
Tinggi badan manusia adalah jarak dari ujung kaki hingga ujung kepala manusia saat berdiri tegak. Tinggi badan manusia bergantung pada faktor lingkungan dan genetik. Tinggi badan manusia beragam menurut pengukuran antropometri. Variasi tinggi badan yang mencolok (20% dari rataan) dalam sebuah populasi terkadang disebabkan oleh gigantisme ataupun dwarfisme, yang merupakan kondisi medis yang disebabkan oleh abnormalitas gen atau endokrin.[1]
Pertumbuhan rata-rata untuk setiap jenis kelamin dalam populasi berbeda secara bermakna, di mana pria dewasa rata-rata lebih tinggi daripada wanita dewasa. Selain itu, tinggi badan manusia juga berbeda menurut kelompok etnis.
Pertumbuhan tinggi badan biasanya berhenti ketika lempeng pertumbuhan (lempeng efifisis) di ujung tulang menutup. Penutupan ini terjadi sekitar usia 16 tahun pada wanita atau 18 tahun pada pria. Terkadang pada sebagian orang, baru menutup pada usia sekitar 20 - 21 tahun.
Dalam kondisi kemiskinan atau konflik berkepanjangan, faktor lingkungan seperti kurang nutrisi kronis pada masa kecil atau remaja dapat menyebabkan keterlambatan pertumbuhan, hingga (pada kasus parah) menyebabkan abnormalitas tinggi badan meskipun individu tersebut tidak memiliki kelainan gen.
Bacaan lanjutan
sunting- Grandjean, Etienne (1987). Fitting the Task to the Man: An Ergonomic Approach. London, UK: Taylor & Francis. ISBNย 978-0-85066-192-7. (for heights in U.S. and Japan)
- Eurostat Statistical Yearbook 2004. Luxembourg: Eurostat. ISBNย 978-92-79-38906-1. (for heights in Germany)
- Netherlands Central Bureau for Statistics, 1996 (for average heights)
- Ogden, Cynthia L.; Fryar, Cheryl D.; Carroll, Margaret D.; Flegal, Katherine M. (27 October 2004). "Mean Body Weight, Height, and Body Mass Index, United States 1960โ2002" (PDF). Advance Data from Vital and Health Statistics (347).
- "Health Survey for England - trend data". Department of Health and Social Care. Diarsipkan dari asli tanggal 10 October 2004.
- Bilger, Burkhard (29 March 2004). "The Height Gap". The New Yorker. Diarsipkan dari asli tanggal 2 April 2004.
- A collection of data on human height, referred to here as "karube" but originally collected from other sources, is archived here. A copy is available here (an English translation of this Japanese page would make it easier to evaluate the quality of the data...)
- "Americans Slightly Taller, Much Heavier Than Four Decades Ago". National Center for Health Statistics. 27 October 2004.
- Aminorroaya, A.; Amini, M.; Naghdi, H.; Zadeh, A. H. (2003). "Growth charts of heights and weights of male children and adolescents of Isfahan, Iran" (PDF). Journal of Health, Population, and Nutrition. 21 (4): 341โ346. PMIDย 15038589. Diarsipkan dari asli (PDF) tanggal 2018-09-19. Diakses tanggal 2019-05-23. ;
- 6. Celostรกtnรญ antropologickรฝ vรฝzkum dฤtรญ a mlรกdeลพe 2001, ฤeskรก republika [6th Nationwide anthropological research of children and youth 2001, Czech Republic] (dalam bahasa Ceko). Prague: State Health Institute (SZร). 2005. ISBNย 978-8-07071-251-1.
- Bogin, Barry (2001). The Growth of Humanity. Hoboken, NJ: Wiley-Liss. ISBNย 978-0-47135-448-2.
- Eveleth, P.B.; Tanner, J.M. (1990). Worldwide Variation in Human Growth (Edisi 2nd). Cambridge University Press. ISBNย 978-0-52135-916-0.
- Miura, K.; Nakagawa, H.; Greenland, P. (2002). "Invited commentary: Height-cardiovascular disease relation: where to go from here?". American Journal of Epidemiology. 155 (8): 688โ689. doi:10.1093/aje/155.8.688. PMIDย 11943684.
- Ruff, Christopher (October 2002). "Variation in human body size and shape". Annual Review of Anthropology. 31: 211โ232. doi:10.1146/annurev.anthro.31.040402.085407.
- "Los espaรฑoles somos 3,5 cm mรกs altos que hace 20 aรฑos" [Spaniards are 3.5 cm taller than 20 years ago]. 20 minutos (dalam bahasa Spanyol). 31 July 2006.
- Krishan, K.; Sharma, J. C. (2002). "Intra-individual difference between recumbent length and stature among growing children". Indian Journal of Pediatrics. 69 (7): 565โ569. doi:10.1007/BF02722678. PMIDย 12173694.
- Case, A.; Paxson, C. (2008). "Stature and Status: Height, ability, and labor market outcomes". The Journal of Political Economy. 116 (3): 499โ532. doi:10.1086/589524. PMCย 2709415. PMIDย 19603086.
- Sakamaki, R.; Amamoto, R.; Mochida, Y.; Shinfuku, N.; Toyama, K. (2005). "A comparative study of food habits and body shape perception of university students in Japan and Korea". Nutrition Journal. 4: 31. doi:10.1186/1475-2891-4-31. PMCย 1298329. PMIDย 16255785. Pemeliharaan CS1: DOI bebas tanpa ditandai (link)
- Habicht, Michael E.; Henneberg, Maciej; รhrstrรถm, Lena M.; Staub, Kaspar; Rรผhli, Frank J. (27 April 2015). "Body height of mummified pharaohs supports historical suggestions of sibling marriages". American Journal of Physical Anthropology. 157 (3): 519โ525. doi:10.1002/ajpa.22728. PMIDย 25916977.
Referensi
sunting- ^ Ganong, William F. Review of Medical Physiology, Lange Medical 2001, p392-397