| The Twits | |
|---|---|
Poster penayangan | |
| Sutradara | Phil Johnston |
| Produser |
|
| Skenario |
|
| Cerita | |
Berdasarkan | The Twits oleh Roald Dahl |
| Pemeran | |
| Penataโmusik |
|
| Penyunting | Erika Dapkewicz |
Perusahaan produksi | |
| Distributor | Netflix |
Tanggal rilis |
|
| Durasi | 98 menit |
| Negara |
|
| Bahasa | Inggris |
The Twits adalah sebuah film komedi musikal animasi tahun 2025 yang diadaptasi secara dari novel anak-anak tahun 1980 karya Roald Dahl. Film ini diproduksi, disutradarai dan ditulis oleh Phil Johnston. Para pengisi suaranya meliputi Margo Martindale dan Johnny Vegas sebagai karakter utama, bersama dengan Natalie Portman, Emilia Clarke, Maitreyi Ramakrishnan, Ryan Lopez, Jason Mantzoukas, Timothy Simons, Alan Tudyk, dan Nicole Byer.[1]
The Twits dirilis pada 17 Oktober 2025, oleh Netflix.[2] Setelah penayangannya, The Twits memperoleh ulasan beragam dari kalangan kritikus maupun penonton.
Plot
suntingDi dalam janggut Mr. Twit, seekor kunang-kunang Pippa sedang bercerita kepada putranya, Jeremy. Dari sanalah ia memperkenalkan Mr. dan Mrs. Twitโpasangan buruk rupa yang penuh kebencian. Satu-satunya hal yang membuat mereka merasa senang hanyalah sebuah taman hiburan yang mereka bangun bernama Twitlandia. Namun, pada hari pembukaan besar, taman itu langsung ditutup karena dianggap berbahaya, tidak kokoh secara struktur bangunan, dan berbau busuk yang menyengat. Merasa dipermalukan, mereka bersumpah akan membalas dendam. Dengan nekat, mereka mencuri truk berisi daging hot dog cair dan menuangkannya ke menara air, hingga terjadi ledakan besar yang menimbulkan banjir di seluruh kota Triperot.
Kisah kemudian beralih kepada dua anak yatim: Beesha, seorang gadis keturunan India-Amerika berusia 12 tahun, dan sahabatnya Bubsy yang sedang menunggu untuk diadopsi. Namun, setelah banjir daging yang disebabkan oleh keluarga Twit, calon orang tua Bubsy mengurungkan niat karena takut keduanya terkontaminasi. Beesha mencoba menguatkan hati Bubsy, lalu menyadari bahwa biang kerok semua kekacauan itu adalah keluarga Twit. Karena tahu bahwa pergi ke Twitlandia adalah keinginan Bubsy, mereka berdua memutuskan untuk pergi ke rumah keluarga Twit. Ketika akhirnya mereka tiba di sana, sambutan yang mereka terima justru dingin, tapi Mr. dan Mrs. Twit tetap membawa mereka masuk ke dalam taman setelah membayar 3 dollar, bayi wortel dan band-aid kotor.
Anak-anak kemudian bertemu dengan keluarga Muggle-Wump, sekelompok makhluk mirip monyet berwarna-warni dari Loompaland, yang dikurung oleh keluarga Twit. Beesha diam-diam merekam pengakuan keluarga Twit sebagai pelaku banjir daging, sehingga polisi menangkap pasangan itu. Masuk ke dalam rumah The Twits, kedua anak yatim itu mencari kunci kandang Muggle-Wump, dan bertemu seekor katak bernama Sweet-Toed Toad yang berbicara terbalik. Namun, keluarga Twit kemudian dibebaskan dengan jaminan oleh sebuah keluarga yang berharap mereka dapat membantu kota Triperot, yang dulu pernah menjadi pusat hiburan. Di rumah, Beesha dan Bubsy akhirnya berhasil menemukan kunci dan membebaskan Muggle-Wump. Keluarga Twit pun mengejar mereka hingga ke panti asuhan. Di sana, Beesha dan Bubsy berhasil memperdaya mereka hingga terjatuh keluar dari bangunan. Keluarga Twit mencoba bernegosiasi dengan Beesha, tetapi ia mengusir mereka dengan berkata bahwa mereka hanya boleh masuk ke panti asuhan jika menjadi wali kota dari kota tersebut. Anak-anak yatim dan keluarga Muggle-Wump sempat menikmati kebebasan mereka, sampai akhirnya melihat keluarga Twit maju dalam pemilihan wali kota di detik terakhir. Dengan penuh tipu daya, mereka berhasil menarik simpati warga dan berjanji bahwa warga Triperod menjadi miliader begitu Twitlandia dibuka kembali. Mereka juga menyingkirkan lawan-lawan mereka sehingga akhirnya memenangkan pemilihan karena menjadi satu-satunya calon yang tersisa.
