesia pada Era Stambul (1880โ€”1920) memakai seruling Albert, dan pada Era Keroncong Abadi (1920-1960) telah memakai seruling Bohm.

Referensi

sunting
  1. ^ Kunst, J. (2012-12-06). Music in Java: Its History, Its Theory and Its Technique (dalam bahasa Inggris). Springer Science & Business Media. hlm.ย 234โ€“238. ISBNย 978-94-009-3469-6. Pemeliharaan CS1: Status URL (link)
  2. ^ Flute Misnomers[1]
  3. ^ Toff, Nancy (1996). The Flute Book: A Complete Guide for Students and Performers (dalam bahasa Inggris). Oxford University Press. hlm.ย 21. ISBNย 978-0-19-510502-5. Pemeliharaan CS1: Status URL (link)

Lihat pula

sunting


๐Ÿ“š Artikel Terkait di Wikipedia

Suling sunda

Ada dua bentuk suling, yaitu suling enam lubang (suling kawih) dan suling empat lubang (suling degung). Dalam perkembangannya, suling mempunyai bentuk

Gambang Suling

Gambang Suling atau Swara Suling adalah lagu daerah yang berasal dari Jawa Tengah. Lagu tradisional ini merupakan karya Ki Nartosabdo, seorang seniman

Keroncong

Moloku Kie Raha (Maluku Utara) yang menggunakan instrumen musik dawai, suling, vokal. Jug (gitar khas Kie Raha) dan Viol Kie Raha. Musik Keroncong berasal

Penyulingan

kemudahan menguap (volatilitas) bahan. Sesuatu yang disuling disebut sulingan. Dalam penyulingan, campuran zat dididihkan sehingga menguap, dan uap ini

Indonesia

Kecapi Suling Kecapi Batak Kendang Jawa Kenong Kulintang Rebab Rebana Saluang Sapeh Saron Sasando Serunai Seurune Kale Suling Lembang Suling Batak Suling Sunda

Minuman keras

beralkohol mengandung etanol yang dihasilkan dari penyulingan etanol (yaitu dipekatkan dengan disuling) diproduksi dengan cara peragian biji-bijian, buah

Tarling

Barat. Nama tarling diidentikkan dengan nama instrumen itar (gitar) dan suling (seruling). Seni Musik Tarling pertama kali diciptakan oleh Bapak Sakim

Suling lokomotif

Suling lokomotif adalah perangkat pemberi semboyan suara pada lokomotif uap, yang digunakan untuk memperingatkan bahwa kereta api sedang berjalan mendekati