| Nama lengkap | Clube Desportivo de Tondela | |||
|---|---|---|---|---|
| Julukan | CDT Auriverdes (Emas dan Hijau) | |||
| Nama singkat | Tondela | |||
| Berdiri | 6 Juni 1933 | |||
| Stadion | Stadion João Cardoso Tondela, Portugal (Kapasitas: 5,000) | |||
| Pemilik | ||||
| Presiden | ||||
| Pelatih kepala | ||||
| Liga | Primeira Liga | |||
| 2024–25 | Liga Portugal 2, ke-1 dari 18 (Juara) | |||
| Situs web | Situs web resmi klub | |||
| ||||
Clube Desportivo de Tondela adalah klub sepak bola profesional Portugal yang bermain di Primeira Liga, divisi tertinggi sepak bola Portugal. Klub ini berbasis di kota Tondela dan memainkan pertandingan kandang mereka di Stadion João Cardoso. Didirikan pada tahun 1933, klub ini sebagian besar bermain di liga-liga regional Portugal hingga mereka perlahan naik dalam struktur liga sejak tahun 2004.
Sejarah
suntingPada 6 Juni 1933, Clube Desportivo de Tondela didirikan melalui penggabungan dua klub di desa Tondela: Tondela Football Club, yang berdiri pada 1925, dan Operário Atlético Clube, yang berdiri pada 1932.[1]
Pada musim 1985–86, Tondela memenangkan gelar Divisão Honra untuk ketiga kalinya dan meraih promosi ke Terceira Divisão untuk pertama kalinya. Mereka finis di urutan ke-10 pada musim pertama mereka di kompetisi yang berada di bawah naungan Federasi Sepak Bola Portugal. Namun, mereka terdegradasi pada musim berikutnya setelah finis di posisi ke-15.
Setelah terdegradasi dari Terceira Divisão pada 1999, Tondela kemudian berkompetisi di Divisi Regional Viseu.
Pada musim 2003–04, Tondela meraih gelar Taça AF Viseu, juga dikenal sebagai Taça Sócios de Mérito, trofi pertama mereka sejak 1986. Pada musim berikutnya, Tondela menjadi juara AF Viseu Liga de Honra. Mereka menutup musim dengan delapan poin di atas peringkat kedua, Tarouquense, dan memastikan kembali promosi ke Terceira Divisão.
Beberapa hari kemudian, Tondela mempertahankan gelar Taça AF Viseu, sehingga menutup musim dengan raihan double.
Selama musim 2005–08, Tondela mengokohkan diri sebagai klub papan tengah-atas, selalu finis di posisi ketujuh dalam tiga musim tersebut.
Pada musim 2008–09, Tondela merekrut bek tengah Diego, gelandang Gomes, dan penyerang Argentina Piojo. Pada 6 Juni 2009, Tondela menjadi juara Terceira Divisão setelah menang 4–2 melawan Fiães, sehingga promosi ke Segunda Divisão.
Setelah promosi dari Terceira Divisão dan finis di urutan keempat pada musim 2009–10, Tondela menargetkan promosi ke Segunda Liga. Pada bursa transfer musim panas 2010, Tondela merekrut mantan gelandang serang tim nasional U-19 Portugal, Márcio Sousa, penjaga gawang veteran Rui Marcos, dan gelandang Fernando Ferreira. Klub ini finis ketiga pada musim 2010–11 dengan 55 poin. Meski gagal mencapai target, para pendukung menginginkan pelatih Filipe Moreira bertahan, tetapi dia akhirnya pindah ke Oriental.
Pada musim berikutnya, mantan pemain Benfica dan tim nasional Portugal, Vítor Paneira, ditunjuk sebagai pelatih baru. Paneira memperkuat upaya membangun skuad solid dengan mendatangkan gelandang Magano dan Tiago Barros serta penyerang Brasil Rafael Batatinha.
Tondela memuncaki klasemen setelah menang 4–2 atas Espinho pada 7 April 2012 dan tidak kehilangan posisi tersebut. Mereka dinobatkan sebagai juara Segunda Divisão – Série Centro di Stadion do Bessa setelah menang 1–0 melawan Boavista. Lini belakang mereka yang solid—dengan bek tengah Daniel Materazzi, João Pica, serta Carlos André yang serbaguna; bek sayap Hélder Lopes dan Pedrosa; gelandang bertahan Fábio Pacheco; dan penjaga gawang Nuno Avelino—hanya kebobolan 22 gol sepanjang musim dan mencatat 13 clean sheet.
