Ya dan tidak atau sepasang kata yang serupa, masing-masing adalah ekspresi afirmatif dan negatif, yang ada dalam beberapa bahasa, salah satunya bahasa Inggris. Beberapa bahasa menciptakan perbedaan antara jawaban untuk afirmatif dan pertanyaan negatif dan bisa memiliki sistem berbentuk tiga atau berbentuk empat. Bahasa Inggris awalnya menggunakan sistem berbentuk empat hingga bahasa Inggris Pertengahan Awal. Bahasa Inggris Modern menggunakan sistem berbentuk dua yang terdiri dari yes dan no. Ini ada dalam banyak aspek komunikasi, semisal: komunikasi kedipan mata, gerakan kepala, kode Morse, dan bahasa isyarat. Beberapa bahasa, salah satunya Latin, tidak memiliki sistem kata ya-tidak.

Menjawab pertanyaan "ya atau tidak" dengan suatu kata yang bermakna ya atau tidak tidaklah universal. Sekitar separuh bahasa di dunia biasanya menggunakan respons pengulangan: mengulang verba dalam pertanyaan dalam bentuk afirmatif atau negatif. Beberapa bahasa ini juga memiliki kata opsional untuk ya dan tidak, seperti bahasa Hungaria, Rusia, dan Portugis. Bahasa lainnya tidak memiliki kata ya dan tidak, seperti bahasa Wales, Irlandia, Latin, Thailand dan Tionghoa.[1] Respons pengulangan menghindari masalah mengenai apa yang dimaksud oleh ya tanpa tambahan kata dalam menanggapi pertanyaan negatif. Ya dan tidak bisa digunakan sebagai respons untuk banyak situasiย โ€“ tetapi lebih cocok menjawab pertanyaan sederhana. Sementara respons ya terhadap pertanyaan "Kamu tidak suka stroberi?" membingungkan dalam bahasa Inggris, dalam bahasa Wales respons ydw (Aku) tidak memiliki kebingungan.

Kata ya dan tidak tidak mudah diklasifikasi ke dalam kelas kata konvensional manapun. Terkadang dua kata itu diklasifikasi sebagai interjeksi.[2] Dua kata itu terkadang diklasifikasi sebagai kelas katanya sendiri, kata kalimat, atau pro-kalimat, meskipun kategori itu mengandung lebih dari ya dan tidak, dan tidak semua ahli bahasa memasukannya ke dalam daftar kata kalimat mereka. Ya dan tidak biasanya dianggap adverba dalam kamus, meskipun beberapa penggunaannya memenuhi syarat sebagai nomina.[3][4] Kalimat yang hanya terdiri dari salah satu dari dua kata tersebut diklasifikasi sebagai kalimat kecil.

Bacaan lebih lanjut

sunting
  • Huttar, George L. (1994). "Words for 'yes', 'no', 'maybe'". Ndyuka: A Descriptive Grammar. Routledge. hlm.ย 42. ISBNย 978-0-415-05992-3.
  • Holmberg, Anders (2016). The syntax of yes and no. Oxford: Oxford University Press. ISBNย 9780198701859.
  • Jones, Bob Morris (1999). The Welsh Answering System. Walter de Gruyter. ISBNย 978-3-11-016450-3.โ€”Jones' analysis of how to answer questions with "yes" or "no" in the Welsh language, broken down into a typology of echo and non-echo responsives, polarity and truth-value responses, and numbers of forms
  • Kulick, Don (April 2003). "No" (PDF). Language & Communication. 23 (2). Elsevier: 139โ€“151. doi:10.1016/S0271-5309(02)00043-5. Diarsipkan dari asli (PDF) tanggal 2015-02-27.

Referensi

sunting
  1. ^ Holmberg, Anders (2016). The syntax of yes and no. Oxford: Oxford University Press. hlm.ย 64โ€“72. ISBNย 9780198701859.
  2. ^ "Interjections - TIP Sheets - Butte College". www.butte.edu. Diakses tanggal 2023-11-14.
  3. ^ "YES Definition & Usage Examples". Dictionary.com (dalam bahasa Inggris). Diakses tanggal 2023-11-14.
  4. ^ "Yes Definition & Meaning | Britannica Dictionary". www.britannica.com (dalam bahasa American English). Diakses tanggal 2023-11-14.

๐Ÿ“š Artikel Terkait di Wikipedia

Private label

Amerika Serikat, merek private label yang terkenal seperti Simple Truth (Kroger), Great Value (Wal-Mart) dan Kirkland Signature (Costco). Di Indonesia ritel

Ketelanjangan dan seksualitas

nonaktif permanen] Goldman, Leslie (2007). Locker Room Diariesย : The Naked Truth about Women, Body Image, and Re-imagining the "Perfect" Body. Cambridge

Emotivisme

pada abad ke-20, teori ini dijelaskan oleh A. J. Ayer dalam buku Language, Truth and Logic (1936), tetapi lebih dikembangkan oleh C. L. Stevenson. Emotivisme

The Fundamentals

The Fundamentals atau The Fundamentals: A Testimony To The Truth adalah satu naskah yang terdiri dari 90 risalah dalam 12 volume yang disunting oleh A

Metodologi

pengetahuan yang tidak ilmiah. Kebenaran (truth) dalam periode metodologi ini juga sering disebut sebagai authority based truth. Periode ketiga, doktrin dan tradisi

John Maynard Keynes

Journals, and Blogs," Econ Journal Watch 8(2): 126โ€“146, May 2011.[1] Time Value of Money. "How John Maynard Keynes Changed the World of Economics". InvestingAnswers

Jeffrey Epstein

dari versi aslinya tanggal June 20, 2022. Diakses tanggal June 20, 2022. "Truth About Claim Trump Ratted Out Epstein: Michael Wolff | Inside Trump's Head"

Nihilisme

hlm.ย 671 Pratt, Lead section Cowan 2020, hlm.ย 25 Oddie 2013, ยง Are Value Claims Truth Evaluable?, ยง Quasi-Realism and Creeping Minimalism Groothuis 2020