📑 Table of Contents
PT Telekomunikasi Indonesia International
Jenis perusahaan
Anak perusahaan Telkom Indonesia
IndustriTelekomunikasi
Investasi
Kantor pusat
Telkom Landmark Tower
Jakarta
,
MerekTelin Singapore
Telin Hong Kong
Telin Timor Leste
Telin Australia
Telin Taiwan
Telin Malaysia
Telin USA
IndukTelkom Indonesia
Situs webwww.telin.netย Sunting ini di Wikidata
Catatan kakiย / referensi
[1]

TELIN atau PT. Telekomunikasi Indonesia Internasional adalah sebuah perseroan tertutup yang bergerak dalam bidang telekomunikasi.[2][3] Berbasis di Jakarta, Indonesia, TELIN merupakan anak perusahaan dari Telkom Indonesia, sebuah perusahaan telekomunikasi dan penyedia jaringan milik negara.[2] Selain di Indonesia, Perusahaan ini memiliki anak cabang yang beroperasi di Singapura, Hong Kong, dan Malaysia.[3]

Sejarah

sunting

Telin awalnya didirikan pada tahun 1995[3] dengan nama PT Ariawest International, dan pemegang sahamnya terdiri dari US West International, Asia Infrastructure Funds serta PT Artimas Kencana Murni. Saat itu perusahaan ini ditargetkan menjadi partner Telkom dalam kerja sama operasi pembangunan sekitar 500.000 jaringan PSTN di Jawa Barat dalam waktu 15 tahun (1996-2011).[4] Sempat juga mendapatkan lisensi untuk mengoperasikan jaringan GSM 1800 di Jawa Barat.[5]

Namun karena krisis moneter, proyek tersebut tidak berjalan, bahkan Ariawest dan Telkom saling menggugat. Akhirnya, pada Mei 2002, Telkom mengakuisisi 100% saham Ariawest dengan harga US$ 167,77 juta,[6] dan empat tahun kemudian, di bulan Maret 2007 mengubah namanya menjadi PT Telekomunikasi Indonesia International.[2][3]

Layanan

sunting

Telin melayani layanan operator internasional dan investasi di bisnis telekomunikasi internasional serta berfungsi sebagai lengan bisnis Telkom dalam mengelola dan mengembangkan lini bisnisnya di luar negeri.[3] Saat ini Telin memiliki 9 anak perusahaan yaitu Telin Singapore, Telin Hong-Kong, Telin Timor-Leste dengan produk yang disebut Telkomcel, Telin Australia, Telin Malaysia, Telin Taiwan, Telin Amerika Serikat, serta cabang di Myanmar dan Dubai.[3] Telekomunikasi Indonesia International, melalui anak perusahaannya, menyediakan komunikasi informasi dan layanan jaringan internasional.[3] Telin melayani berbagai segmen pelanggan meliputi Wholesale, Carrier-like OTT, Enterprise, ataupun Ritel, dengan menghadirkan beragam produk Telin sebagai solusi yang tangguh sehingga memungkinkan proses bisnis menjadi lebih cepat, lebih terhubung, dan memberikan nilai tambah bagi pelanggan.

Referensi

sunting
  1. ^ "About Telin". Diarsipkan dari asli tanggal 2017-02-01. Diakses tanggal August 15, 2011.
  2. ^ a b c (Inggris) TELIN. "PT. Telekomunikasi Indonesia International".
  3. ^ a b c d e f g (Inggris) Investing Bussiness. "PTelekomunikasi Indonesia to Build Data Centre, Telecom Hub in Singapore".
  4. ^ 50 tahun peranan pos & telekomunikasi
  5. ^ JP/Telselindo's service may be delayed
  6. ^ Telkom Selesaikan Pembelian Aria West

๐Ÿ“š Artikel Terkait di Wikipedia

Telkom Group

komunikasi. Telkom memiliki 100% saham Telin Hong Kong melalui Telin. Telin Singapore yang 100% sahamnya dimiliki Telin didirikan pada tanggal 6 Desember 2007

Telkom Indonesia

meletakkan batu pertama pembangunan Hyperscale Data Center di Batam. Melalui Telin, perusahaan ini juga bergabung ke dalam konsorsium pembangunan kabel bawah

Faizal Rochmad Djoemadi

Telkom Indonesia, Komisioner di Telin Hongkong pada tahun 2015, Chairman di Telin Australia tahun 2016, Chairman di Telin Singapura pada tahun 2016, dan

Telkomcel

Timor Leste yang diselenggarakan oleh Telkom Indonesia International SA (Telin) Timor Leste, yang merupakan salah satu anak perusahaan dari Telkom Indonesia

Daftar alumni Universitas Telkom

tanggal 29 Mei 2023 โ€“ via YouTube. "Leadership - Budi Satria Dharma Purba". Telin. Diarsipkan dari asli tanggal 5 Desember 2021. Diakses tanggal 29 Mei 2023

Sistem kabel Batam-Singapura

menghubungkan Indonesia dari Stasiun Pusat Batam (Batam Centre Station) ke Telin Station, Singapura. Kabel ini dimiliki oleh PT Artha Telekomindo tetapi

Ririek Adriansyah

International Carrier Services di PT Telin. Selanjutnya menduduki jabatan Director of Marketing and Sales di PT Telin. Kemudian pada tahun 2011-2012, menjabat

Arief Yahya

International (Telin) mengembangkan sayapnya ke Timor Leste. Pekan lalu, Telin juga mengembangkan sayap ke Australia. Sejak Oktober 2012 lalu, Telin sudah melayani