Hasilnya, mereka mengikuti play-off promosi melawan Varzim dan Fatima, juara untuk Série Norte dan Série Sul. Pada 3 Juni 2012, setelah bermain imbang 1–1 melawan Fatima di Stadion João Cardoso, Tondela meraih promosi ketiga dalam delapan tahun, sekaligus promosi pertama ke Segunda Liga. Mereka menjadi runner-up play-off, lima poin di belakang Varzim.
Musim 2012–13, musim pertama klub di level profesional, berakhir dengan posisi papan tengah. Ini juga merupakan penampilan perdana Tondela di Piala Liga Portugal.
Pada 8 November 2013, Paneira dipecat dan tiga hari kemudian digantikan oleh mantan rekan setimnya, Álvaro Magalhães.[2][3] Setelah finis di posisi ke-9, Magalhães meninggalkan klub dengan “kesepakatan bersama”,[4] dan Carlos Pinto ditunjuk sebagai pelatih baru.[5] Dia membawa lima pemain sekaligus: penjaga gawang Rui Nereu, bek Vítor Alves, gelandang Edu Machado, serta penyerang Luís Machado dan Joel Silva.
Pada 6 Oktober 2014, Pinto meninggalkan klub karena hasil buruk.[6] Sehari kemudian, Quim Machado diumumkan sebagai penggantinya.[7]
Klub menghabiskan sebagian besar musim 2014–15 di papan atas klasemen, dan pada awal April mereka berada di puncak. Pada 24 Mei 2015, di pertandingan terakhir musim, hasil imbang 1–1 melawan Freamunde cukup untuk mengamankan gelar juara dan promosi pertama kali ke divisi tertinggi sepak bola Portugal.[8] Gol dicetak André Carvalhas melalui tendangan bebas pada menit terakhir.[9]
Pada 30 Mei 2015, Tondela mengumumkan kembalinya Vítor Paneira sebagai pelatih dengan kontrak satu tahun.[10] Dalam pertandingan pramusim, Tondela memainkan dua pertandingan internasional pertama mereka: imbang 1–1 melawan Hamm Benfica di Luksemburg,[11] dan menang 3–2 melawan Millwall di kandang mereka, The Den.[12]
Karena markas Tondela sedang dalam renovasi, klub melakoni debutnya di kasta tertinggi Portugal di Stadion Municipal de Aveiro pada 14 Agustus 2015. Pertandingan berakhir dengan kekalahan kontroversial 1–2 melawan Sporting CP.[13] Kemenangan pertama klub di kompetisi ini datang pada pekan ketiga, menang 1–0 atas Nacional da Madeira.[14]
Pada 6 Oktober 2015, Paneira meninggalkan klub atas kesepakatan bersama,[15] dan Rui Bento ditunjuk menggantikannya pada hari yang sama.[16] Bento dipecat dua bulan kemudian setelah serangkaian hasil buruk, meninggalkan klub di posisi terbawah dengan hanya lima poin.[17] Petit diangkat sebagai pelatih baru keesokan harinya.[18]
Pada akhir paruh pertama musim, Tondela hanya mengumpulkan 8 poin dari 17 pertandingan. Pada 14 Maret 2016 mereka tertinggal 11 poin dari zona aman. Namun antara pekan ke-27 hingga ke-33, klub meraih 14 poin. Pada pertandingan terakhir, Tondela menang 2–0 atas Académica de Coimbra dan Rio Ave menang 2–1 atas União da Madeira, membuat Auriverdes mengakhiri musim di posisi ke-16 dengan 30 poin—di atas União da Madeira.[19] Petit berhasil membawa Tondela bertahan di divisi utama, sebuah pencapaian yang dijuluki “keajaiban”.[20] Sorotan musim termasuk hasil imbang 2–2 di kandang Sporting, kemenangan pertama di Stadion do Dragão (1–0), serta kemenangan 4–1 atas Paços de Ferreira.[21][22][23]
Pada pertandingan pertama musim 2016–17, Tondela kalah 0–2 dari Benfica, pertandingan pertama dari salah satu tiga raksasa Portugal yang dimainkan di stadion Tondela.[24] Pada 9 Januari 2016, Petit meninggalkan klub dan digantikan oleh Pepa.[25][26]
Tondela terdegradasi pada akhir musim 2021–22, namun sekaligus mencatat sejarah dengan mencapai final Piala Portugal 2022, di mana mereka kalah 3–1 dari Porto. Tondela juga lolos ke Piala Super Portugal 2022 sebagai runner-up Piala Portugal karena Porto meraih gelar ganda musim itu. Porto memenangkan Piala Super dengan skor 3–0.
