Artikel ini membutuhkan rujukan tambahan agar kualitasnya dapat dipastikan. |
The Lantis | |
|---|---|
| Asal | Jakarta, Indonesia |
| Genre | |
| Tahun aktif | 2020–sekarang |
| Label | Warner Music Indonesia[1] |
| Anggota | Giri Virandi Ravi Rinaldy Rifki Dzaky Fauzan |
| Mantan anggota | Dhira Risyad |
The Lantis adalah band indie pop asal Jakarta, Indonesia, yang dibentuk pada tahun 2020.[2] Band ini terdiri dari Giri sebagai pemain bass dan vokal, Ravi pemain gitar dan vokal, dan Rifki (akrab disapa Ojan) pemain gitar. Mereka terinspirasi oleh musisi seperti Naif, The Changcuters, The Beatles, dan Arctic Monkeys, sehingga menghasilkan perpaduan antara retro dan indie pop modern dalam musik mereka.[3]
Kini, The Lantis telah memiliki total dua album bertajuk Pilot (2021) dan Pancarona (2024). Sementara itu, mereka juga meluncurkan EP Cara Mencintai (2025).[4][5]
Karier
suntingPembentukan
suntingThe Lantis terdiri dari Giri sebagai pemain bass dan vokal, Ravi pemain gitar dan vokal, dan Fauzan pemain gitar. The Lantis terinspirasi oleh musisi seperti Naif, The Changcuters, The Beatles, dan Arctic Monkeys, sehingga menghasilkan perpaduan antara retro dan indie pop modern dalam musik mereka.[3]
Album Pilot (2021)
suntingDirilis pada 1 Oktober 2021, Pilot merupakan album studio pertama The Lantis. Nama dari album Pilot berasal dari episode perdana (atau pilot episode) dalam sebuah series. Album ini terdiri dari 11 lagu, dengan 3 single, yaitu Sial (2020), Lampu Merah (2021), dan Neverland (2021); yang sudah mereka keluarkan .[6]
Lagu mereka, ”Lampu Merah”, berhasil menginspirasi terciptanya lebih dari 360.000 kreasi video. Padahal, band yang merilis album pertamanya, Pilot, pada 1 Oktober 2021 itu baru melakukan kampanye marketing mereka di Tiktok akhir tahun 2023. Mereka curhat, ”Idenya dari adik gue, dia bilang, lagu mau seenak apa pun kalau enggak ada marketingnya percuma, dan sekarang marketing itu di TikTok tempatnya. Ya udah akhirnya kita waktu itu iseng bikin konten-konten promosi lagu kita. Alhamdulillah booming,” tutur Ravi, gitaris sekaligus vokalis The Lantis, di acara Tiktok Rising Indonesia.
Viralnya ”Lampu Merah” membuat lagu-lagu The Lantis yang lain, seperti ”Sial” dan ”Neverland” turut terkatrol naik. Dari situ, mereka tahu kampanye marketing lagu-lagu mereka sudah seharusnya dilakukan melalui platform tersebut. ”Sampai sekarang kita masih aktif membuat konten,” kata Ravi yang sejak ”Lampu Merah” viral tak lagi bekerja sebagai pegawai kantoran.
Di kesempatan yang sama, Giri, pemain bas & vokalis The Lantis, menambahkan, salah satu hal yang menarik dari viralnya ”Lampu Merah” adalah bentuk interpretasi yang sangat beragam dari publik. ”Ada yang literally videonya di lampu merah, ada yang curhat tentang stuck dalam kehidupan, dan lain-lain. Banyaklah. Jadinya menarik banget,” imbuh Giri.
Baik Ravi maupun Giri berharap hal serupa turut dinikmati band dan musisi lain. Mereka berharap para musisi mengikuti jejak mereka, menjajal Tiktok sebagai media untuk berpromosi. ”Kita udah ngerasain. Ini buat musisi-musisi baru terus berkarya juga,” imbuh Ravi.[7]
Single Gloria (2022)
suntingGloria merupakan sebuah single yang dirilis pada tahun 2022, menampilkan nuansa musik yang khas dari The Lantis.
Pada tahun 2023, Risyad dan Dhira memutuskan keluar karena memiliki prioritasnya masing-masing. Fauzan pun masuk mengisi posisi gitaris atas permintaannya sendiri. Fauzan menuturkan, "Diajak latihan terus udah beberapa kali, dua kali tampil, terus akhirnya gue minta buat jadi personil."[3]
Album Pancarona (2024)
suntingPada Maret 2024, mereka merilis album kedua berjudul “Pancarona”, yang semakin mengukuhkan eksistensi mereka di kancah musik indie Indonesia. Album ini merupakan album terakhir yang dikerjakan oleh Risyad dan Dhira.
Setelah album ini, mereka meluncurkan Bunga Maaf (2024), serta merilis lagu "Ambang Rindu" (2024). Sederet karyanya lalu dibawakan dalam showcase perdana mereka, Lintas Lantis, pada Mei 2025.[3][4] Kedua single tersebut dimasukkan pada EP pertama mereka, Cara Mencintai.
Anggota
suntingAnggota sekarang
sunting- Giri Virandi – gitar bass dan vokal utama (2020–sekarang)
- Ravi Rinaldy – gitar ritme dan vokal utama (2020–sekarang)
- Rifki Dzaky Fauzan – gitar melodi (2023–sekarang)
Mantan anggota
sunting- Dhira – gitar melodi (2020-2023)
- Risyad – pemain drum (2020-2023)
Diskografi
suntingAlbum studio
suntingEP
sunting- Cara Mencintai (2025)[5]
Single
sunting- ”Sial" (2020)[6]
- Lampu Merah (2021)
- Neverland (2022)
- Gloria (2022)
- Bunga Maaf (2024)[4]
- "Ambang Rindu" (2024)
Referensi
sunting- ^ 'Teruntuk Dirimu' Lagu Baru The Lantis Pilihan Fans, diakses tanggal 2025-08-19
- ^ "Discovering Indonesia's Beatlemania: The Lantis". asiapop40.com. 2025-03-21. Diakses tanggal 2025-12-24.
- ^ a b c d "Profil Singkat Band The Lantis dan Lirik 'Bunga Maaf' yang Viral di Medsos". www.inibalikpapan.com. 2024-12-22. Diakses tanggal 2025-12-24.
- ^ a b c "Profil dan Biodata The Lantis, Band Keluarga yang Viral!". www.idntimes.com. 2025-06-12. Diakses tanggal 2025-12-24.
- ^ a b "THE LANTIS AKAN MERILIS ALBUM BARU PADA 14 NOVEMBER 2025 (MUSIC BOX: RINDANG)". Diakses tanggal 2025-12-24.
- ^ a b The Lantis Merilis Album Perdana Berjudul “Pilot”, diakses tanggal 2021-11-07
- ^ "Berkat Iseng The Lantis". kompas.id. 2024-04-02. Diakses tanggal 2025-12-24.
- ^ Beragam Perasaan The Lantis dalam Album Baru Pancarona, diakses tanggal 2024-03-17