Sungai Belayan
Belayan, Lioe Belajan, Sungai Belajan, Soengai Balajan
Hanzi: 伯拉扬河[1]
Aliran Sungai Belayan di Tabang, Kutai Kartanegara
Sungai Belayan di Kalimantan
Sungai Belayan
Lokasi mulut sungai
Sungai Belayan di Indonesia
Sungai Belayan
Sungai Belayan (Indonesia)
PetaKoordinat: 0°13′2.39959″S 116°35′49.94279″E / 0.2173332194°S 116.5972063306°E / -0.2173332194; 116.5972063306
Lokasi
Negara Indonesia
Ciri-ciri fisik
Hulu sungai 
 - lokasiKalimantan Timur
Muara sungaiSungai Mahakam
Informasi lokal
Zona waktuWITA (UTC+8)
GeoNames1649313

Sungai Belayan adalah sebuah sungai yang mengalir di provinsi Kalimantan Timur, Indonesia, 1300 km di timur laut ibu kota Jakarta.[2] Merupakan anak sungai dari Sungai Mahakam.[3]

Hidrologi

sunting
Peta sungai Belayan, Kedang Kepala dan Mahakam

Sungai Belayan melintasi 3 kecamatan paling hulu di Kutai Kartanegara, yaitu Kecamatan Kenohan, Kembang Janggut, dan Tabang.[4] Aliran deras sungai ini saat banjir terus menggerus tanah di pinggir sungai, yang melongsorkan sejumlah rumah di tepiannya.[5] Sungai ini bermuara ke sungai Mahakam di dekat Muhuran, Kotabangun, dan Bukit Tinjawang.[6]

Geografi

sunting

Sungai ini mengalir di wilayah timur pulau Kalimantan yang beriklim hutan hujan tropis (kode: Af menurut klasifikasi iklim Köppen-Geiger).[7] Suhu rata-rata setahun sekitar 23 °C. Bulan terpanas adalah Maret, dengan suhu rata-rata 24 °C, and terdingin Januari, sekitar 22 °C.[8] Curah hujan rata-rata tahunan adalah 2780 mm. Bulan dengan curah hujan tertinggi adalah Desember, dengan rata-rata 351 mm, dan yang terendah Agustus, rata-rata 138 mm.[9]

Sungai Belayan
Tabel iklim (penjelasan)
JFMAMJJASOND
 
 
290
 
24
20
 
 
291
 
25
20
 
 
248
 
25
24
 
 
258
 
25
22
 
 
234
 
24
23
 
 
207
 
25
22
 
 
154
 
24
21
 
 
138
 
25
23
 
 
149
 
27
21
 
 
154
 
26
21
 
 
306
 
24
22
 
 
351
 
24
21
Suhu rata-rata maks. dan min. dalam °C
Total presipitasi dalam mm
Sumber: [8]

Pemanfaatan

sunting

Sungai ini menjadi jalur lalu lintas, sumber air untuk kehidupan sehari-hari, sekaligus mata pencaharian bagi sebagian warga,[10] seperti ikan dan emas.[4] Sungai Belayan menjadi urat nadi bagi masyarakat di Kecamatan Kenohan, Kembang Janggut, dan Tabang, bahkan dulunya menjadi akses satu-satunya untuk menuju 3 kecamatan tersebut.[4] Hulu sungai Belayan melintasi desa Ritan Baru, Kecamatan Tabang (tempat kediaman suku Dayak Kenyah) yang dapat dicapai sekitar 1 atau 2 hari dengan perahu atau ferry dari Samarinda.[11] Sedangkan dari Tabang menuju Tenggarong butuh waktu dua hari semalam menggunakan angkutan sungai.[10] Masyarat Dayak di sana terkenal pintar menyumpit juga mahir dalam tradisi ukir kayu.[10]

Batu bara menjadi sektor primadona yang mendanai penerimaan di Kutai Kartanegara dan di sepanjang aliran Sungai Belayan terdapat dermaga-dermaga kapal yang membawa batu bara itu untuk diekspor ke luar negeri.[10] Akibat sedimentasi, sungai Belayan perlu dikeruk secara berkala aliran ke hilir menjadi lancar dan mengantisipasi banjir.[12]

Ekologi

sunting

Sungai Belayan merupakan habitat Pesut Mahakam (Orcaella brevirostris), suatu hewan sungai yang keberadaanya semakin terancam serta sudah masuk Daftar merah IUCN.[10] Selain itu juga dapat ditemukan burung Kuntul atau Bangau Putih (Egretta garzetta).[10]

