Urim dan Tumim adalah alat bantu yang dipercaya oleh orang-orang Israel digunakan oleh para Imam pada zaman dahulu yang sesuai catatan dalam Alkitab Ibrani dan Perjanjian Lama di Alkitab Kristen. Alat bantu ini dipercaya sebagai salah satu dari perlengkapan pakaian para Imam yang melayani Tuhan, terutama bagi mereka yang melayani untuk Bait Suci ataupun Kemah-Kemah Suci. Urim dan Tumim ini dipercaya digunakan oleh para keturunan Harun, seorang yang dipercaya sebagai Imam ketika Musa menjadi Nabi, dan merupakan juru bicara bagi Musa, terutama ketika Musa akan membawa keluar umat Israel dari penawanan Mesir. Urim dan Tumim ini dipercaya sebagai salah satu alat bantu yang telah diberikan Allah untuk menerima suatu jenis Wahyu dari Allah.

Catatan di luar Alkitab

sunting

Sebuah catatan kuno yang saat ini dipercaya sebagai sebuah Kitab Suci lain bagi sebuah kelompok agama yang dikenal sebagai kelompok mormonism menyatakan bahwa Urim dan Tumim ini juga telah diberikan oleh Allah kepada sekelompok orang lain yang dipercaya merupakan kelompok orang pertama yang mendiami Benua Amerika setelah pencerai beraian bangsa sesuai yang dipercaya dan dituliskan oleh Alkitab. Dalam tangan sekelompok orang ini, yang kemudian dikenal sebagai bangsa Yared, Urim dan Tumim ini juga digunakan sebagai sarana seperti yang dilakukan oleh para Imam di Yerusalem. Urim dan Tumim ini juga dipercaya kemudian sebagian disimpan oleh seorang yang dipercaya sebagai Nabi oleh sekelompok orang di Benua Amerika Kuno, bersama dengan catatan sejarah mereka yang kemudian ditemukan oleh Joseph Smith. Sekelompok orang yang sekarang dikenal sebagai orang-orang mormon percaya bahwa Joseph Smith setelah menerima penglihatan atau kunjungan dari Allah Bapa dan Putranya, Yesus Kristus, menemukan catatan kuno itu melalui petunjuk dari seorang Utusan Surgawi, Moroni, dan dia kemudian dipercaya menterjemahkan tulisan kuno itu dengan bantuan dari Roh Kudus melalui perantaraan Urim dan Tumim ini. Sekelompok agama lain, Kristen Katolik, juga mengklaim memiliki Urim dan Tumim ini di museum penyimpanan mereka yang merupakan warisan dari para Imam Yerusalem pada zaman dahulu.

Bentuk

sunting

Bentuk dari Urim dan Tumim ini tidak dapat dijelaskan dengan baik, karena beberapa orang percaya ini berbentuk kantung dari kain khusus yang digunakan untuk perlengkapan pakaian para Imam zaman dahulu. Beberapa orang lain pecaya ini berbentuk dua buah batu khusus yang diberikan oleh Allah dan masih banyak lagi cerita yang beredar mengenainya.

Lihat pula

sunting

📚 Artikel Terkait di Wikipedia

Yosua

harus berdiri di depan imam Eleazar, supaya Eleazar menanyakan keputusan Urim bagi dia di hadapan TUHAN; atas titahnya mereka akan keluar dan atas titahnya

Ur

Ur (bahasa Sumeria: Urim; Sumerogram: 𒌶𒆠 URI5KIcode: sux is deprecated , 𒋀𒀕𒆠 URIM2KIcode: sux is deprecated atau 𒋀𒀊𒆠 URIM5KIcode: sux is deprecated

Tutup dada Imam Israel

disebut "tutup dada pernyataan keputusan" (breastplate of judgment), karena Urim dan Tumim ditempatkan di dalamnya. Batu-batu khusus ini sewaktu-waktu digunakan

Eleazar

harus berdiri di depan imam Eleazar, supaya Eleazar menanyakan keputusan Urim bagi dia di hadapan TUHAN; atas titahnya mereka akan keluar dan atas titahnya

Kitab Yosua

Karenanya, bangsa Israel berusaha menemukan si pencuri dengan membuang undi (Urim dan Tumim), mula-mula dari sukunya (Yehuda), lalu klan (Zerah), kemudian

Kitab Mormon

topi. Kacamata khusus dan batu pelihat tersebut kadang disebut sebagai "Urim dan Thummim". Pada proses penerjemahan, Smith kadang memisahkan diri dari

Daftar Raja Sumeria

ke Urim. sekitar abad ke-25 SM Mesh-Ane-Pada dari Urim: 80 tahun Mesh-Ki-Ang-Nanna dari Urim: 36 tahun Elulu dari Urim: 25 tahun Balulu dari Urim: 36

Minyan

and Democracy. Ed.: Rachel Elior. Jerusalem: Van Leer Jerusalem Institute; Urim Publications, 2004 Schachter, Zvi. (Essay on women’s minyan) "Bet Yitzhak"