Keesokan paginya, keluarga Twit yang kini menjabat sebagai wali kota mulai menyerang panti asuhan dengan bantuan warga. Para Muggle-Wump melawan dengan badai Florbnorbles yang berhasil mengusir semua orang kecuali keluarga Twit. Mr. Napkin, setelah menjilat kaki Opposite-Toed Toad, tiba-tiba berani melawan keluarga Twit dengan semprotan keju, sesuatu yang tak pernah ia lakukan sebelumnya.
Meski Beesha sudah memiliki keluarga baru di panti asuhan, ia tetap merindukan orang tuanya yang meninggalkannya. Mengetahui hal itu, Mr. Twit menyamar sebagai Mr. Napkin dan menelpon Beesha, berpura-pura mengatakan bahwa orang tuanya berada di arena bowling, agar bisa menjebaknya. Dengan bantuan massa yang marah, keluarga Twit memindahkan panti asuhan ke Twitlandia dan memaksa anak-anak tampil dalam pertunjukan pembukaan taman hiburan. Twitlandia pun dibuka kembali, membuat warga kota bersorak gembira. Beesha kemudian memperdaya keluarga Twit agar menjilat kaki Sweet-Toed Toad, yang secara tak terduga membuat mereka membebaskan Muggle-Wump. Akhirnya, keluarga Twit mengakui bahwa mereka berbohong kepada para warga dan meminta maaf dengan meledakkan taman hiburan mereka sendiri.
Anak-anak yatim bersama Muggle-Wump merencanakan trik terakhir untuk menyingkirkan keluarga Twit. Mereka mengubah ruang tamu rumah The Twits menjadi terbalik. Mereka pun berdiri dengan tangan untuk "meluruskan" diri, tetapi kepala mereka justru menempel di lantai akibat lem yang dipasang anak-anak. Para yatim dan Muggle-Wump berpesta merayakan kemenangan dan mengatakan bahwa The Twits akan menyusut hingga mati. Namun, Beesha dan Bubsy menyadari bahwa mereka telah kehilangan rasa simpati sehingga mereka tak lagi bisa memahami bahasa para Muggle-Wump, sehingga akhirnya mereka membebaskan keluarga Twit.
Dalam epilog, Mr. Napkin mengembalikan panti asuhan ke tempat semula. Keluarga Muggle-Wump menjual air mata mereka untuk diolah secara industri dan hasilnya digunakan untuk mendanai panti asuhan. Reputasi kota sebagai pusat hiburan pun kembali pulih berkat bantuan Florbnorbles. Beesha kini hidup bahagia bersama keluarga barunya. Sementara itu, keluarga Twit terjebak dalam lelucon balon yang gagal, memberi kesempatan bagi Pippa dan Jeremy untuk lolos dari janggut Mr. Twit dan terbang menuju tempat aman. Dalam adegan pasca-kredit, keluarga Twit akhirnya terlempar ke Loompaland dan ditelan oleh mulut seekor Sweet-Toed Toad raksasa.
