Yellowcake, campuran uranium oksida.

Uranium oksida adalah oksida dari elemen uranium.

Logam uranium membentuk beberapa oksida:

Uranium dioksida adalah teroksidasi karena kontak dengan oksigen untuk membentuk triuranium oktosida

3 UO2 + O2 → U3O8; pada suhu 700 °C (970 K)

Persiapan 38

sunting

Selama Perang Dunia II, "Persiapan 38" adalah nama kode untuk uranium oksida yang digunakan oleh para ilmuwan Jerman.[1][2][3]

Referensi

sunting
  1. ^ Per F. Dahl, Heavy water and the wartime race for nuclear energy (Institute of Physics Publishing, London 1999), p. 135
  2. ^ Uranium Oxide International Bio-Analytical Industries, Inc. Diarsipkan January 18, 2013, di Wayback Machine.
  3. ^ Geoffrey Brooks (1992). Hitler's Nuclear Weapons. hlm. 40. ISBN 9780850523447.

📚 Artikel Terkait di Wikipedia

Uranium dioksida

Uranium dioksida atau uranium(IV) oksida, juga dikenal sebagai urania atau uran oksida, adalah sebuah oksida uranium, dan merupakan bubuk kristal hitam

Uranium karbida

Uranium karbida, sebuah karbida dari uranium, adalah material keramik keras tahan api. Muncul dalam beberapa stoikiometri (UCx), seperti uranium metanida

Neptunium

transuranium pertama. Posisinya dalam tabel periodik berada tepat setelah uranium, dinamai dari planet Uranus, membuatnya dinamai dari Neptunus, planet berikutnya

Plutonium

pada akhir 1940 dan awal 1941, melalui pemborbardiran sebuah deuteron uranium-238 dalam siklotron 1,5-meter (60 in) di Universitas California, Berkeley

Polonium

meluruh (dengan waktu paruh 138 hari) dalam bijih uranium, karena ia merupakan anak kedua terakhir dari uranium-238 yang alami. Meskipun ada isotop yang berumur

Torium

Owens, R. B. (1899). "Thorium and uranium radiation". Trans. R. Soc. Can. 2: 9–12.: "The radiation from thorium oxide was not constant, but varied in a

Protaktinium

uranium-238. Protaktinium-233 dihasilkan dari peluruhan torium-233 sebagai bagian dari rangkaian peristiwa yang digunakan untuk menghasilkan uranium-233

Pembangkit listrik tenaga nuklir

mengondensasikan uap, serta komponen reaktor seperti bahan bakar nuklir (misalnya uranium) dan batang kendali untuk mengatur reaksi. Inti Reaktor (Reaktor Nuklir)