Tōkyō Yūshun
Japanese Derby
東京優駿
日本ダービー
Grup 1
Tokyo Yushun ke-85 (2018)
(Pemenang:Wagnerian)
(Joki:Yuichi Fukunaga)
LokasiGelanggang Pacuan Kuda Tokyo, Fuchū, Tokyo
Tahun dimulai1932
Jenis pacuanFlat untuk kuda ras unggul
Info pacuan
Jarak2400 meter
Permukaan lintasanRumput
Jenis lintasanKiri
Kualifikasi3 tahun

Tōkyō Yūshun (東京優駿), juga disebut Derbi Jepang (日本ダービー, Nippon Dābī) adalah kejuaraan pacuan kuda datar Grup 1 di Jepang untuk kuda jantan dan betina ras unggul (thoroughbred) berusia tiga tahun. Pacuan kuda ini menempuh jarak 2.400 meter di Gelanggang Pacuan Kuda Tokyo, Fuchū, Tokyo pada akhir Mei atau awal Juni.

Pertama kali diselenggarakan pada tahun 1932 dan merupakan padanan dari Epsom Derby Inggris di Jepang. Ini adalah etape kedua dari Tiga Mahkota Jepang, yang didahului oleh Satsuki Shō (padanan 2.000 Guineas Inggris di Jepang) pada pertengahan hingga akhir April dan diikuti oleh Kikuka Shō (padanan St. Leger Stakes Inggris di Jepang) pada pertengahan hingga akhir Oktober.

Sejak 2010, Tokyo Yūshun (bersama dengan beberapa pacuan kuda domestik Jepang Grup 1 JRA lainnya, termasuk pacuan klasik Jepang lainnya seperti Satsuki Shō dan Kikuka Shō) terbuka untuk kompetisi internasional karena Jepang tergabung dalam kategori ICS Bagian I dari Federasi Internasional Otoritas Pacuan Kuda (IFRA), yang memungkinkan semua pacuan kuda bergradasi dalam kalender JRA terbuka untuk kompetisi internasional. Pacuan kuda sebelum 2001 (bersama dengan pacuan klasik Jepang lainnya) hanya terbatas pada kuda yang dibiakkan di Jepang. Sejak 2001, kuda non-Jepang diperbolehkan, tetapi hanya terbatas pada kuda yang dilatih di Jepang. Sejak 2010, maksimal 9 kuda non-Jepang dapat mengikuti pacuan ini.

Pemenang

sunting

Pemenang sejak 1990

sunting
Tahun
Nama kuda
Joki
Pelatih
Pemilik
Waktu
1990 Ines Fujin Eiji Nakano Shuho Kato Masaaki Kobayashi 2:25.3
1991 Tokai Teio Takayuki Yasuda Shouichi Matsumoto Masanori Uchimura 2:25.9
1992 Mihono Bourbon Sadahiro Kojima Tameo Toyama Mihono International 2:27.8
1993 Winning Ticket Masato Shibata Yuji Ito Yosimi Ota 2:25.5
1994 Narita Brian Katsumi Minai Masaaki Okubo Hidenori Yamaji 2:25.7
1995 Tayasu Tsuyoshi Shinji Kojima Akio Tsurudome Kanichi Yokose 2:27.3
1996 Fusaichi Concorde Shinji Fujita Minoru Kobayashi Fusao Sekiguchi 2:26.1
1997 Sunny Brian Naohiro Onishi Senji Nakao Moriyasu Miyazaki 2:25.9
1998 Special Week Yutaka Take Toshiaki Shirai Hiroyoshi Usuda 2:25.8
1999 Admire Vega Yutaka Take Mitsuru Hashida Riichi Kondo 2:25.3
2000 Agnes Flight Hiroshi Kawachi Hiroyuki Nagahama Takao Watanabe 2:26.2
2001 Jungle Pocket Koichi Tsunoda Sakae Watanabe Yomoji Saito 2:27.0
2002 Tanino Gimlet Yutaka Take Kunihide Matsuda Yuzo Tanimizu 2:26.2
2003 Neo Universe Mirco Demuro Tsutomu Setoguchi Shadai Race Horse 2:28.5
2004 King Kamehameha Katsumi Ando Kunihide Matsuda Makoto Kaneko 2:23.3
2005 Deep Impact Yutaka Take Yasuo Ikee Makoto Kaneko 2:23.3
2006 Meisho Samson Mamoru Ishibashi Tsutomu Setoguchi Yoshio Matsumoto 2:27.9
2007 Vodka Hirofumi Shii Katsuhiko Sumii Yuzo Tanimizu 2:24.5
2008 Deep Sky Hirofumi Shii Mitsugu Kon Toshio Fukami 2:26.7
2009 Logi Universe Norihiro Yokoyama Kiyoshi Hagawara Masaaki Kumeta 2:33.7
2010 Eishin Flash Hiroyuki Uchida Hideaki Fujiwara Tomomitsu Hirai 2:26.9
2011 Orfevre Kenichi Ikezoe Yasutoshi Ikee Sunday Racing 2:30.5
2012 Deep Brillante Yasunari Iwata Yoshito Yahagi Sunday Racing 2:23.8
2013 Kizuna Yutaka Take Shozo Sasaki Shinji Maeda 2:24.3
2014 One And Only Norihiro Yokoyama Kojiro Hashiguchi Koji Maeda 2:24.6
2015 Duramente Mirco Demuro Noriyuki Hori Sunday Racing 2:23.2
2016 Makahiki Yuga Kawada Yasuo Tomomichi Makoto Kaneko 2:24.0
2017 Rey de Oro Christophe Lemaire Kazuo Fujisawa U Carrot Farm 2:26.9
2018 Wagnerian Yuichi Fukunaga Yasuo Tomomichi Makoto Kaneko 2:23.6
2019 Roger Barows Suguru Hamanaka Katsuhiko Sumii Hirotsugu Inokuma 2:22.6
2020 Contrail Yuichi Fukunaga Yoshito Yahagi Shinji Maeda 2:24.1
2021 Shahryar Yuichi Fukunaga Hideaki Fujiwara Sunday Racing 2:22.5
2022 Do Deuce Yutaka Take Yasuo Tomomichi Kieffers Co Ltd 2:21.9[a]
2023 Tastiera Damian Lane Noriyuki Hori U Carrot Farm 2:25.2
2024 Danon Decile Norihiro Yokoyama Shogo Yasuda Danox Co. Ltd. 2:24.3
2025 Croix du Nord Yuichi Kitamura Takashi Saito Sunday Racing 2:23.7