Pengisi suara
sunting- Margo Martindale sebagai Mrs. Credenza S. Twit
- Johnny Vegas sebagai Mr. James T. Twit
- Natalie Portman sebagai Mary Muggle-Wump
- Emilia Clarke sebagai Pippa
- Maitreyi Ramakrishnan sebagai Beesha
- Ryan Lopez sebagai Bubsy
- Jason Mantzoukas sebagai Mayor Wayne John John-John
- Timothy Simons sebagai Marty Muggle-Wump
- Alan Tudyk sebagai Sweet Toed Toad
- Nicole Byer sebagai Beverly Onion
- Mark Proksch sebagai Horvis Dungle
- Rebecca Wisocky sebagai Dee Dumdie-Dungle
- Charlie Berens sebagai Gorb Klurb
Produksi
suntingPengembangan
suntingPada Februari 2003, adaptasi film layar lebar dari buku The Twits mulai dikembangkan oleh Vanguard Animation, dengan pendirinya, John H. Williams , ditetapkan sebagai produser. Sebagai bagian dari kesepakatan multi-film dengan Walt Disney Pictures, Vanguard berencana memproduksi film animasi live-action, dengan John Cleese dan Kirk DeMicco sebagai penulis skenario.[3] Pada November 2004, dilaporkan bahwa Mark Mylod akan menyutradarai film tersebut, dan Cleese kemungkinan turut membintangi.[4] Pada Oktober 2006, setelah terjadi perubahan eksekutif di Disney, proyek ini berpindah ke Working Title Films dan Universal Pictures.[5][6] Hingga Januari 2012, situs resmi Vanguard menyatakan bahwa Conrad Vernon akan menjadi sutradara film tersebut.[7]
Pada April 2022, setelah Netflix mengakuisisi Roald Dahl Story Company,[8][9] dilaporkan bahwa sebuah film layar lebar akan dirilis melalui layanan tersebut, menyusul pengumuman sebelumnya mengenai serial animasi yang diadaptasi dari buku tersebut.[10] Pada September 2023, bersamaan dengan peluncuran gambar perdana film, diumumkan bahwa Phil Johnston akan menyutradarai sekaligus menulis naskah bersama Meg Favreau.[9]
Pemilihan pengisi suara
suntingPada Juni 2024, diumumkan bahwa Natalie Portman, Emilia Clarke, Margo Martindale dan Johnny Vegas bergabung dalam jajaran pemeran.[11] Pada Agustus 2025, Maitreyi Ramakrishnan, Timothy Simons, serta sejumlah pemeran tambahan lainnya turut diumumkan.[2]
Animasi
suntingProses animasi telah dimulai pada September 2023. Pada bulan yang sama, dilaporkan bahwa studio efek visual dan animasi Jellyfish Pictures yang berbasis di London, dengan fasilitas di Toronto dan Mumbai menyediakan layanan animasi untuk film tersebut.[9] Film ini menjadi proyek terakhir yang melibatkan Jellyfish Pictures, karena perusahaan tersebut ditutup tujuh bulan sebelum perilisan film.[12]
Musik
suntingPada Agustus 2025, diumumkan bahwa selain Oli Julian yang menyusun musik latar film, David Byrne akan menulis tiga lagu orisinal berjudul "We're Not Like Ev'ryone Else", "Lullaby", dan "The Problem Is You". Ia juga menulis lagu penutup kredit film berjudul "Open The Door" bersama Hayley Williams.[13] Album musik orisinal The Twits dirilis secara digital pada 17 Oktober 2025 oleh Netflix Music. Album tersebut memuat tiga lagu orisinal karya David Byrne dari Talking Heads serta musik latar film yang digubah oleh Oli Julian (pencipta musik untuk Sex Education dan Catastrophe). Byrne juga menulis bersama lagu penutup kredit dengan Hayley Williams dari Paramore.
Daftar lagu
sunting| No. | Judul | Penyanyi | Durasi |
|---|---|---|---|
| 1. | "Open the Door" | David Byrne dan Hayley Williams | 3:21 |
| 2. | "We're Not Like Ev'ryone Else" | Margo Martindale dan Euan Morton | 2:49 |
| 3. | "The Problem Is You" | Margo Martindale dan Euan Morton | 1:46 |
| 4. | "Lullaby" | Natalie Portman | 2:05 |
| 5. | "Not Normal People" | Oli Julian | 0:59 |
| 6. | "Muggle-Wumps Discovered" | Oli Julian | 2:02 |
| 7. | "Muggle-Wumps Escape" | Oli Julian | 1:03 |
| 8. | "Sweet Toed Toad" | Oli Julian | 1:22 |
| 9. | "Cook You in a Pie" | Oli Julian | 0:46 |
| 10. | "Condemned Park" | Oli Julian | 0:31 |
| 11. | "Florbnorbles" | Oli Julian | 0:50 |
| 12. | "Trick Me" | Oli Julian feat. Lloyd Wade | 2:57 |
| 13. | "The Twits Steal Loos" | Oli Julian | 0:37 |
