Rombongan trireme berdasarkan replika Olympias.
Ilustrasi tiga baris dayung.
Olympias, rekonstruksi kapal trireme.

Trireme (dari bahasa Latin: "tres remi:" "tiga dayung;" bahasa Yunani: Τριήρης, secara harfiah bermakna "tiga pendayung") adalah kapal laut kuno dan sejenis galai, semacam kapal perang era Helenistik yang digunakan oleh beberapa peradaban bahari kuno di Laut Tengah, khususnya bangsa Fenisia, Yunani kuno, dan Romawi.[1][2]

Kapal ini disebut trireme karena memiliki tiga baris dayung pada tiap sisinya, dengan satu dayung dipegang oleh satu orang. Trireme awal merupakan pengembangan dari pentekonter, kapal perang kuno dengan satu bari dayung yang terdiri atas 25 buah dayung pada tiap sisinya, serta dari bireme (bahasa Yunani: διήρης), kapal perang dengan dua baris dayung, kemungkinan berasal dari Fenisia.[3] Kapal ini cukup cepat dan gesit pada masanya dan merupakan kapal perang dominan di Laut Tengah sejak abad ke-7 hingga ke-4 SM. Trireme digantikan oleh kapal kuadrireme dan kuinkuereme yang lebih besar. Trireme memainkan peranan penting dalam beberapa peristiwa penting dalam sejarah, antara lain Perang Yunani-Persia, berdirinya kekaisaran bahari Athena, dan kekalahan Athena dalam Perang Peloponnesos.

Catatan kaki

sunting
  1. ^ Coates, John F. (2000). The Athenian Trireme. New York: Cambridge University Press. hlm. 127–230.
  2. ^ Welsh, Frank (1988). Building the Trireme. London: Constable and Company Limited.
  3. ^ Casson (1995), pp. 57–58

Pranala luar

sunting

📚 Artikel Terkait di Wikipedia

Invasi Yunani pertama oleh Persia

jumlah 600 kapal itu meliputi trireme dan kapal angkut, atau bahwa kapal angkutnya tidak termasuk dalam 600 kapal trireme itu. Herodotos tidak menghitung

Kapal perang era Helenistik

ke-4 SM, jenis baru dari kapal perang muncul di Laut Tengah, menggantikan trireme dan mentransformasi perang angkatan laut. Kapal menjadi makin besar dan

Rekayasa

seperti artileri yang dikembangkan oleh orang Yunani sekitar abad ke-4 SM, trireme, ballista, ketapel, serta trebuchet yang dikembangkan oleh bangsa Tionghoa

Pengepungan Naxos (499 SM)

Artaphernes, untuk menaklukkan Naxos. Persia setuju dan mengirim 200 kapal trireme di bawah komado Megabates. Ekspedisi ini dengan cepat berubah menjadi bencana

Perang Yunani–Persia

masa awal konflik, semua armada laut di daerah Mediterania timur memakai trireme, kapal perang yang digerakkan oleh tiga baris dayung. Siasat perang laut

Pertempuran Eurymedon

Mengetahui persiapan Persia, jenderal Athena, Kimon, menyiapkan 200 kapal trireme dan berlayar ke Phaselis di Pamfilia, yang kemudian bersedia bergabung

Pemberontakan Ionia

498 SM, satu armada Athena yang terdiri atas dua puluh trireme, dengan ditambah lima trireme dari Eretria, berangkat menuju Ionia. Mereka bergabung dengan

Pertempuran Lilybaeum

maritim Punisia yang berjumlah 50 quinquereme (hanya 32 yang berawak) dan 5 trireme, yang tetap berada di wilayah perairan Iberia telah membayangi pasukan