📑 Table of Contents
Teluk Bima dari sis barat

Teluk Bima adalah perairan semi tertutup di sisi utara Pulau Sumbawa, dan berbatasan dengan Kota Bima dan Kabupaten Bima (dulu Kesultanan Bima). Di dalamnya terdapat Pulau Kambing (Bima), serta pelabuhan Bima.

Perairan Teluk Bima banyak di manfaatkan nelayan untuk mencari berbagai hasil laut. Seperti mencari ikan , bulu babi, kepiting, tiram, dan hasil laut lainnya. Selain itu di pesisir Teluk Bima banyak juga masyarakat yang memanfaatkan dengan bertani garam.[1] Teluk Bima merupakan salah satu jalur perdagangan di Indonesia dan juga terdapat sebuah pelabuhan yang dijadikan sebagai wilayah lalu lintas transportasi laut.[butuh rujukan]

Pantai

sunting

Teluk Bima memiliki pantai-pantai yang masih alami dan air laut yang jernih dan menjadi daya tarik utama bagi wisatawan yang berkunjung. Beberapa pantai yang terkenal di Teluk Bima antara lain Pantai Kalaki, Pantai Lawata, dan Pantai Kolo. Pantai Lawata merupakan pantai yang paling terkenal di Teluk Bima yang memiliki pasir putih dan air laut yang jernih.[2] Selain itu, di sekitar pantai terdapat beberapa warung makan dan penginapan yang bisa digunakan oleh wisatawan.

Pantai Kalaki merupakan pantai yang memiliki pasir puti dan air laut yang jernih. Di sekitar pantai terdapat beberapa warung makan dan penginapan yang bisa digunakan oleh wisatawan. Pantai Kolo merupakan pantai yang masih alami di Teluk Bima. Pantai ini memiliki pasir putih yang lembut dan air laut yang jernih. Di sekitar pantai tidak terdapat warung makan atau penginapan, sehingga wisatawan harus membawa perlengkapan sendiri jika ingin berkunjung ke pantai ini.[3]

Aktivitas

sunting
  1. Perikanan: Masyarakat di sekitar Teluk Bima juga mengandalkan perikanan sebagai sumber penghidupan. Pencemaran di perairan Teluk Bima telah berdampak pada aktivitas budi daya rumput laut, budi daya ikan bandeng, dan pertanian garam yang dikembangkan masyarakat di sepanjang pesisir Teluk Bima.[1]
  2. Pariwisata: Teluk Bima juga memiliki potensi pariwisata yang menarik. Namun, pencemaran di Teluk Bima telah berdampak buruk terhadap aktivitas pariwisata, dengan aktivitas pariwisata terhenti akibat pencemaran.[3]
  3. Rekreasi: Masyarakat sekitar Teluk Bima juga memanfaatkan keindahan alam teluk untuk rekreasi dan liburan. Namun, dampak pencemaran juga telah memengaruhi aktivitas rekreasi masyarakat di daerah tersebut.
  4. Penyelidikan dan Penanganan Pencemaran: Selain itu, masyarakat dan pemerintah setempat juga terlibat dalam upaya penyelidikan dan penanganan.[4]

Referensi

sunting
  1. ^ a b "Badan Pusat Statistik Kabupaten Bima". bimakab.bps.go.id. Diakses tanggal 2023-12-07.
  2. ^ Hazim, Imamul. "Dana Ma Mbari". arujiki.blogspot.com. Diakses tanggal 2023-12-07.
  3. ^ a b
  4. ^ "WALHI: Pencemaran di Perairan Teluk Bima Berdampak pada Kesehatan dan Ekonomi Nelayan". VOA Indonesia. 2022-05-01. Diakses tanggal 2023-12-07.
Peta


๐Ÿ“š Artikel Terkait di Wikipedia

Suku Bima

dengan orang-orang Bima di sebelah timur Teluk Bima. Sedangkan penelitian Elber Johannes (1909-1910) menyimpulkan pada dasarnya orang Bima yang tinggal di

Kota Bima

118ยฐ43โ€ฒ33.1โ€ณE๏ปฟ / ๏ปฟ8.454639ยฐS 118.725861ยฐE๏ปฟ / -8.454639; 118.725861 Kota Bima, atau oleh suku Mbojo disebut dengan nama Dana Mbojo, adalah sebuah kota

Suku Donggo

tenggara teluk Bima yang dikenal dengan Dou (Orang) Donggo Ipa dan Donggo Ele. Orang (Dou) Donggo Ipa bermukim di sebelah barat teluk Bima yaitu di gugusan

Daftar Bupati Bima

Berikut adalah daftar Bupati Bima secara definitif sejak tahun 1950 pada masa Pemerintah Republik Indonesia. Dalam tumpuk pemerintahan, seorang kepala

Sungai di Kota Bima

Bima memiliki hulu di bagian utara atau di bagian timur Kota Bima serta bermuara di teluk Bima. Sungai-sungai yang mengalir dalam wilayah Kota Bima termasuk

Situs Wadu Pa'a

Kota Bima, Propinsi Nusa Tenggara Barat, dengan koordinat 8ยฐ22'5" LS 118ยฐ41'15" BT, Situs Wadu Pa'a tidak terlalu jauh dari pantai. Pada sebuah teluk kecil

Daftar laut di Indonesia

Yapen Teluk Teluk Adang Teluk Ambon Teluk Balikpapan Teluk Banten Teluk Benoa Teluk Bone Teluk Bima Teluk Bintuni Teluk Buli Teluk Campi Teluk Cenderawasih

Benteng Asa Kota

yang menghadap utara yaitu mengarah ke Asa Kota atau Pintu Masuk Kota di teluk Bima. Selain meriam kuno, disini kita juga bisa melihat bekas benteng pertahanan