📑 Table of Contents

Taktik salami atau strategi potongan salami adalah teknik memecah belah lewat ancaman dan persekutuan yang dilakukan untuk menjatuhkan oposisi. Dengan menggunakan taktik ini, panggung perpolitikan didominasi secara perlahan. Jika seorang penguasa berupaya menyingkirkan oposisi dengan kekerasan, hal tersebut akan menimbulkan perlawanan. Namun, dengan menggunakan "taktik salami", suatu faksi politik dapat memicu perpecahan di tubuh partai politik lawan dan kemudian menghancurkan partai itu dari dalam tanpa menimbulkan protes dari mereka. Taktik ini berhasil jika pelakunya berhasil menyembunyikan agenda jangka panjang mereka dan tetap terlihat bekerjasama dan membantu.

Istilah "taktik salami" bahasa Hungaria: szalámitaktika) diciptakan pada akhir tahun 1940-an oleh pemimpin Partai Komunis Hungaria, Mátyás Rákosi, untuk mendeskripsikan strategi partai tersebut.[1][2] Rákosi mengklaim bahwa ia berhasil menghancurkan partai non-komunis dengan "memotong-motong mereka seperti salami."[2] Dengan menggambarkan musuh-musuhnya sebagai bagian dari kelompok fasis (atau simpatisan fasis), ia berhasil menghancurkan oposisi di sayap kanan, dan lalu oposisi dari kelompok sentris, dan kemudian orang-orang dari sayap kiri yang lebih berani hingga hanya kelompok komunis yang tersisa.[2][3]

Lihat pula

sunting

Referensi

sunting
  1. ^ Bullock, Alan, edited by Alan Bullock and Oliver Stallybrass The Harper dictionary of modern thought, Harper & Row, 1977.
  2. ^ a b c Time Magazine. "Hungary: Salami Tactics" Diarsipkan 2008-12-01 di Wayback Machine. Time Magazine (14 April 1952). Diakses 15 Maret 2011
  3. ^ Safire, William, Safire's Political Dictionary, Oxford University Press, 2008 (revised), hlm.639, ISBN 0-19-534334-4, ISBN 978-0-19-534334-2.

Bacaan lanjut

sunting


📚 Artikel Terkait di Wikipedia

Ujaran kebencian

Kampanye hitam Peperangan psikologis Politik identitas Politik pecah belah Taktik salami http://www.legislation.gov.uk/ukpga/2003/44/section/146. An Activist's

Peperangan psikologis

rekayasa Politik identitas Politik pecah belah Sosialisasi Subversif Taktik salami Ucapan kebencian PsyWar.Org: Psychological Operations and Black Propaganda

Mohammad Pakpour

ia ditunjuk sebagai kepala IRGC setelah kematian pendahulunya, Hossein Salami, dalam Perang Dua Belas Hari. Pakpour digantikan sebagai komandan Pasukan

Pemotongan salami oleh Tiongkok

di Laut Tiongkok Selatan menulis bahwa Tiongkok menggunakan "taktik salami", yaitu taktik ketika "Tiongkok mencobai negara-negara pengklaim lainnya melalui

Politik pecah belah

haring merah Kampanye hitam Peperangan psikologis Politik identitas Taktik salami Ucapan kebencian Saptamaji, Rolip (2013-11-22). "Memahami Operasi Strategi

Politik identitas

Gubernur DKI Jakarta 2017 Peperangan psikologis Politik pecah belah Taktik salami Ucapan kebencian Alfaqi, M. Z. (2016). Memahami Indonesia Melalui Prespektif

Kampanye hitam

haring merah Peperangan psikologis Politik identitas Politik pecah belah Taktik salami Ucapan kebencian Jay C. Thomas, Michel Hersen (2002) Handbook of Mental

Bendera palsu

Kampanye hitam Peperangan psikologis Politik identitas Politik pecah belah Taktik salami Ucapan kebencian O'Conner, Patricia; Kellerman, Stewart (11 May 2018)