Sebuah teodolit optik yang diproduksi di Uni Soviet pada tahun 1958 dan digunakan untuk survei topografi.

Teodolit (/ฮธiหหˆษ’dษ™laษชt/) adalah instrumen presisi untuk mengukur sudut di bidang horizontal dan vertikal. Teodolit terutama digunakan untuk survei aplikasi, dan telah diadaptasi untuk tujuan khusus dalam bidang-bidang seperti metrologi dan teknologi peluncuran roket. Sebuah teodolit modern terdiri dari sebuah teleskop yang bisa bergerak dipasang dalam dua tegak lurus sumbu-horizontal atau trunnion sumbu, dan sumbu vertikal. Ketika teleskop yang menunjuk pada objek target, sudut masing-masing sumbu dapat diukur dengan presisi yang besar, biasanya untuk detik busur.


Lihat pula

sunting

Referensi

sunting

๐Ÿ“š Artikel Terkait di Wikipedia

Alat ukur

Ultrasound distance measure GPS Electronic distance meter Planimeter Sextant Theodolite Protractor Thermometer Thermocouple Thermistor Pyrometer Electromagnetic

Detasemen Zeni Tempur 2

mendapatkan 1 Unit NPS. Pada tahun 2013 mendapatkan 1 Unit Survey Set (Theodolite Digital). Pada tahun 2014 mendapatkan Alzi 4 Unit Water Pump 11,5 Dk Merk

Akuaduk Romawi

aparat itu mungkin akibat yang lebih canggih dioptra, prekursor modern theodolite. Dalam Buku 8 bukunya De Architectura, Vitruvius menjelaskan kebutuhan

Ilmu ukur wilayah

menggunakan serangkaian titik yang membentuk 33 segitiga secara keseluruhan. Theodolite ditemukan oleh Jesse Ramsden pada tahun 1787 dan menjadi awal perkembangan

Politeknik Pekerjaan Umum

dilengkapi berbagai peralatan survei terkini, antara lain waterpass, theodolite, total station, GPS, dan laser scanner 3D. Keberadaan laboratorium ini

Makam Mbah Condrodipo

jadikan sebagai penunjang melihat rukyatul hilal seperti Teleskop robotic, Theodolite laser dan non optik yakni rubu' mujayyat dan gawang lokasi. Balai ini