Uret Mecynorrhina torquata ugandensis

Uret (dari bahasa Jawa, ꦲꦸꦫꦺꦠ꧀, urèt) atau gayas (di sebagian Sumatra) adalah tahap larva dari Kumbang, terutama suku Scarabaeidae. Uret biasanya ditemukan di sekitar sisa-sisa sampah atau di dalam tanah yang mengandung banyak bahan organik. Beberapa uret juga dapat dijumpai di dalam batang pohon sebagai penggerek.

Di Indonesia, uret Lepidiota stigma sering menjadi hama utama pada pertanaman lahan kering, seperti tebu, jagung, sorgum, atau kedelai, maupun pertanaman hortikultura.

Lihat pula

sunting


📚 Artikel Terkait di Wikipedia

Lepidiota stigma

mengganggu pertanian adalah fase larva yang dikenal dengan nama umum hama uret atau gayas. Serangga tahap dewasa dikenal sebagai ampal. Di Lombok dan Bali

Kabupaten Sleman

berhabitat kebun Salak Jawa. Dengan makanan utama cacing tanah dan kumbang (uret). Punglor merupakan predator bagi hama tanaman Salak Jawa. Namun, keberadaannya

Kacang tanah

dengan menanam serempak, penyiangan intensif, tanaman terserang dicabut dan uret dimusnahkan. Hama yang merusak daun menjadi terlipat menguning, akhirnya

Perodua MyVi

diwarisi dari Sirion ke Myvi. Diantaranya adalah injektor empat lubang, uretan berbusa yang disuntikkan ke pilar A, pilar tengah, dan pilar B untuk insulasi

Larva

(terutama Scaraboidea) dikenal sebagai uret. Ulat kayu yang dimakan orang atau untuk pakan burung timangan disebut juga uret. Larva nyamuk disebut jentik. Undur-undur

Jagung

nubilalis (daerah subtropika dan iklim empat musim) lalat bibit Atherigona spp., uret, terutama Lepidiota stigma (Jawa dan Sumatra), ulat tanah, seperti Agrotis

Pranata mangsa

musim kucing kawin) Sari råså mulyå Musim kucing kawin; padi menghijau; uret mulai bermunculan di permukaan 9 Kasanga (Jita) Rendheng - Pangarep-arep

Ulat

Press. Pemeliharaan CS1: Status URL (link) Wikimedia Commons memiliki media mengenai Caterpillar. Belatung Uret Jentik (cuk, uget-uget) Metamorfosis l b s