📑 Table of Contents

Bahasa samar atau bahasa taksa (bahasa Inggris: vague language) adalah pilihan naratif yang memiliki tingkat ketepatan, kepastian, atau kejelasan dalam deskripsi suatu situasi atau hal lebih rendah daripada yang sebenarnya mungkin dicapai.[1]

Pembahasan mendalam tentang bahasa yang samar, termasuk kata penanda, disajikan oleh Joanna Channell..[2] Secara khusus, ia menunjukkan bahwa kamus sering kali memberikan definisi dan penjelasan yang tidak memadai terhadap unsur leksikal yang samar.[3]

Lihat pula

sunting

Referensi

sunting

Sastra

sunting


📚 Artikel Terkait di Wikipedia

Takson saudara

Takson saudara adalah istilah yang digunakan untuk mendeskripsikan kerabat terdekat suatu organisme (atau takson lainnya) dalam pohon filogenetik. Istilah

Klasifikasi biologis

menempatkan makhluk hidup dalam unit tertentu yang disebut takson (bentuk jamak: taksa). Menurut peringkat taksonomi, takson yang lebih tinggi bersifat lebih umum

Lele jawa

takson yang menyebar terbatas di Jawa yang dianggap sebagai C. batrachus. Taksa-taksa yang lain dianggap masuk ke dalam tiga spesies lain atau lebih. Kelompok

Ambiguitas

Ambiguitas atau ketaksaan adalah satuan gramatikal dalam bentuk frasa atau kalimat yang bermakna ganda atau mendua arti yang terjadi sebagai akibat dari

Ketaksaan Sintaksis

bersifat taksa atau ambigu. Ketaksaan sintaksis disebut juga sebagai ketaksaan struktural (structural ambiguity), amphiboly, atau amphibology. Ketaksaan sintaksis

Taksonomi

Taksonomi menggunakan unit yang dikenal sebagai takson (bentuk jamak: taksa). Takson yang lebih tinggi bersifat lebih umum, sedangkan takson yang lebih

Mary J. Rathbun

mendeskripsikan lebih dari seribu spesies dan subspesies baru serta banyak taksa tingkat lebih tinggi. Mary Jane Rathbun lahir pada 11 Juni 1860, di Buffalo

Taksonomi (biologi)

berdasarkan karakteristik dasar yang sama. Organisme dikelompokkan menjadi taksa (tunggal: takson) dan kelompok-kelompok ini diberi tingkatan taksonomi;