Stadion
suntingStadion João Cardoso adalah stadion sepak bola di Tondela, Portugal, yang menjadi markas Tondela.
Pada tahun 2004, proyek renovasi dan peningkatan stadion mulai dikerjakan. Kompleks Stadion João Cardoso yang baru mencakup dua lapangan sepak bola—satu lapangan utama (lapangan 1) dan satu lapangan latihan (lapangan 2)—serta sebuah gedung olahraga.
Pada tahun 2008, stadion kembali mengalami pekerjaan rekualifikasi. Tanggal peresmian resminya adalah 27 Mei 2008. Stadion ini menjadi tuan rumah pertandingan latihan tim nasional Portugal sebagai bagian dari persiapan mereka menuju Kejuaraan Eropa UEFA 2008.
Setelah Tondela promosi ke divisi teratas pada 2015, klub meningkatkan fasilitas dengan membangun dua tribun baru, sehingga kapasitas naik menjadi 5.000 tempat duduk, dengan Tribun Utara yang diperbesar (sebelumnya bernama Bancada CDT) serta Tribun Atas yang diperbarui.[27] Tribun Atas yang baru dibangun dari awal, meningkatkan kapasitas dari 700 tempat berdiri menjadi 1.500 tempat duduk, sedangkan Tribun Utara ditingkatkan dari kapasitas 100 penonton menjadi 2.000 tempat duduk. Fasilitas tersebut juga mencakup bar, kamar mandi, dan area komersial di bawahnya.[28] Stadion yang diperluas ini diresmikan pada 13 Desember 2015 dalam kekalahan 0–1 melawan SC Braga.
Pendukung
suntingTondela memiliki kelompok suporter terorganisasi (dalam bahasa Portugal disebut claque) bernama Febre Amarela (Demam Kuning) yang didirikan pada tahun 2008.[1]
Warna perlengkapan
suntingClube Desportivo de Tondela mengadopsi warna hijau dan kuning milik kota. Jersey kandangnya adalah jersey kuning dengan beberapa garis hijau, celana pendek hitam, dan kaus kaki kuning.
Pemain
suntingTim utama
sunting- Per 24 November 2025.[29]
Catatan: Bendera menunjukkan tim nasional sesuai dengan peraturan kelayakan FIFA. Pemain bisa saja memiliki lebih dari satu kewarganegaraan non-FIFA.
|
|
Dipinjamkan
suntingCatatan: Bendera menunjukkan tim nasional sesuai dengan peraturan kelayakan FIFA. Pemain bisa saja memiliki lebih dari satu kewarganegaraan non-FIFA.