| 14. | "Magical Tears" | Oli Julian | 1:39 |
| 15. | "Muggle-Wump Party" | Oli Julian | 1:26 |
| 16. | "Back in Business" | Oli Julian | 1:47 |
| 17. | "The Twits Get Arrested" | Oli Julian | 1:11 |
| 18. | "Riot" | Oli Julian | 0:48 |
| 19. | "I've Got Your Back" | Oli Julian | 1:40 |
| 20. | "The Twits Scheme" | Oli Julian | 1:17 |
| 21. | "Hiding Under the Bed" | Oli Julian | 1:00 |
| 22. | "The Twits on the Stairs" | Oli Julian | 1:05 |
| 23. | "Mouldy Leftovers" | Oli Julian | 0:55 |
| 24. | "The Twits Bake a Cake" | Oli Julian | 0:35 |
| 25. | "Beesha Comes Back" | Oli Julian | 2:50 |
| 26. | "Not on My Watch" | Oli Julian | 0:56 |
| 27. | "Voice Changer 30000" | Oli Julian | 0:48 |
| 28. | "Stealing the Orphanage" | Oli Julian | 1:57 |
| 29. | "Family Toad" | Oli Julian | 0:45 |
| 30. | "Twitlandia" | Erika Dapkewicz | 0:56 |
| 31. | "The Twit Family Extravaganza" | Oli Julian | 0:43 |
| 32. | "Making an Escape" | Oli Julian | 1:02 |
| 33. | "Honest Twits" | Oli Julian | 0:58 |
| 34. | "Fireworks" | Oli Julian feat. Ella Taylor | 0:54 |
| 35. | "Upside Down" | Oli Julian | 2:52 |
| 36. | "The Dreaded Shrinks" | Oli Julian | 0:48 |
| 37. | "Saving the Twits" | Oli Julian | 1:05 |
| 38. | "Hate Is Easy" | Oli Julian | 0:39 |
| 39. | "Goodbye to the Twits" | Oli Julian | 1:56 |
| Durasi total: | 53:21 | ||
Referensi
sunting- ^ Corbett, Erin; Cadenas, Kerensa (August 5, 2025). "The Twits: What to Know About the Animated Roald Dahl Film". Netflix Tudum. Diakses tanggal August 5, 2025.
- ^ a b Goodfellow, Melanie (August 5, 2025). "'The Twits': Netflix Unveils David Byrne & Hayley Williams Original Songs; Maitreyi Ramakrishnan Voice Cast Addition & October 17 Release". Deadline (dalam bahasa American English). Diakses tanggal August 5, 2025.
- ^ Brodesser, Claude (4 February 2003). "'Twits' pic pleases Cleese". Variety. Diarsipkan dari versi aslinya tanggal September 28, 2013. Diakses tanggal April 26, 2022.
- ^ Dawtrey, Adam (21 November 2004). "Bigscreen goes Dahl-crazy". Variety. Diarsipkan dari versi aslinya tanggal September 28, 2013. Diakses tanggal April 26, 2022.
- ^ Dawtrey, Adam (22 October 2006). "Working Title takes reality check". Variety. Diarsipkan dari versi aslinya tanggal September 28, 2013. Diakses tanggal April 26, 2022.
- ^ "Kirk DeMicco: Monkey Business". Total Sci-Fi Online. 15 July 2008. Diarsipkan dari asli tanggal 26 February 2012. Diakses tanggal April 26, 2022.
- ^ "The Twits". Vanguard Animation. Diarsipkan dari versi aslinya tanggal September 28, 2011. Diakses tanggal April 26, 2022.
- ^ Gray, Alistair (2021-09-22). "Netflix snaps up entire works of Roald Dahl for over ยฃ500m". Financial Times. Diarsipkan dari versi aslinya tanggal 2021-10-01. Diakses tanggal 2023-09-18.
- ^ a b c Ntim, Zac (2023-09-18). "'The Twits:' Animated Feature Adaptation Of Roald Dahl Book Set At Netflix, First Look Revealed". Deadline Hollywood (dalam bahasa American English). Diarsipkan dari versi aslinya tanggal 2023-09-27. Diakses tanggal 2023-09-18.
- ^ Taylor, Drew (April 20, 2022). "Netflix Animation Erased: Executives Fired, Shows Canceled and Accusations of 'Staged Data' (Exclusive)". TheWrap. Diarsipkan dari versi aslinya tanggal May 22, 2022. Diakses tanggal April 26, 2022 โ via Yahoo!.
- ^ "'Asteroid City,' 'Black Mirror' VFX Outfit Jellyfish Pictures Suspends Operations, Seeks Sale". The Hollywood Reporter. 12 March 2025. Diarsipkan dari versi aslinya tanggal 27 July 2025. Diakses tanggal 27 July 2025.
- ^ "'Asteroid City,' 'Black Mirror' VFX Outfit Jellyfish Pictures Suspends Operations, Seeks Sale". The Hollywood Reporter. 12 March 2025. Diarsipkan dari versi aslinya tanggal 27 July 2025. Diakses tanggal 27 July 2025.
- ^ "Netflix's 'The Twits' to Feature Original Songs by David Byrne and Original Score by Oli Julian". Film Music Reporter. 2025-08-05. Diarsipkan dari versi aslinya tanggal 2025-09-07. Diakses tanggal 2025-08-05.