Lihat pula

sunting

Referensi

sunting
  1. ^ Sungai Belayan in Chinese. English Chinese Web Dictionary.
  2. ^ Rand McNally, The New International Atlas, 1993.
  3. ^ Sungai Belayan at Geonames.org (cc-by); Last updated 2012-01-17; Database dump downloaded 2015-11-27
  4. ^ a b c Sungai Belayan, Urat Nadi Warga Hulu Kukar[pranala nonaktif permanen]. STV Samarinda. 21 Mar 2018.
  5. ^ Air Sungai Belayan terus Menggerus Tanah, 30 Rumah sudah Dibongkar. Penulis: Rahmad Taufik. Editor: Adhinata Kusuma. Sumber: Tribun Kaltim. 22 November 2018.
  6. ^ Sungai Belayan. MapCarta
  7. ^ Peel, M C; Finlayson, B L; McMahon, T A (2007). "Updated world map of the Köppen-Geiger climate classification". Hydrology and Earth System Sciences. 11. doi:10.5194/hess-11-1633-2007. Pemeliharaan CS1: DOI bebas tanpa ditandai (link)
  8. ^ a b "NASA Earth Observations Data Set Index". NASA. 30 January 2016. Diarsipkan dari asli tanggal 2020-05-10. Diakses tanggal 2018-12-19.
  9. ^ "NASA Earth Observations: Rainfall (1 month - TRMM)". NASA/Tropical Rainfall Monitoring Mission. 30 January 2016. Diarsipkan dari asli tanggal 2019-04-19. Diakses tanggal 2018-12-19.
  10. ^ a b c d e f Sungai Belayan, Anak Sungai Mahakam Dalam Bingkai Imaji Diarsipkan 2018-12-19 di Wayback Machine.. Yunaidi Joepoet. Ransel Kosong. Oktober 2013.
  11. ^ Guide recommendations for Sungai Mahakam and Kutai?. Trip Advisor. Feb 22, 2014, 10:47 PM
  12. ^ Sungai Belayan akan Dikeruk. Koran Kaltim. 08 Aug 2017.

Pustaka tambahan

sunting
  • Konsepsi pola penatagunaan hutan secara mikro, daerah aliran sungai Belayan, propinsi Dati I Kalimantan Timur. Banjarbaru, 1980.

0°14′00″S 116°36′00″E / 0.23333°S 116.6°E / -0.23333; 116.6

📚 Artikel Terkait di Wikipedia

Daftar sungai di Kalimantan Timur

Timur: Sungai Berau Sungai Kelai Sungai Dondang Sungai Mahakam Sungai Belayan Sungai Jembayan Sungai Karang Mumus Sungai Kaso Sungai Kedang Pahu Sungai Lawa

Sungai Mahakam

Pulau Atas, Sungai Kapih, Rawa Makmur, Bukuan Sungai Mahakam memiliki beberapa anak sungai, di antaranya: Sungai Belayan Sungai Kedang Pahu Sungai Kedang Kepala

Daftar sungai di Indonesia

Sampit Sungai Berau Sungai Kelai Sungai Dondang Sungai Mahakam Sungai Belayan Sungai Jembayan Sungai Karang Mumus Sungai Kaso Sungai Kedang Pahu Sungai Lawa

Daftar sungai di Kalimantan

Sungai Lamandau Sungai Arut Sungai Mahakam Sungai Belayan Sungai Kaso Sungai Telen Sungai Mendawai Sungai Mentaya Sungai Sampit Sungai Pawan Sungai Keriau

Kota Bangun, Kutai Kartanegara

74 km2. Sebagian wilayah kecamatan Kota Bangun dibelah oleh Sungai Mahakam dan Sungai Belayan serta terletak di tepi Danau Semayang dan Danau Melintang

Tabang, Kutai Kartanegara

cadangan emas yang cukup potensial untuk dieksploitasi terutama di sekitar Sungai Belayan . Hingga kini belum ada investor yang mengelola areal bahan galian tersebut

Kabupaten Malinau

keluarga Suku Tiduduk. Sedangkan di seberang sungai terdapat desa Pelita Kanaan, yang terletak di tepi sungai Kabiran tempat bermukimnya suku Abai. Kemudian

Suku Kutai

Punang ini tersebar diwilayah Kota Bangun, Muara Muntai, Danau Semayang, Sungai Belayan dan sekitarnya. Kelompok ini menggunakan Bahasa Kutai Kota Bangun. Dalam