Spektrum efikasi ligan reseptor.

Dalam bidang farmakologi, superagonis adalah jenis agonis yang mampu menghasilkan respons maksimal yang lebih besar daripada agonis endogen untuk reseptor target, dan dengan demikian memiliki efikasi lebih dari 100%.[1][2] Misalnya, goserelin adalah superagonis reseptor hormon pelepas gonadotropin.

Lihat juga

sunting

Referensi

sunting
  1. ^ Carlier PR, Chow ES, Barlow RL, Bloomquist JR (August 2002). "Discovery of non-zwitterionic GABAA receptor full agonists and a superagonist". Bioorg. Med. Chem. Lett. 12 (15): 1985โ€“8. doi:10.1016/S0960-894X(02)00299-8. PMIDย 12113824.
  2. ^ Tan CM, Wilson MH, MacMillan LB, Kobilka BK, Limbird LE (September 2002). "Heterozygous ฮฑ2A-adrenergic receptor mice unveil unique therapeutic benefits of partial agonists". Proc. Natl. Acad. Sci. U.S.A. 99 (19): 12471โ€“6. Bibcode:2002PNAS...9912471T. doi:10.1073/pnas.122368499. PMCย 129469. PMIDย 12205290.

๐Ÿ“š Artikel Terkait di Wikipedia

Pramipeksol

Afinitas (Ki, nM) Efikasi (Emax,ย %) Aksi D2S 3,3 99 (130% arestin beta) Superagonis D2L 3,9 99 (70% arestin beta) Agonis penuh D3 0,5 98 (70% arestin beta)

Muskimol

subunit yang berbeda. Namun, ditemukan bahwa muscimol bertindak sebagai superagonis reseptor GABAA ekstrasinaptik yang mengandung subunit ฮฑ4ฮฒ3ฮด (Emax = 120

Buserelin

Buserelin adalah agonis GnRH, atau agonis reseptor GnRH. Obat ini adalah superagonis reseptor GnRH dengan potensi untuk menginduksi sekresi hormon pelutein

Agonis (farmakologi)

pada antagonis. Contohnya adalah agonis terbalik kanabinoid rimonabant. Superagonis adalah istilah yang digunakan oleh beberapa orang untuk mengidentifikasi