|
|
Prestasi
suntingLiga
sunting- Segunda Liga
- Juara (2): 2014–15, 2024–25
- Terceira Divisão
- Juara (1): 2008–09
- AF Viseu Liga de Honra
- Juara (5): 1940–41, 1941–42, 1949–50, 1985–86, 2004–05
- AF Viseu Primeira Divisão
- Juara (3): 1951–52, 1963–64, 1972–73
Pelatih
sunting| * | Pelatih interim |
| Nama | Kebangsaan | Sejak | Hingga | Rekor | Gelar | Catatan | ||||||
|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|
| Main | M | S | K | % Menang | GM | GK | ||||||
| Bernardino Mirita | 1971 | 1973 | {{{1}}} | {{{1}}} | {{{1}}} | |||||||
| Augusto Rocha | 1974 | 1975 | 26 | 13 | 8 | 5 | 50,00 | 37 | 30 | |||
| Vítor Correia | 1975 | 1978 | 64 | 20 | 17 | 27 | 31,25 | 96 | 107 | |||
| Mário Vasconcelos | 1978 | 1979 | 32 | 11 | 10 | 11 | 34,38 | 32 | 35 | |||
| João Augusto Alves | 1979 | 1981 | 68 | 23 | 16 | 29 | 33,82 | 80 | 89 | |||
| Arménio Gonçalves | 1981 | 1982 | 31 | 12 | 6 | 13 | 38,71 | 49 | 49 | |||
| Vítor Correia | 1982 | 1983 | 32 | 10 | 8 | 14 | 31,25 | 44 | 53 | |||
| João Maia | 1985 | 1986 | {{{1}}} | {{{1}}} | {{{1}}} | |||||||
| José Vítor Rodrigues | 1986 | 1987 | 33 | 13 | 7 | 13 | 39,39 | 38 | 41 | |||
| Álvaro Lima | 1987 | 1988 | 40 | 13 | 8 | 19 | 32,50 | 33 | 48 | |||
| Carlos Manuel Correia | 1990 | 1991 | 26 | 15 | 10 | 1 | 57,69 | 60 | 15 | |||
| João Cavaleiro | 1992 | 1994 | 72 | 29 | 22 | 21 | 40,28 | 66 | 58 | |||
| Luís Amaral | 1994 | 11 November 1994 | 12 | 2 | 3 | 7 | 16,67 | 10 | 19 | |||
| Luís Almeida | 11 November 1994 | 1996 | 58 | 21 | 13 | 24 | 36,21 | 66 | 83 | |||
| João Salcedas | 1 September 1996 | 16 Februari 1997 | 23 | 4 | 9 | 10 | 17,39 | 16 | 33 | |||
| Álvaro Lima | 23 Februari 1997 | 25 Mei 1997 | 12 | 3 | 2 | 7 | 25,00 | 9 | 20 | |||
| Joaquim Figueiredo | 1997 | 1998 | 19 | 5 | 3 | 11 | 26,32 | 20 | 32 | |||
| José Lobo | 1998 | 2000 | 24 | 5 | 11 | 8 | 20,83 | 27 | 30 | |||
| João Vinagre | 2000 | 2001 | {{{1}}} | {{{1}}} | {{{1}}} | |||||||
| José Marcelino | 2002 | 2002 | {{{1}}} | {{{1}}} | {{{1}}} | |||||||
| Celso Mendes | 2002 | 2003 | {{{1}}} | {{{1}}} | {{{1}}} | |||||||
| José Marcelino | 2003 | 2004 | {{{1}}} | {{{1}}} | {{{1}}} | |||||||
| Flávio Coimbra | 2004 | 2004 | 1 | 0 | 1 | 0 | 0,00 | 0 | 0 | Taça AF Viseu 2003–04 | ||
| Diamantino Mocho | 2004 | 2005 | 1 | 0 | 0 | 1 | 0,00 | 0 | 1 | |||
| João Bento | 2005 | 2006 | 36 | 15 | 10 | 11 | 41,67 | 56 | 39 | Liga de Honra 2004–05 Taça AF Viseu 2004–05 |
||
| Luís Augusto Almeida | 10 September 2006 | 18 Februari 2007 | 16 | 8 | 5 | 3 | 50,00 | 23 | 15 | |||
| José Leal | 25 Februari 2007 | 13 Mei 2007 | 12 | 3 | 3 | 6 | 25,00 | 12 | 16 | |||
| Carlos Manuel Correia | 26 Agustus 2007 | 9 September 2007 | 5 | 2 | 0 | 3 | 40,00 | 6 | 10 | |||
| Sérgio Freitas Abreu | 7 Oktober 2007 | 11 November 2007 | 5 | 2 | 2 | 1 | 40,00 | 8 | 2 | |||
| João Bento | 25 November 2007 | 11 Mei 2008 | 23 | 9 | 7 | 7 | 39,13 | 27 | 18 | |||
