Tensor tegangan Cauchy berorde-2 () menggambarkan gaya tegangan yang dialami oleh sebuah benda di titik yang diberikan. Hasil kali dari tensor tegangan dan vektor satuan , mengarah ke arah yang diberikan, adalah sebuah vektor yang menggambarkan gaya tegangan yang dialami oleh benda di titik yang digambarkan tensor tegangan, searah bidang yang tegak lurus dengan .

Gambar ini menunjukkan vektor tegangan di tiga arah yang saling tegak lurus, masing-masing dilambangkan oleh sisi kubus. Karena tensor tegangan menggambarkan pemetaan yang mengambil satu vektor sebagai masukan, dan memberikan dua vektor sebagai keluaran, tensor tersebut tergolong tensor orde-2.

Dalam matematika, tensor adalah objek aljabar yang menggambarkan sebuah hubungan (multilinear) di antara sehimpunan objek aljabar yang berhubungan dengan sebuah ruang vektor. Objek yang bisa dipetakan oleh tensor di antaranya vektor (yang biasanya, tapi tidak selalu, digambarkan sebagai anak panah dengan panjang dan arah tertentu) dan skalar (yang merupakan bilangan biasa seperti bilangan real), dan, bahkan tensor lainnya. Tensor bisa memiliki berbagai bentuk โ€“ contohnya: skalar dan vektor (yang merupakan tensor paling sederhana), vektor dual, pemetaan multilinear antar ruang vektor, dan operasi-operasi seperti hasil kali titik. Tensor didefinisikan tidak tergantung pada basis, meskipun tensor sering disebut berdasarkan komponennya dengan basis yang berhubungan dengan suatu sistem koordinat.

Tensor merupakan objek penting dalam fisika karena memberikan kerangka matematika yang ringkas untuk merumuskan menyelesaikan masalah-masalah fisika dalam berbagai bidang di antaranya mekanika (tegangan, elastisitas, mekanika fluida, momen inersia, dll.), elektrodinamika (tensor elektromagnetik, tensor Maxwell, permisivitas, suseptibilitas magnetik, dll.), relativitas umum (tensor energi-tegangan, tensor kelengkungan, dll.). Dalam penerapannya, sering dipelajari situasi-situasi di mana tensor berbeda bisa terjadi di titik yang berbeda pada objek; misalnya tegangan dalam sebuah objek berbeda di lokasi yang berbeda. Ini menimbulkan konsep medan tensor. Dalam beberap bidang, medan tensor sangat sering ditemukan sehingga sering disebut "tensor".

Tensor dibuat pada 1900 oleh Tullio Levi-Civita dan Gregorio Ricci-Curbastro, yang melanjutkan pekerjaan dari Bernhard Riemann dan Elwin Bruno Christoffel dan lain-lain, sebagai bagian dari kalkulus diferensial mutlak. Konsep ini memperbolehkan perumusan alternatif dari geometri diferensial intrinsik sebuah lipatan dalam bentuk tensor kelengkungan Riemann.[1]

Lihat pula

sunting

Dasar-dasar

sunting

Penerapan

sunting

Catatan kaki

sunting

Referensi

sunting

Spesifik

sunting
  1. ^ Kline, Morris (March 1990). Mathematical Thought From Ancient to Modern Times: Volume 3. Oxford University Press, USA. ISBNย 978-0-19-506137-6.

Pranala luar

sunting

๐Ÿ“š Artikel Terkait di Wikipedia

Produk tensor

Dalam matematika, produk tensor adalah V โŠ— W dari dua ruang vektor V dan W (di atas bidang yang sama) adalah ruang vektor, diberkahi dengan operasi komposisi

Otot tensor fasciae latae

Otot Tensor fasciae latae (TFL), atau otot pengencang fascia lata, adalah otot yang terletak di sisi lateral (luar) panggul. Meskipun relatif kecil, otot

Tensor teganganโ€“energi

Tensor teganganโ€“energi, terkadang disebut tensor teganganโ€“energiโ€“momentum atau tensor energiโ€“momentum, adalah suatu kuantitas tensor dalam fisika yang

Mekanika kontinuum

disajikan oleh tensor, yakni objek-objek matematika yang memiliki sifat yang diperlukan untuk menjadi sistem koordinat independen. Tensor-tensor ini dapat

Tensor tegangan Cauchy

mekanika kontinuum, tensor tegangan Cauchy ฯƒ {\displaystyle {\boldsymbol {\sigma }}} , atau disebut juga tensor tegangan, adalah sebuah tensor orde dua yang

Mekanisme fokal

matematika sebagai kasus khusus dari tensor orde kedua (serupa dengan tensor tegangan dan regangan) dikenal sebagai tensor momen. Gempa bumi yang tidak disebabkan

Persamaan medan Einstein

menentukan tensor metrik dari ruang waktu untuk suatu susunan teganganโ€“energi dalam ruang waktu. Hubungan antara tensor metrik dan tensor Einstein memungkinkan

Darab

dimensi tak hingga, satu juga memiliki: Darab tensor ruang Hilbert Darab tensor topologi. Darab tensor, darab luar dan darab Kronecker semuanya menyampaikan