Pasukan Perlindungan Perserikatan Bangsa-Bangsa
Lambang Pasukan Perlindungan Perserikatan Bangsa-Bangsa yang dikenakan oleh pengamat militer
Aktif1992โ€“1995
PeranPenjaga perdamaian
Jumlah personel38.000
Bagian dari Perserikatan Bangsa-Bangsa
PertempuranPerang Kemerdekaan Kroasia (1991โ€“1995)
Perang Bosnia (1991โ€“1995)
Tokoh
Tokoh berjasaJenderal Bernard Janvier

Pasukan Perlindungan Perserikatan Bangsa-Bangsa (Inggris: United Nations Protection Force, UNPROFOR) adalah kekuatan penjaga perdamaian pertama di Kroasia dan di Bosnia-Herzegovina selama Perang Yugoslavia. Pasukan ini mulai diadakan pada permulaan pelibatan PBB pada bulan Februari 1992, dan diubah menjadi bentuk atau struktur lain pada bulan Maret 1995. Dalam bahasa Prancis, namanya menjadi FORPRONU (Force de Protection des Nations Unies).

Personil

sunting

UNPROFOR terdiri dari hampir 39,000 personel, 320 diantaranya tewas ketika sedang bertugas. Pasukan penjaga perdamaian ini terdiri dari pasukan dari Argentina, Bangladesh, Belgia, Brasil, Kanada, Kolombia, Ceko, Denmark, Mesir, Estonia, Finlandia, Prancis, Ghana, India, Indonesia, Irlandia, Italia, Jordania, Kenya, Lithuania, Malaysia, Nepal, Belanda, Selandia Baru, Nigeria, Norwegia, Pakistan, Polandia, Portugal, Rusia, Slowakia, Spanyol, Swedia, Swiss, Tunisia, Turki, Ukraina, Inggris dan Amerika Serikat.

Komandan pasukan UNPROFOR adalah:

Perwira yang terkemuka:

Mandat

sunting

UNPROFOR dibentuk dengan Resolusi Dewan Keamanan PBB 743 pada 21 Februari 1992.[2] Mandat pertama UNPROFOR adalah untuk menciptakan kondisi untuk menyelenggarakan pembicaraan damai, dan keamanan di tiga daerah enklaf demiliterisasi "safe-haven" yang ditentukan sebagai daerah perlindungan PBB (UNPA) yang berlokasi di Kroasia: Slavonia Timur, Slavonia Barat dan Krajina. Tempat tersebut adalah pemukiman warga Serbia yang diorganisasikan menjadi Republik Krajina Serbia.

Tahun 1992, mandat diperluas dengan apa yang dinamakan "pink zones" yang mengontrol akses ke UNPA,[3] kontrol beberapa perbatasan dan monitoring akses warga sipil ke Pink Zones,[4] dan kontrol daerah demiliterisasi di semenanjung Prevlaka dekat Dubrovnik.[5]

Referensi

sunting
  1. ^ "Chances for Peace: Canadian Soldiers in the Balkans 1992-1995". seanmmaloney. 2007. Diarsipkan dari asli (HTML) tanggal 2008-05-14. Diakses tanggal 2008-03-26. Jenderal Jean Cot was UNPROFOR commander in July 1993. Secretary Jenderal Boutros-Ghali recalled Jenderal Cot to Prancis in Maret 1994. He resigned in June. He was named Grand Officer de la legion d'Honneur with five citations, was awared the Commander's Cross of Merit of the Federal Republic of Germany and the Legion of Merit (United States
  2. ^ 743. S/RES/743(1992) 21 February 1992. Retrieved 2008-04-10.
  3. ^ 762. S/RES/762(1992) 30 June 1992. Retrieved 2008-04-10.
  4. ^ 769. S/RES/769(1992) 7 August 1992. Retrieved 2008-04-10.
  5. ^ 779. S/RES/779(1992) 6 October 1992. Retrieved 2008-04-10.

Lihat pula

sunting

Pranala luar

sunting

๐Ÿ“š Artikel Terkait di Wikipedia

Susilo Bambang Yudhoyono

Lencana Legiun Veteran Republik Indonesia United Nations Protection Force (UNPROFOR) Medal (1996) Satyalancana Santi Dharma (1996) United Nations Transitional

Pembubaran Yugoslavia

anggota UNPROFOR di wilayah UNPA. Tindakan PBB yang menjadikan Serbia Krajina (RSK) sebagai wilayah UNPA dan ditambah penempatan pasukan UNPROFOR dengan

Victor Hasudungan Simatupang

menjadi perwira staff di Mabes PBB, New York sebagai Desk Officer untuk UNPROFOR, UNTAES dan UNPREDEP selama tiga tahun (1994-1997). Ia melaksanakan Pendidikan

Kontingen Garuda

bawah misi UNPROFOR dan dipimpin oleh Letkol Inf Eddi Budianto. Konga XIV/2 dikirim ke Bosnia pada 1994. Konga XIV/2 berada di bawah misi UNPROFOR dan dipimpin

Batalyon Kesehatan 1

Bosnia Herzegovina tahun 1994: melaksanakan tugas operasi Konga XIV A/Unprofor kekuatan 62 orang dpp Danyonkes Divif 1 Kostrad Letnan Kolonel Ckm dr.

Operasi Deliberate Force

oleh Pakta Pertahanan Atlantik Utara (NATO), bersama dengan operasi darat UNPROFOR, untuk melemahkan kemampuan militer Tentara Republika Srpska (VRS), yang

Perkara genosida Bosnia

adalah orang yang terlibat dengan UNPROFOR, salah satunya dalam perihal perizinan atau penolakan penyuplaian UNPROFOR dan konvoi bantuan kemanusiaan untuk

Denmark

Pasukan Denmark terlibat di bekas Yugoslavia dalam Pasukan Perlindungan PBB (UNPROFOR), dengan IFOR, dan sekarang SFOR. Antara 2003 dan 2007, ada sekitar 450