Dalam catur, blunder[1] adalah langkah yang sangat buruk. Blunder biasanya disebabkan oleh kelalaian taktis, baik akibat masalah waktu, terlalu percaya diri, atau akibat dari kecerobohan pemain. Meskipun blunder lebih sering terjadi dalam permainan catur amatir, semua pemain catur manusia melakukannya, bahkan di tingkat kejuaraan dunia. Blunder yang dilakukan lawan mungkin terkadang tampak seperti keberuntungan, tetapi mendorong lawan untuk melakukan blunder sebenarnya adalah keterampilan penting dalam catur.

Klasifikasi yang membedakan antara "blunder" dengan kesalahan normal agak subjektif. Sebuah langkah yang lemah dari pemain pemula mungkin dapat dijelaskan oleh kurangnya keterampilan pemain, sementara langkah yang sama dari seorang master bisa saja disebut sebagai blunder. Dalam anotasi catur, blunder biasanya ditandai dengan tanda tanya ganda, "??", setelah bergerak.

Di kalangan pecatur amatir dan pemula, blunder sering terjadi karena proses berpikir yang salah saat mereka tidak mempertimbangkan langkah jebakan lawan. Secara khusus, sekak, penangkapan, dan ancaman perlu dipertimbangkan dalam setiap langkah. Mengabaikan kemungkinan ini membuat pemain rentan terhadap kesalahan taktis sederhana.[2]

Contoh-contoh

sunting

Pemain yang kuat, bahkan seorang grandmaster, terkadang bisa saja melakukan blunder yang mendasar.

Mikhail Chigorin vs. Wilhelm Steinitz

sunting
abcdefgh
8
a7 black pawn
b7 black pawn
e7 white rook
h7 black pawn
d6 white bishop
e6 white knight
f6 black king
g6 black bishop
d5 white pawn
f5 black pawn
h4 black pawn
a2 white pawn
b2 white pawn
d2 black rook
e2 black rook
h2 white pawn
f1 white rook
h1 white king
8
77
66
55
44
33
22
11
abcdefgh
Putih akan melakukan gerakannya yang ke-32

Referensi

sunting
  1. ^ "Hasil Pencarian 'blunder' - KBBI Daring". kbbi.kemendikdasmen.go.id. Diakses tanggal 2021-12-08.
  2. ^ The principle of looking for checks, captures, and threats is repeated often by Dan Heisman, see e.g. Heisman, Dan (March 2002). "A Generic Thought Process" (PDF). The Chess Cafe. Diakses tanggal 2 August 2010. and Heisman, Dan (June 2006). "Is It Safe?" (PDF). The Chess Cafe. Diakses tanggal 2 August 2010.

📚 Artikel Terkait di Wikipedia

Hamid Fahmy Zarkasyi

merupakan pendiri dan direktur eksekutif Institute for the Study of Islamic Thought and Civilization (INSISTS). Ia juga memimpin Majelis Intelektual dan Ulama

Samsara (Buddhisme)

Keown: "Although Buddhist doctrine holds that neither the beginning of the process of cyclic rebirth nor its end can ever be known with certainty, it is clear

Buddhisme

ideas about the process of transmigration. It is very possible that the karmas and reincarnation entered the mainstream brahaminical thought from the sramana

Alfred North Whitehead

Handbook of Whiteheadian Process Thought, Volume 1 (Frankfurt: Ontos Verlag, 2008), 17. John B. Cobb Jr. and David Ray Griffin, Process Theology: An Introductory

Astrofisika

(Geoffrey Ernest Richard) (1968). Aristotle : the growth and structure of his thought. Internet Archive. London : Cambridge University Press. hlm. 134. ISBN 978-0-521-07049-2

Teologi proses

472–76. Norman Pittenger's thought is exemplified in his God in Process (London: SCM Press, 1967, LCC BT83.6 .P5), Process-Thought and Christian Faith (New

Verifikasi dan validasi

Management Systems - Process Validation Guidance (GHTF/SG3/N99-10:2004 (Edition 2) page 3 Ad Sparrius (2016). "Everything You Thought You Knew about Validation

Karl Marx

2009. Attali, Jacques. Karl Marx or the thought of the world. 2005 Avineri, Shlomo. The Social and Political Thought of Karl Marx (Cambridge University Press