Pemenang sebelum 1990

sunting
  • 1932 - Wakataka
  • 1933 - Kabutoyama
  • 1934 - Flame Mor
  • 1935 - Governor
  • 1936 - Tokumasa
  • 1937 - Hisatomo
  • 1938 - Sugenuma
  • 1939 - Kumohata
  • 1940 - Ieryu
  • 1941 - St Lite
  • 1942 - Minami Homare
  • 1943 - Kurifuji
  • 1944 - Kaiso
  • 1945 - No race
  • 1946 - No race
  • 1947 - Matsu Midori
  • 1948 - Miharu O
  • 1949 - Tachikaze
  • 1950 - Kumono Hana
  • 1951 - Tokino Minoru
  • 1952 - Kurino Hana
  • 1953 - Bostonian
  • 1954 - Golden Wave
  • 1955 - Otokitsu
  • 1956 - Hakuchikara
  • 1957 - Hikaru Meiji
  • 1958 - Daigo Homare
  • 1959 - Komatsu Hikari
  • 1960 - Kodama
  • 1961 - Hakusho
  • 1962 - Fair Win
  • 1963 - Meizui
  • 1964 - Shinzan
  • 1965 - Keystone
  • 1966 - Teito O
  • 1967 - Asa Denko
  • 1968 - Tanino Harromore
  • 1969 - Daishin Volgard
  • 1970 - Tanino Moutiers
  • 1971 - Hikaru Imai
  • 1972 - Long Ace
  • 1973 - Take Hope
  • 1974 - Colonel Lancer
  • 1975 - Kaburaya O
  • 1976 - Climb Kaiser
  • 1977 - Lucky Ruler
  • 1978 - Sakura Shori
  • 1979 - Katsurano Haiseiko
  • 1980 - Opec Horse
  • 1981 - Katsu Top Ace
  • 1982 - Bamboo Atlas
  • 1983 - Mr. C.B.
  • 1984 - Symboli Rudolf
  • 1985 - Sirius Symboli
  • 1986 - Dyna Gulliver
  • 1987 - Merry Nice
  • 1988 - Sakura Chiyono O
  • 1989 - Winner's Circle

Catatan kaki

sunting
  1. ^ Mencetak rekor balapan saat ini

📚 Artikel Terkait di Wikipedia

Agnes Tachyon

pemenang Tokyo Yushun (Japanese Derby). Agnes Flora memenangkan Oka Sho (Japanese 1000 Guineas) dan neneknya Agnes Lady memenangkan Yushun Himba (Japanese

Tokai Teio

unggul asal Jepang. Pada tahun 1991, ia memenangkan Satsuki Sho dan Tokyo Yushun. Ia dinobatkan sebagai Kuda Jepang Terbaik Tahun 1991. Pada tahun 1992

Maruzensky

Klasik Jepang. Sebagai pejantan, ia juga sukses, menghasilkan pemenang Tōkyō Yūshun yaitu Sakura Chiyono O, serta 3 pemenang Kelas I lainnya. Indukan Maruzensky

Kitasan Black

mudah menyerah". Pada 31 Mei di Gelanggang Pacuan Kuda Tokyo, kuda jantan ini berlaga di Tokyo Yushun ke-82 sejauh 2.400 meter, tetapi setelah berlari di

Umamusume: Cinderella Gray

tidak terdaftar dalam registrasi Pacuan Klasik, ia tidak dapat mengikuti Tokyo Yūshun (Japanese Derby). Hal ini memicu berbagai reaksi dari publik, dengan

Pacuan Klasik Jepang

yang telah meraih gelar Triple Crown dengan memenangkan Satsuki Sho, Tōkyō Yūshun dan Kikuka Sho. Catatan ♥ menandakan kuda betina Kuda betina Jepang yang

Fuji Kiseki

memenangkan Momiji Stakes dari Tayasu Tsuyoshi, kuda jantan yang memenangkan Tokyo Yushun pada tahun 1995. Pada penampilan terakhirnya tahun itu, kuda jantan ini

Special Week

muncul sebagai pemain kelas atas di musim berikutnya: ia memenangkan Tokyo Yushun (Japanese Derby) dan tiga balapan bergradasi lainnya serta ditempatkan