| António Jesus Pereira | 1 Juli 2008 | 30 Juni 2010 | 70 | 34 | 16 | 20 | 48,57 | 124 | 77 | Terceira Divisão–Série C 2008–09 | ||
| Filipe Moreira | 1 Agustus 2010 | 13 Mei 2011 | 31 | 16 | 7 | 8 | 51,61 | 46 | 29 | |||
| Vítor Paneira | 24 Mei 2011 | 8 November 2013 | 104 | 49 | 25 | 30 | 47,12 | 157 | 125 | |||
| Paulo Cadete* | 8 November 2013 | 11 November 2013 | 1 | 1 | 0 | 0 | 100,00 | 2 | 1 | |||
| Álvaro Magalhães | 11 November 2013 | 11 Mei 2014 | 27 | 9 | 7 | 11 | 33,33 | 18 | 19 | |||
| Carlos Pinto | 11 Agustus 2014 | 6 Oktober 2014 | 10 | 3 | 5 | 2 | 30,00 | 10 | 12 | |||
| Quim Machado | 7 Oktober 2014 | 24 Mei 2015 | 36 | 18 | 13 | 5 | 50,00 | 57 | 39 | Segunda Liga 2014–15 | ||
| Vítor Paneira | 30 Mei 2015 | 6 Oktober 2015 | 7 | 1 | 1 | 5 | 14,29 | 3 | 7 | |||
| Rui Bento | 7 Oktober 2015 | 8 Desember 2015 | 7 | 0 | 2 | 5 | 0,00 | 3 | 12 | |||
| Petit | 9 Desember 2015 | 9 Januari 2017 | 42 | 11 | 8 | 23 | 26,19 | 49 | 70 | |||
| Pepa | 10 Januari 2017 | 24 Mei 2019 | 95 | 29 | 22 | 44 | 30,53 | 116 | 137 | |||
| Natxo González | 14 Juni 2019 | 5 Agustus 2020 | 36 | 9 | 9 | 18 | 25,00 | 30 | 48 | |||
| Pako Ayestarán | 10 Agustus 2020 | 16 Maret 2022 | 68 | 22 | 9 | 37 | 32,35 | 81 | 115 | |||
| Nuno Campos | 16 Maret 2022 | 30 Juni 2022 | 10 | 1 | 5 | 4 | 10,00 | 12 | 19 | |||
| Tozé Marreco | 1 Juli 2022 | 10 April 2024 | 76 | 26 | 29 | 21 | 34,21 | 102 | 94 | |||
| Sérgio Gaminha | 11 April 2024 | 23 Mei 2024 | 6 | 1 | 1 | 4 | 16,67 | 5 | 8 | |||
| Luís Pinto | 30 Mei 2024 | 14 Juni 2025 | 34 | 17 | 13 | 4 | 50,00 | 58 | 35 | Liga Portugal 2 2024–25 | ||
| Ivo Vieira | 14 Juni 2025 | 11 November 2025 | 13 | 2 | 3 | 8 | 15,38 | 11 | 24 | |||
| Cristiano Bacci | 13 November 2025 | Sekarang | 3 | 1 | 1 | 1 | 33,33 | 1 | 2 | |||
Piala
sunting- Piala Portugal
- Runner-up (1): 2021–22[30]
- Piala Super Portugal
- Runner-up: 2022[31]
- Taça AF Viseu
- Juara (2): 2003–04, 2004–05
Referensi
sunting- ^ a b "História" (dalam bahasa Portugis). C.D. Tondela. Diakses tanggal 4 Maret 2016.
- ^ Morais, Catarina (8 November 2013). "Vítor Paneira já não é treinador do Tondela" (dalam bahasa Portugis). ZeroZero. Diakses tanggal 1 Agustus 2015.
- ^ Rodrigues, Luís Paulo (11 November 2013). "Álvaro Magalhães comanda Tondela" (dalam bahasa Portugis). ZeroZero. Diakses tanggal 1 Agustus 2015.
- ^ "Direção anuncia que não renovará com Álvaro Magalhães" (dalam bahasa Portugis). Record. 12 Mei 2014. Diakses tanggal 15 Mei 2014.
- ^ "Tondela confirma contratação de Carlos Pinto" (dalam bahasa Portugis). Sportinforma. 26 Mei 2014. Diakses tanggal 29 Mei 2014.
- ^ "Tondela: Carlos Pinto já não é treinador do clube" (dalam bahasa Portugis). CNN Portugal. 6 Oktober 2014. Diakses tanggal 10 Oktober 2014.
- ^ "Tondela: Quim Machado sem medo de «tocar com a mão no céu»" (dalam bahasa Portugis). CNN Portugal. 7 Oktober 2014. Diakses tanggal 10 Oktober 2014.
- ^ "Tondela sagra-se campeão da II Liga" (dalam bahasa Portugis). Sportinforma. 24 Mei 2015. Diakses tanggal 25 Mei 2015.
