Pelabuhan Uraga sekitar 1890

Uraga (浦賀) adalah subdivisi dari kota Yokosuka, Prefektur Kanagawa, Jepang. Kota tersebut berada di tenggara Semenanjung Miura, di bagian paling utara Terusan Uraga, di mulut Teluk Tokyo.

Sejarah

sunting

Dengan dibentuknya keshogunan Tokugawa di Edo pada awal abad ke-17, desa kecil Uraga berkembang dengan cepat karena pelabuhannya terlindungi dan letaknya strategis di mulut Teluk Edo (kini disebut Teluk Tokyo). Wilayah Uraga merupakan teritori tenryō yang dikendalikan langsung oleh keshogunan. Peningkatan lalu lintas pelayaran mendorong perkembangan perdagangan di Uraga.

Tahun 1720, keshogunan mendirikan pos bugyō Uraga, yang bertanggung jawab mengatur lalu lintas pelayaran dan mengatur pertahanan pantai, serta menjadi pintu masuk ke pelabuhan yang dipersenjatai dengan meriam untuk berjaga terhadap kemungkinan serangan oleh kapal-kapal asing yang melanggar kebijakan isolasi nasional Jepang.

Tahun 1846, Kapten James Biddle dari Angkatan Laut Amerika Serikat (AS) melabuhkan dua kapal perang, USS Columbus dan USS Vincennes di Terusan Uraga. Ini adalah langkah awal upaya gagal dalam membuka hubungan dagang antara Jepang dan AS.[1]

Tanggal 14 Juli 1853,[2] Komodor AL AS Matthew Perry dan Kapal Hitam-nya berlabuh di depan Uraga dan kemudian mengamati wilayah di dalam perbatasan Teluk Edo.[3][4] Saat kembali tahun 1854, kapal tersebut melewati Uraga lalu berlabuh lebih dekat ke Edo di Kanagawa, tempat kota Yokohama kini berdiri.[5]

Tahun 1860, Kanrin Maru (咸臨丸), korvet bertenaga uap pertama Jepang berangkat dari Uraga ke San Francisco membawa Duta Besar Jepang pertama untuk AS.[6]

Catatan

sunting
  1. ^ Sewall 1905, hlm. 34-35, 49, 56.
  2. ^ "Perry Ceremony Today; Japanese and U. S. Officials to Mark 100th Anniversary". New York Times (dalam bahasa bahasa Inggris). 14-07-1953. ; Pemeliharaan CS1: Bahasa yang tidak diketahui (link)
  3. ^ Sewall 1905, hlm. 177.
  4. ^ Cullen 2003, hlm. 178.
  5. ^ Sewall 1905, hlm. 243.
  6. ^ Shin Jinbutsu Ōrai-sha, eds. (2003). Bakumatsu—Meiji Furushashin Chō Aizōhan (幕末・明治古写真帖 愛蔵版; Album Foto Periode Bakumatsu-Meiji, Edisi Antusias). Tokyo. ISBN 4-404-03112-2. hlm. 20.

Referensi

sunting

Pranala luar

sunting

35°14′N 139°43′E / 35.233°N 139.717°E / 35.233; 139.717

📚 Artikel Terkait di Wikipedia

Kapal perusak Jepang Shigure (1935)

Lingkaran Satu" (Maru Ichi Keikaku). Ia pertama kali mulai dibangun di Uraga Dock Company pada tanggal 9 Desember 1933, diluncurkan pertama kali pada

Kapal perusak Jepang Ikazuchi (1931)

berpartisipasi pada Perang Dunia II. Ia dibangun pada 7 Maret 1930 di Perusahaan Dok Uraga, diperkenalkan pada 22 Oktober 1931 dan ditugaskan pada 15 Agustus 1932

Surasa

salah satu dewi dalam kepercayaan Hindu, yang diyakini menurunkan bangsa Uraga atau kelompok hewan melata. Kisah tentangnya muncul dalam wiracarita Hindu

Daftar penguasa Gowa

087/TK/1973, tanggal 6 November 1973. 17 Amir Hamzah dari Gowa I Mappasomba Daeng Uraga Sultan Amir Hamzah Tumammalianga ri Allu 19 Januari 1669 – 7 Mei 1674 Lahir

Sumitomo Heavy Industries

tumbuh pesat. Pada tahun 1969, Sumitomo Machinery Co., Ltd. bergabung dengan Uraga Heavy Industries Co., Ltd. untuk membentuk Sumitomo Heavy Industries, Ltd

Kapal Hitam

Saratoga, dan Susquehanna, yang berlabuh pada 14 Juli 1853 di Pelabuhan Uraga (saat ini bagian dari Yokosuka) di Prefektur Kanagawa, Jepang, di bawah

Kapal perusak Jepang Yayoi (1925)

Mutsuki. Yayoi dibuat pada tahun 1924 dan selesai dibuat pada tahun 1925 di Uraga. Yayoi terlibat dalam beberapa operasi seperti Perang Tiongkok-Jepang Kedua

Kapal perusak Jepang Sagiri

Ayanami dan kapal ke-16 dari kelas Fubuki. Ia dibuat di Perusahaan Dok Uraga dan diluncurkan pada 23 Desember 1929. Dia merupakan salah satu kapal yang