- ^ "Tondela e União da Madeira sobem à I Liga" (dalam bahasa Portugis). Expresso. 24 Mei 2015. Diakses tanggal 25 Mei 2015.
- ^ "OFICIAL: Vítor Paneira é o treinador do Tondela" (dalam bahasa Portugis). Mais Futebol. 30 Mei 2015. Diakses tanggal 16 Juni 2015.
- ^ "Empate a um golo diante do Hamm Benfica – Tondela" (dalam bahasa Portugis). Record. 12 Juli 2015. Diakses tanggal 24 September 2015.
- ^ "Tondelenses vencem Millwall" (dalam bahasa Portugis). Record. 1 Agustus 2015. Diakses tanggal 1 Agustus 2015.
- ^ Almeida, Germano (14 Agustus 2015). "Tondela-Sporting, 1–2 (crónica)". Mais Futebol. Diakses tanggal 23 Juni 2016.
- ^ Figueiredo, João Tiago (6 Mei 2015). "Tondela-Nacional, 1–0 (crónica)". Mais Futebol. Diakses tanggal 23 Juni 2016.
- ^ "Vítor Paneira deixa de ser treinador do Tondela" (dalam bahasa Portugis). Porto Canal. 6 Oktober 2015. Diakses tanggal 23 Juni 2016.
- ^ "Rui Bento é o novo treinador" (dalam bahasa Portugis). Record. 6 Oktober 2015. Diakses tanggal 23 Juni 2016.
- ^ "Rui Bento é o segundo treinador a deixar o Tondela" (dalam bahasa Portugis). Público. 8 Desember 2015. Diakses tanggal 23 Juni 2016.
- ^ "Petit é o novo treinador do Tondela" (dalam bahasa Portugis). Diário de Notícias. 9 Desember 2015. Diakses tanggal 23 Juni 2016.
- ^ "Tondela pull off stunning relegation survival". FourFourTwo. 15 Mei 2016. Diakses tanggal 23 Juni 2016.
- ^ Gonçalves, Igor (14 Mei 2016). "O milagre aconteceu mesmo em Tondela" (dalam bahasa Portugis). ZeroZero. Diakses tanggal 23 Juni 2016.
- ^ de Andrade, Maria Gomes (15 Januari 2016). "Sporting-Tondela, 2–2 (destaques)" (dalam bahasa Portugis). Mais Futebol. Diakses tanggal 23 Juni 2016.
- ^ da Cunha, Pedro Jorge (4 April 2015). "FC Porto-Tondela, 0–1 (crónica)" (dalam bahasa Portugis). Mais Futebol. Diakses tanggal 23 Juni 2016.
- ^ Alvarenga, Vítor Hugo (6 Mei 2016). "P. Ferreira-Tondela, 1–4 (crónica)" (dalam bahasa Portugis). Mais Futebol. Diakses tanggal 23 Juni 2016.
- ^ Monteiro, Duarte (13 Agustus 2016). "Águia vitoriosa a precisar de Licha(r) processos" (dalam bahasa Portugis). ZeroZero. Diakses tanggal 12 Maret 2017.
- ^ Bessa, Daniel (9 Januari 2017). "Oficial: Petit abandona Tondela" (dalam bahasa Portugis). ZeroZero. Diakses tanggal 12 Maret 2017.
- ^ "Oficial: Pepa é o novo treinador do Tondela" (dalam bahasa Portugis). Mais Futebol. 10 Januari 2017. Diakses tanggal 12 Maret 2017.
- ^ "Nasceu Um Novo Estádio!". C.D. Tondela. 30 November 2015. Diarsipkan dari asli tanggal 4 Maret 2016. Diakses tanggal 23 Juni 2016.
- ^ "Tondela: um estádio em obras a cada ano que passa" (dalam bahasa Portugis). O Jogo. 13 November 2015. Diakses tanggal 23 Juni 2016.
- ^ "Plantel" (dalam bahasa Portugis). C.D. Tondela. Diakses tanggal 7 Oktober 2023.
- ^ "Taça de Portugal Final: Porto take down Tondela to seal domestic double". PortuGOAL. 22 Mei 2022. Diakses tanggal 8 Maret 2023.
- ^ Marshall, Matthew (31 Juli 2022). "Porto beat Tondela 3–0 in the Portuguese Super Cup". PortuGOAL. Diakses tanggal 30 Juli 2022.